ads

Opini

Merayakan Hari Raya Tanpa Berharap Macam-macam

Apapun yang kita harapkan di hari raya Idul Fitri ini, ada baiknya kita menyambut hari raya tanpa berharap macam-macam. Mengapa demikian? Bukannya hari raya raya ideal menjadi tonggak awal untuk memperbarui asa dan harapan. Mirip-mirip seperti halnya tahun baru.

Opini

Hal Hal Ini Yang Mungkin Bikin Kamu Rindu Bulan Ramadhan

Hal hal yang mungkin akan membuat kamu kangen saat bulan ramadan telah usai

Opini

Zaman Dulu Vs Zaman Now, Zaman Mana yang Paling Edan?

Jika dibandingkan jaman dulu vs jaman now, memang keadaan akan menyudutkan jaman now. Jaman now lah yang dianggap jaman paling edan. Apalagi ada satu istilah legenda dari Presiden kedua Indonesia, Soeharto : "penak jamanku tho?"

Opini

Insiden Sergio Ramos-Mohamed Salah, Siapa Yang Bersalah?

Siapakah yang bersalah atas insiden ini?

Opini

Implementasi Nilai-nilai Pancasila Berdasarkan Kelima Silanya

Penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

Seperti yang kalian tahu, Pancasila merupakan pedoman dalam sendi-sendi kehidupan—baik dalam bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara. Sayangnya, tidak semua orang tahu cara menerapkan nilai-nilai dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Supaya kalian bisa mengimplementasikannya secara maksimal, berikut pemaparan seputar praktek Pancasila berdasarkan sila-silanya.

1.     Ketuhanan yang Mahaesa

2.     Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

3.     Persatuan Indonesia

4.     Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan

5.     Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Opini

Bukan Salah Bakteri

Bukan salah bakteri, tetapi salah manusia sendiri.

Opini

Bagaimana Caranya Membangun Nilai-nilai Kebangsaan Indonesia?

Nilai-nilai kebangsaan dari Pancasila dan UUD

Nilai-nilai kebangsaan Indonesia tidak terlepas dari Pancasila sebagai pedoman negara. Berikut ini lima nilai yang lahir dari sila-sila Pancasila:

    1    Nilai religiositas. Nilai ini mencakup esensi spiritual tinggi yang patut dipegang warga negara Indonesia berdasarkan agama maupun keyakinan yang dipeluknya. Selain itu, nilai religiositas semestinya menjadikan kita sebagai bangsa yang menjunjung toleransi antar umat beragama. Hal tersebut juga merupakan konsekuensi sila kesatu Pancasila, yakni Ketuhanan yang Mahaesa, yang mengajak seluruh komponen masyarakat untuk beragama secara berkebudayaan;

    2    Nilai kekeluargaan. Seperti yang telah disinggung, warga negara Indonesia tak pernah lepas dari nilai kekeluargaan. Nilai ini mengandung esensi kebersamaan senasib dan sepenanggungan yang perlu diterapkan dengan sesama warga tanpa memandang asal-usul, suku, agama, hingga pandangan politiknya;

    3    Nilai keselarasan. Dengan nilai ini, kita diharapkan menguasai kemampuan beradaptasi terhadap perbedaan. Nilai keselarasan juga mengajak kita untuk memahami dan menerima kultur beserta kearifan lokai sebagai bentuk kemajemukan yang ada di Indonesia;

    4    Nilai kekayaan. Nilai ini mempunyai sifat dan komitmen yang berpihak kepada kepentingan rakyat banyak Nilai kekayaan pun akan membantu kita merencanakan, merumuskan, dan menjalankan setiap kebijakan publik sebagai perwujudan prinsip kedaulatan rakyat;

    5    Nilai keadilan. Pada nilai keadilan terdapat kemampuan menegakkan dan bersikap adil terhadap sesama manusia. Kita juga diharapkan sanggup menjunjung tinggi keadilan bagi masyarakat Indonesia.

Opini

Apa Itu Kecerdasan Buatan?

Kecerdasan buatan dirancang untuk mengembangkan program yang dapat memecahkan masalah secara mandiri.

Loading…