Plimbi.com - Kyudo merupakan salah satu seni bela diri yang sangat khusus berdasarkan panahan tradisional Jepang yang diterjemahkan menjadi cara memanah. Awalnya dikembangkan untuk berburu dan disempurnakan oleh samurai, ia telah mengambil peran spiritual dan dianut oleh Buddhisme Zen.
Kyudo panahan tradisional Jepang sekarang dipraktekkan di seluruh dunia dan dianggap sebagai jalan menuju ketenangan spiritual, kebenaran dan keindahan. Seni ini mempunyai akar catatan sejarah yang panjang, dimulai dari zaman feudal Jepang dimana memanah dipakai sebagai keterampilan vital oleh samurai, berdampingan dengan ilmu pedang.
Seiring waktu, Kyudo kemudian berkembang menjadi bentuk seni yang mempunyai aspek spiritual yang mendalam terutama terkait dengan Buddhisme Zen.
Filosofi Kyudo menekankan pada pencapaian keselarasan dengan diri sendiri dan alam, menciptakan keseimbangan antara fisik, mental dan spiritual. Tujuan utamanya seperti yang dijelaskan oleh Federasi Nippon Kyudo adalah capai shin zen bi yang di dalamnya mencakup kebenaran, kebaikan dan keindahan.
Dalam latihan Kyudo, tidak hanya keterampilan teknis memanah yang diasah melainkan juga nilai-nilai seperti sopan santun, non konfrontasi dan fokus etis menjadi bagian integral dari pendekatan seorang praktisi. Peralatan yang dipakai dalam Kyudo adalah salah satu yang utama seperti Yumi (busur), Ya (panah) dan pakaian tradisional, semuanya memiliki arti simbolis dan mendukung pengalaman spiritual selama latihan.
Kyudo juga mempunyai sistem tingkatan dan gelar yang mencakup Kyu (tingkat pemula) dan Dan (tingkat lanjut). Praktisi Kyudo dapat mencapai gelar Shogo yang menandakan tingkat keahlian dan prestasi yang tinggi dalam seni ini.
Dimana secara keseluruhan, Kyudo bukan hanya sekadar sebagai seni bela diri fisik melainkan juga merupakan perjalanan menuju introspeksi spiritual dan pengembangan diri yang mendalam.
Kyudo hanya butuhkan beberapa hal, tetapi kualitas dan keahlian sangat penting. Peralatan tradisional mencakup Yumi (busur), Ya (panah) dan aksesoris seperti Fudeko, Giriko dan Tsurumaki.
Busana wajib dikenakan adalah yang menjadi utama yaitu Yugake sejenis sarung tangan, Wafuku atau Kyudogi sejenis pakaian khas dan terakhir adalah Muneate sejenis pelindung dada.
Pakaian yang dipakai termasuk Yugake (sarung tangan), Wafuku atau Kyudogi (pakaian) dan Muneate (pelindung dada). Meskipun tidak semua Kyudo/ka mengikuti kompetisi, kompetisi diadakan di seluruh Jepang dan luar negeri. Kompetisi melibatkan upacara tingkat tinggi, membungkuk kepada juri, berlutut dan melibatkan hassetsu (delapan tahap memanah) dengan beberapa pemanah lainnya.
Poin diberikan saat panahan mencapai mato (papan) dan pemanah bertujuan untuk memanah mato dengan keempat anak panah. Kyudo mempunyai sistem tingkatan dan gelar yang mencakup Kyu dan Dan. Kyu mencerminkan tingkat pemula, sedangkan Dan mencerminkan tingkat lanjut. Kyudo/ka juga dapat mencari gelar Shogo yang menunjukkan prestasi luas biasa dan keterampilan Kyudo yang tinggi.***
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.