DULU semasa masih sekolah—saat tinggal di kampung kecil, menikmati rindangnya pepohonan dan sejuknya udara bisa setiap saat saya rasakan. Berjalan kaki sejauh 2 Km saat berangkat sekolah, yang terasa adalah sejuknya udara pagi.Â
Tapi waktu berlalu. Begitu sudah bekerja dan tinggal di kota, rindangnya pohon dan sejuknya udara menjadi barang yang mahal. Di sini polusi. Di sana juga polusi. Asap kendaraan terhirup sepanjang hari. Apalagi orang seperti saya yang banyak bekerja di lapangan. Makanya bagi saya—mungkin termasuk Anda yang kini tinggal di tengah kota, memandang rimbunnya pepohonan dan menikmati segarnya udara rasanya menjadi sesuatu yang mahal.Â
Harus diakui, pembangunan yang merajalela di kota-kota besar kerap tidak mengindahkan lingkungan. Bahkan, yang terjadi, pohon-pohon besar yang ada kerap kerap menjadi korban pembangunan. Ditebangi, kemudian diganti menjadi “pohon-pohon beton†yang tinggi menjulang.Â
Itulah kenapa, kenapa sampai saat ini saya begitu suka mengunjungi hutan kota yang dibangun pihak swasta di kota saya. Setidaknya, dalam sebulan, 3-4 kali saya ke sana. Paling tidak, saya bisa mengobati kerinduan akan suasana suasana hijau. Warga dapat merasakan kesejukan dan keasrian serasa berada di alam pegunungan.Â
Di sisi lain, hutan kota bisa menjadi sarana rekreasi keluarga, murah dan meriah. Bahkan, hutan kota di tempat saya gratis. Paling kena biaya parkir kendaraan saja. Makanya tidak heran jika hutan kota yang dibangun di beberapa wilayah perkotaan selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat untuk menikmati udara segar.Â
Dari sisi ekonomi, hal ini juga menumbuhkan dampak positif. Sebab, dengan banyaknya warga yang berkunjung ke hutan kota, akan membuka peluang usaha. Salah satunya bisnis kuliner, seperti pusat jajanan dan makanan.Â
Menurut saya, sudah saatnya kota-kota besar di Indonesia memperbanyak pembangunan hutan kota. Keberadaarnya selain sebagai paru-paru kota yang dapat menghasilkan oksigen, juga mencegah kerusakan lingkungan. Melalui hutan kota, fungsi lahan kritis dalam dikembalikan. Sehingga lahan dapat berfungsi kembali sebagai media pengatur tata air dan unsur produktifitas lahan lainnya.Â
Penggalakan penghijauan melalui pembangunan taman-taman kota harus dilakukan. Karena dapat mencegah kerusakan lingkungan dan juga melindungi bumi dari bahaya sinar matahari langsung sehingga dapat memberi kontribusi positif dan berdampak yang luas bagi kehidupan masyarakat.
Memang, tanpa dukungan pihak swasta, sulit rasanya bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan hutan kota di berbagai wilayah mereka. Karena itu, salah satu cara yang paling efektif yakni menggandeng para pengembang perumahan. Mereka diminta untuk membangun hutan kota mini atau ruang terbuka hijau di kawasan perumahan yang mereka bangun. Dengan begitu, polusi terkurangi. Warga juga tempat rekreasi yang murah, meriah dan sehat.
Comments (1)
You have to secure to all working data in computer and all web sire to install the latest function to know [url=http://passwordsinmicrosoftedge.com/]how to open saved passwords in microsoft edge[/url] many people have to connect the update for secure the system forever.