article

Melodi Hidup Sunar One; Tak Patah Semangat Meski Lagu Anak Kian Meredup

Melodi Hidup Sunar One; Tak Patah Semangat Meski Lagu Anak Kian Meredup

DALAM sebuah kesempatan, di tempat wisata Pondok Zidan Depok Jawa Barat, Sunar One tampak galau. Pria bernama asli Sunarto yang dikenal sebagai musisi sekaligus pencipta lagu anak-anak ini curhat. katanya, era kejayaan lagi anak-anak telah berlalu. 

Tidak seperti tahun 90-an dulu. Dimana, seluruh stasiun televisi saat itu menyediakan konten khusus untuk lagu anak-anak. Di tahun-tahun itulah, penyanyi anak begitu produktif mencipta lagu. Ada Papa T Bob, Pak Kasur dan Bu Kasur, termasuk Sunar One sendiri. Penyanyi anak pun bermunculan. 

 

dicipta dan melambungkan nama Joshua adalah Cit-Cit Cuit dan Kapal Terbang. Belum lagi artis cilik lainnya pernah ditangani seperti Mega Utami, Bodan Prakoso juga Agnes Monica. 

ads

Tapi itu cerita dulu. Kini, lagu-lagu anak kian meredup. Nyaris tak ada lagi stasiun televisi yang membuat acara lagu-lagu anak. Masa ‘kritis’ ini pun harus ia lalui bersama sejumlah pencipta lagu anak lainnya. 

Tapi bagi pria kelahiran Madiun 28 Desember ini, proses kreatif tak pernah berhenti. Ia terus berkarya. Satu-dua penyanyi cilik terus ia orbitkan. Salah satu diantaranya Ratu Anggun Nafisha. Meski harus jujur diakui, produk rekamannya pun seperti jalan di tempat. 

Tidak hanya penyanyi anak. Artis-artis remaja juga disasar. Dalam kondisi dunia musik yang tak menentu, pria yang tinggal di Depok ini tetap berkarya. Selain menciptakan lagu bagi para penyanyi-penyanyi baru, Sunar One juga memproduserinya. Hingga kini, sedikitnya sudah ada 800-an lagu yang ia ciptakan mulai dari lagu anak-anak, remaja hingga dewasa. 

 

Memang tak lagi seperti dulu, dimana Sunar One kerap tampil di layar kaca. Kini, ia lebih suka berada di balik layar. “Biarlah industri musik tanah air lesu karena maraknya bajakan. Saya tetap berkarya,” ujarnya. Melalui bendera Onepro Production, Sunar optimistis, dunia musik tanah air akan bangkit. 

Ia mengakui, maraknya aksi pembajakan saat ini membuat sejumlah rekan-rekannya sesama pencipta lagu malas untuk berkarya. Karena itu, beberapa waktu lalu, ia bersama musisi Mus Mujiono dan Bens Leo menyuarakan agar pemerintah serius dan tegas memberantas pembajakan. Karena hal ini akan membuat kian tidak berkembangnya industri musik di Indonesia.

Di sisi lain, ia juga prihatin atas kian minimnya tayangan program anak di televisi. "Sejak 2004 beberapa stasiun TV di indonesia mengurangi jam tayang program anak anak. Tentu saja ini sangat memprihatinkan. Padahal, lewat lagu kita bisa mendidik anak-anak misalnya untuk cinta lingkungan, cinta sesama dan taat pada orang tua,” ujarnya.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads