ads

Opini

7 Hal berikut ini Hanya Diketahui oleh Mereka Para Pemalas

Apakah Anda termasuk di dalamnya?

Opini

Hilangnya Kenyamanan Pejalan Kaki

sumber gambar: dhila13.wordpress.com

Opini

Arti Cinta Yang Sesungguhnya

Pengertian, dan definisi Cinta Yang sesungguhnya.

Opini

Asuransi Mobil ACA Insurance standard

Perlindungan yang ditawarkan Asuransi Mobil ACA untuk Kendaraan pribadi anda 

Opini

Seburuk Itukah Kualitas Film Indonesia?

Memang 3-10 tahun terakhir film horor terlalu mendominasi perfilman Indonesia dalam hal kuantitas, sehingga banyak penonton yang sudah acuh tak acuh dengan film Indonesia. Padahal belakangan ini makin banyak film yang bagus yang memenangkan banyak penghargaan di festival film negeri, salah satunya film Siti, yang juga dianugerahi sebagai film terbaik tahun 2015. Mirisnya, film tersebut hanya bertahan seminggu di bioskop tanah air karena kurang penonton. Ya semoga banyak penonton Indonesia yang lebih mengapresiasi film tanah air terutama yang memang berkualitas. Karena sesungguhnya film Indonesia tak sejelek itu dan tak semua film Hollywood semuanya berkualitas baik.

Opini

Kebijakan Banci Pembelian Kantong Plastik

Sejak bula lalu, pemerintah mengambil kebijakan untuk memberlakukan kantong plastic berbayar di setiap supermarket atau tempat belanja modern. Terjadi prokontra saat kebijakan ini akan diberlakukan. Hingga akhirnya keputusanpun keluar. Dan kini warga yang berbelanja kantong plastic harus rela mengeluarkan sejumlah Rp. 200,- untuk satu kantong plastic besar ataupun kecil.

Opini

Bangkitnya Film Dengan Genre Komedi di Indonesia

Gejolak akan film komedi kini sedang membara dengan banyaknya film-film bergenre komedi yang telah dirilis. Periode tahun 2015 hingga 2016 ini bisa dibilang periodenya Film-Film komedi di Indonesia. Bagaimana tidak ? jumlah penonton film yang bergenre komedi ini melonjak naik hingga pada satu film saja bisa meraih ratusan ribu hingga jutaan penonton per filmnya.

Opini

Review Film 3 (Alif, Lam & Mim), Film Berkualitas Yang Terjegal

Menonton film 3 (Alif, Lam & Mim) bagi saya seperti bukan menonton film Indonesia kebanyakan. Ide cerita yang berani (agama dan politik), materi cerita yang berlapis (kisah cinta, persahabatan, dendam, kehilangan, konspirasi, pengkhianatan), tema cerita yang futuristik (masa depan tahun 2036), akting para pemain yang juara, visual effect yang canggih didukung adegan silat slow-motion yang super keren, eksekusi akhir cerita yang menggantung, dan masih banyak lagi kelebihan lain menjadikan film 3 (Alif, Lam & Mim) sebagai salah satu film berkualitas Indonesia di tahun 2015 yang layak mendapat acungan jempol.

So, kenapa ya film yang begitu berbobot ini justru jeblok di pasaran?

Loading…