Article / Opini
Asuransi Mobil ACA Insurance standard
Perlindungan yang ditawarkan Asuransi Mobil ACA untuk Kendaraan pribadi andaÂ
Seburuk Itukah Kualitas Film Indonesia?
Memang 3-10 tahun terakhir film horor terlalu mendominasi perfilman Indonesia dalam hal kuantitas, sehingga banyak penonton yang sudah acuh tak acuh dengan film Indonesia. Padahal belakangan ini makin banyak film yang bagus yang memenangkan banyak penghargaan di festival film negeri, salah satunya film Siti, yang juga dianugerahi sebagai film terbaik tahun 2015. Mirisnya, film tersebut hanya bertahan seminggu di bioskop tanah air karena kurang penonton. Ya semoga banyak penonton Indonesia yang lebih mengapresiasi film tanah air terutama yang memang berkualitas. Karena sesungguhnya film Indonesia tak sejelek itu dan tak semua film Hollywood semuanya berkualitas baik.
Kebijakan Banci Pembelian Kantong Plastik
Sejak bula lalu, pemerintah mengambil kebijakan untuk memberlakukan kantong plastic berbayar di setiap supermarket atau tempat belanja modern. Terjadi prokontra saat kebijakan ini akan diberlakukan. Hingga akhirnya keputusanpun keluar. Dan kini warga yang berbelanja kantong plastic harus rela mengeluarkan sejumlah Rp. 200,- untuk satu kantong plastic besar ataupun kecil.
Bangkitnya Film Dengan Genre Komedi di Indonesia
Gejolak akan film komedi kini sedang membara dengan banyaknya film-film bergenre komedi yang telah dirilis. Periode tahun 2015 hingga 2016 ini bisa dibilang periodenya Film-Film komedi di Indonesia. Bagaimana tidak ? jumlah penonton film yang bergenre komedi ini melonjak naik hingga pada satu film saja bisa meraih ratusan ribu hingga jutaan penonton per filmnya.
Review Film 3 (Alif, Lam & Mim), Film Berkualitas Yang Terjegal
Menonton film 3 (Alif, Lam & Mim) bagi saya seperti bukan menonton film Indonesia kebanyakan. Ide cerita yang berani (agama dan politik), materi cerita yang berlapis (kisah cinta, persahabatan, dendam, kehilangan, konspirasi, pengkhianatan), tema cerita yang futuristik (masa depan tahun 2036), akting para pemain yang juara, visual effect yang canggih didukung adegan silat slow-motion yang super keren, eksekusi akhir cerita yang menggantung, dan masih banyak lagi kelebihan lain menjadikan film 3 (Alif, Lam & Mim) sebagai salah satu film berkualitas Indonesia di tahun 2015 yang layak mendapat acungan jempol.
So, kenapa ya film yang begitu berbobot ini justru jeblok di pasaran?