review

King

King

Film anak – anak terbaik atau film anak terbaru yang selanjutnya akan kami bahas adalah sebuah film anak terpopuler yang saat ini banyak ditonton oleh masyarakat Indonesia. Film yang di sutradarai oleh Ari Sihasale ini memiliki judul yang mudah sekali diingat yaitu King. Guntur adalah tokoh utama dalam film anak – anak ini yang tentu membuat film anak terbaru ini semakin menarik dan layak tonton.

Film King ini bercerita tentang Guntur yang memiliki cita - cita untuk menjadi pemain bulu tangkis profesional dan idola dari Guntur adalah Liem Swie King yang tentu sudah sangat terkenal di Indonesia. Kebetulan Ayah dari Guntur ini adalah seorang komentator dalam sebuah pertandingan bulu tangkis, nah bagaimana cerita selanjutnya dari film anak terbaik atau film anak terbaru berjudul King ini ?

Untuk promosi dan pendistribusian film, ada banyak sektor yang membantu, PBSI dan Humas di Badminton Asia Confederation (BAC), negara - negara yang menyukai bulutangkis, seperti Korea, Jepang, China, India, Malaysia, Hongkong, Denmark, Swedia, Inggris dan sebagainya karena  King ini adalah film bertema bulutangkis yang pertama di dunia, itu artinya Indonesia boleh berbangga hati dalam kondisi ini apalagi mempromosikan film ini. King adalah film ketiga dari Alenia Picture dan karya perdana sutradara Ari Sihasale yang juga mebuahkan film sukses lain, diantaranya Denias dan Liburan Seru. Lokasi pembuatan film selama 38 hari di tiga tempat wisata populer di Indonesia, yaitu di Kudus, kawasan Kawah Ijen, dan Banyuwangi.

Ide awal untuk memproduksi film ini pertama kali muncul saat warga Indonesia sedang seru – serunya menonton pertandingan Piala Thomas dan Uber dan ternyata sukses besar. Dimana selama ini film - film di Indonesia hanya bertemakan olah raga dan bercerita tentang sepak bola atau tinju, belum pernah ada film Indonesia yang berlatar belakang cerita tentang olah raga bulutangkis dan yang lainnya, baik ketika masa kejayaan pada jaman dahulu yang pernah menjadi macan Asia dan dunia, hingga akhirnya sering kalah sekarang ini.

Di dalam memproduksi sebuah film, pada umumnya visi haruslah jelas yaitu untuk menyajikan film - film yang baik dari segi cerita dan penggarapannya, merupakan sebuah film yang tidak hanya menghibur saja, melainkan juga bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa Indonesia. Jadi bisa dijelaskan ulang bahwa film ini adalah film edutainment. Karena pendidikan yang diutamakan dan bisa dilakukan tidak hanya di sekolah formal saja, artinya dunia hiburan dapat menjadi sebuah jembatan untuk sarana pendidikan yang bagus, yaitu melalui penyampaian informasi yang positif dimana pesan yang ingin disampaikan dalam film ini adalah mengenai cinta kasih, persahabatan, kebersamaan dan semangat.

Proses Pembuatan

3

Sebagai pekerja seni, mereka percaya bahwa ada banyak pesan - pesan positif yang dapat disampaikan melalui film tanpa terkesan menggurui. Anak - anak anda kian waktu sudah maju dan tidak senang apabila anda terlalu banyak menuntut begini dan begitu tanpa alasan yang kuat dan tepat, sehingga tidak cukup media kalau hanya melalui kegiatan seminar dan sejenisnya saja agar mereka bersedia mengikuti aturan anda. Maka dari itu melalui film, mereka seperti sedang menonton hiburan, padahal di situlah anda bisa menyampaikan pesan bahwa kalau mereka ingin sukses, mereka harus mempunyai cita - cita, sekolah dengan sungguh - sungguh dan kerja keras.

Sebagai cineas,  tentulah anda sering diundang oleh kedutaan - kedutaan untuk pemberian beasiswa S2, dimana hingga saat ini sudah ada 5 orang cineas dari Indonesia yang berhasil mendapatkan beasiswa tersebut pada universitas ternama di mancanegara. Juga dari terselenggaranya pekan film Indonesia di KBRI - KBRI, dimana ada peserta yang mengira bahwa film - film Indonesia itu lokasi shootingnya di Afrika dan New Zealand, padahal banyak yang memanfaatkan Papua, di Indonesia. Jadi anda perlu memberikan penjelasan kepada mereka, bahwa keindahan alam Indonesia tak kalah dengan negara - negara lain, Indonesia memiliki banyak sekali daerah - daerah dengan pemandangan yang luar biasa menawan.

King : Sebuah Film Tentang Harapan

Ingatkah anda tentang sang idola Bulu Tangkis Indonesia, Liem Swie King, King adalah sebuah film yang di sutradarai dan di produseri oleh Ari Sihasale (Si Ali Topan Anak jalanan), berbalut tantang semangat dan perjuangan serta harapan yang tak ada habis – habisnya untuk menjadi sesuatu yang dapat membanggakan terutama untuk negri Indonesia. Menceritakan kisah simple tentang perjalanan panjang seorang anak bernama Guntur (Rangga Raditya) yang sangat suka hingga mengidolakan seorang juara bulu tangkis sejati bernama Liem swie king, untuk meraih cita - citanya menjadi seperti sang idola.

Sang ayah (Mamiek Prakoso) merupakan seorang komentator pertandingan bulu Tangkis, juga pembuat shuttlecock dengan cara mengumpulkan bulu angsa sebagai bahan utama, juga sangat mencintai bulu tangkis dan kecintaannya ini ternyata berperan besar dalam penggemblengan Guntur agar seperti Liem Swie King. Awalnya, Guntur sangat membenci ayahnya karena obsesinya terhadap Liem Swie King, Guntur merasa dipaksa oleh ayahnya untuk bisa sukses sesuai dengan kehendak sang ayah. Namun didikan ayahnya yang tak pernah padam pada akhirnya berhasil membawa Guntur untuk bisa mengerti akan semangat sang ayah.

 

 

 

 

 

 

 


 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads