review

Love In Edinburgh, Karya Indah Hanaco

Love In Edinburgh, Karya Indah Hanaco

Kota Cantik Bernama Edinburgh

3

Apa kesan pertama anda saat tiba di kota ini ? Sangat cantik dan begitu alami dimana tak ada maksud merendahkan Kota Tua Jakarta atau Kota Tua Malaka, tapi disini, hampir semua bangunan memiliki model klasik kuno menyerupai model Victorian, dan usia bangunan lebih dari satu abad.

Keluar dari flat dan berfoto di sekitar taman kota adalah kegiatan liburan yang sangat indah untuk dilakukan daripada berfoto di Kota Tua Jakarta yang saat ini tampak kurang terawat pada beberapa tempat atau kota tua Malaka yang lebih terawat tetapi sangat mahal. Kesan selanjutnya, orang – orang di sekitar sini sangat ramah. Mereka rajin menyapa, senang tersenyum dan bilang “excuse me†kalau dianggap menganggu, atau rajin berterima kasih. Orang Scotland dan British pada umumnya juga suka dengan tata krama yang santun. Kesan ketiga adalah kentalnya budaya antri telah menjadi budaya yang benar – benar melekat di masyarakat Kota Edinburgh. Di hampir semua tempat dan sudut kota selalu saja ada antrian, bahkan naik bus pun antri dan turun bus juga antri. Tak ada penerobos lampu merah. Semua pejalan kaki mendapatkan tempat yang lapang tanpa perlu bersinggungan dengan para pedagang kaki lima atau pengendara motor.

Para mahasiswa / wi pada umumnya naik bis pergi dan pulang kuliah, mereka sangat jarang mendengar suara klakson mobil di jalanan. Suara klakson adalah makhluk langka di kota ini. Tak ada yang sembarangan berjualan apa saja di pinggir jalan, atau tak ada yang membuka kafe – kafe kecil tanpa lisensi dari pemerintah setempat. Banyak ada perpustakaan dan toko – toko buku yang buka dan melayani mahasiswa / wi dari mancanegara tersebut hingga malam hari dimana kadang - kadang diselingi dengan acara santap malam dengan hanya melangkahkan kaki keluar gedung perpustakaan lalu menyetop taxi dan menuju ke sebuah resto.

 Edinburgh telah lama menjadi tujuan pendidikan pelajar dari seluruh dunia. Dimana sekitar 15 – 20 % dari penduduk Edinburgh adalah pelajar. Maka tidak mengherankan, jika anda kuliah di Edinburgh akan bertemu dengan teman – teman seprofesi di hampir setiap super market yang akan anda masuki. Terdapat empat perguruan tinggi terkemuka di Kota Edinburgh. Keempatnya adalah The Univeristy of Edinburgh, Heriott Watt University, Napier Edinburgh University dan Queen Margareth University. Jumlah pelajar yang berasal dari Indonesia dan sekarang sedang belajar di Kota Edinburgh sekitar 30 orang. Sebagian besar diantaranya adalah mahasiswa / wi Post Graduate.

Para pelajar Indonesia di Edinburgh tergabung dalam Persatuan Pelajar Indonesia cabang Edinburgh. PPI Edinburgh baru saja didirikan secara resmi pada tahun 2013. Mereka kuliah di University of Edinburgh karena memiliki beberapa alasan dan rata – rata adalah anak orang kaya di Indonesia. University ini berdiri sejak tahun 1583, merupakan salah satu perguruan tinggi tertua di Inggris, tapi merupakan perguruan tinggi termuda diantara enam perguruan tinggi tua yang ada (dari berbagai sumber). Berdasarkan peringkat QS World Rangking 2013, ranking ke 17 berhasil diraih oleh University of Edinburgh di dunia, University of Edinburgh banyak menelurkan ilmuwan dan pemimpin dunia, diantaranya adalah penggagas teori evolusi Charles Darwin, fisikawan James Clerk Maxwell, filosof David Hume, Thomas Bayes, Joseph Lister, penemu telepon Alexander Graham Bell, fisikawan Daniel Rutherford, fisikawan Max Born, penulis Sir Walter Scott, Robert Louis Stevenson, Novelis Sir Arthur Conan Doyle dan masih banyak lagi yang lainnya. Sebanyak 18 penerima nobel terafiliasi dengan Univeristy of Edinburgh baik itu sebagai pelajar, researcher maupun professor. Penerima Nobel tahun 2013, Peter Higgs adalah penerima nobel Fisika terbaru dari University of Edinburgh atas penemuan gemilangnya yaitu partikel Higss Boson.

Tiga orang mantan Perdana Menteri Inggris juga termasuk alumni University of Edinburgh.

Demikian kami mengulas semoga anda berminat untuk membeli buku tersebut di atas sekaligu mengenalkan keindahan Kota Edinburgh kepada anda melalui rangkaian kata – kata sebelum anda memutuskan untuk berkunjung ke sana suatu hari.


 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads