Latih Kesabaran Si Kecil Dengan Berkebun
Akhir – akhir ini di kota – kota besar mulai menerapkan pelajaran bimbingan mental melalui aktifitas sekaligus merupakan hobi bagus untuk anak – anak usia TK yaitu berkebun. Kegiatan bercocok tanam ini dilakukan di lantai atas rumah berloteng atau rumah susun di kawasan Depok. Diharapkan Sang Bunda, mampu menyulap pojok loteng menjadi sebuah kebun mini bahkan ada yang diberi nama sesuai dengan nama panggilan buah hati mereka.
Ukuran kebun – kebun mini tersebut terbilang mungil yaitu hanya 2x2 meter. Namun apabila bunda cerdik maka akan mampu mengakali ruang sempit dengan menggunakan pot – pot lucu sebagai media tanam. Di kebun inilah anak – anak anda ajari tentang cara menanam tanaman bermanfaat untuk kehidupan sehari – hari seperti tomat, pakcoy,, kangkung,, cabai rawit, dan lemon. Selain aneka tanaman hortikultura, ada pula tanaman hias mahal yang bisa dikembangkan seperti bunga telang ungu yang bunganya bisa dipetik dan diseduh jadi sajian minuman herbal bagus buat menjaga kesehatan tubuh..
Menurut Clara Jessica dalam penelitian berjudul Pendidikan Anak Usia Dini Berbasis Seni di Sewon, Yogyakarta, diharapkan ibu – ibu muda mampu melibatkan si Kecil dalam aktivitas berkebun sejak dini. Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mendukung tumbuh kembang anak – anak usia 5 tahun. Selain itu, diharapkan anak – anak mampu memetik banyak manfaat saat menanam tanaman dan menuai hasil berupa sayur, buah, dan bunga yang telah dirawat sendiri dimulai dari halaman rumah.
Muninggar Herdianing dalam penelitian berjudul Desain Sarana Berkebun Dan Bermain Untuk Anak Usia 4 - 6 Tahun Di Taman Kanak – Kanak lebih lanjut mengatakan bahwa para pakar sependapat bahwa berkebun bermanfaat bagi perkembangan otak anak. Aktivitas ini juga berguna untuk mengasah kecerdasan naturalis si kecil. Kegiatan ini diharapkan kelak akan membuat anak – anak anda memiliki kecakapan dalam mengenali, mengelompokkan, dan menghargai beragam keistimewaan yang ada di lingkungan sekitarnya.
Berdasarkan pengalaman, si kecil bisa melatih kesabaran diri sendiri saat berkebun. Seperti dari menganalisa hal – hal kecil, saat si kecil menemukan kepompong ulat ketika anda mengajaknya berkebun dan menyiangi kebun mereka di halaman. Awalnya, seperti anak – anak pada umumnya pastilah merasa panik dan jijik melihat benda berupa hama tanaman ini. Namun anda sebagai orang tua harus bersabar untuk mengajak mereka untuk merawat kepompong tersebut dalam toples kaca hingga berubah jadi kupuv-vkupu.
Ternyata hasilnya sangat memuaskan, beberapa anak mampu menikmati proses menunggu ulat  berhasil bermetamorfosis menjadi kupu – kupu dan merawatnya dengan sabar. Mereka pasti merasa senang saat melihat ada sayap – sayap nan indah yang menyembul keluar dari kepompong.
Cara Menyenangkan Kenalkan Huruf Kepada Si Kecil
Merangsang minat si kecil agar dapat membaca dan menulis bisa anda lakukan sejak dini terhadap si buah hati. Merupakan bagian dari stimulasi kemampuannya dalam berbahasa. Karena di usia 1 tahun, mereka berada dalam fase bermain. Maka dari itu, para orang tua bisa memberikan stimulasi bahasa melalui permainan. Misalnya :
Permainan jari sambil bernyanyi
Para orang tua dapat mengajak si kecil mengenali huruf sedini mungkin yang mereka mampu dengan melakukan permainan jari. Bagaimana caranya ? Bentuklah huruf - huruf dengan memakai aplikasi jari sambil bernyanyi. Misalnya, untuk membentuk huruf “Aâ€, gunakan dua jempol dan dua telunjuk membentuk segitiga yang mirip huruf “Aâ€. Huruf “Bâ€, dengan satu telunjuk kiri berdiri tegak, selanjutnya telunjuk kanan dan jempol kanan akan membentuk setengah lingkaran yang ditempelkan pada jari telunjuk kiri. Bentuknya akan menjadi huruf “B†kecil. Demikian seterusnya.
Menggunakan karpet huruf
Karpet alas bermain si kecil bisa bermanfaat sebagai media belajar huruf. Para orang tua bisa mencari karpet bergambar huruf - huruf dengan warna - warna cerah yang diharapkan mampu menarik perhatian mereka. Metode ini, selain harus menarik, juga akan efektif mengenalkan dan mengajarkan huruf kepada anak – anak sambil bermain.
Permainan mencari dan mengumpulkan huruf
Dalam permainan ini, diharapkan para orang tua dapat membuat huruf - huruf pada sebuah karton yang dipotong – potong dengan ukuran yang sama. Masing – masing huruf A - Z dibuat dalam 3 - 4 potong. Tempelkan karton pada lidi, kemudian letakkan secara acak. Selanjutnya, ajak si kecil untuk mengumpulkan huruf yang sama dan memasukkannya ke dalam botol atau kaleng – kaleng bekas yang telah disiapkan.
Jangan lupa untuk memberikan pujian dan melakukan permainan ini dengan riang hati sambil bermain. Selamat mencoba.
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.