Ketika anda sedang hamil, tentu anda penasaran jenis kelamin janin yang anda kandung. Bahkan banyak orang yang menebak-nebak jenis kelamin buah hati anda. Beberapa orang akan menebaknya sesuai kebiasaan yang anda alami, bentuk perut dan lainnya. Namun, benarkah jenis kelamin si kecil dalam kandungan bisa diketahui dengan hal-hal tersebut? Apakah itu mitos atau fakta? Nah, untuk mengetahui kebenarannya anda bisa simak di bawah ini.

Mitos Tanda Hamil Anak Perempuan
Meskipun banyak orang yang menebak jenis kelamin janin yang anda kandung, anda jangan terlalu percaya karena itu bisa jadi mitos. Untuk mengetahui kebenarannya yuk simak di bawah ini.
Bentuk Perut
Dulu orang percaya bahwa melihat jenis kelamin janin dalam kandungan bisa diketahui dengan melihat bentuk perut ibu hamil. Apabila perut ibu hamil bentuknya buncit dan agak tinggi, itu menandakan hamil anak perempuan. Akan tetapi, bentuk perut ibu hamil sebenarnya ditentukan bentuk tubuh, usia kehamilan, bentuk rahim, berat badan selama kehamilan dan otot perut. Sehingga melihat bentuk perut tidak bisa menjadi tanda tanda hamil anak perempuan seperti mitos yang beradar saat ini.
Suka Makanan Manis
Mitos lainnya menyebutkan bahwa jika ibu hamil menyukai makanan bercita rasa manis, maka itu tandanya bayi yang dikandung oleh ibu hamil berjenis kelamin perempuan. Pernyataan tersebut tentunya tidak benar. Pasalnya selera makan ibu saat hamil dipengaruhi oleh hormon.
Detak Jantung Cepat
Banyak orang yang percaya bahwa detak jantung janin cepat hingga lebih dari 140 detak dalam permenitnya, maka itu tandanya janin yang dikandung adalah anak perempuan. Yang mempengaruhi detak jantung si kecil dalam kandungan biasanya usia kehamilan.
Kulit Menjadi Berminyak dan Berjerawat
Orang zaman dulu percaya bahwa jika janin yang dikandung berjenis kelamin perempuan, maka ia akan mencuri kecantikan ibunya. Jadi jika wajah ibu hamil terlihat lebih kusan dan berjerawat, orang percaya bahwa ibu hamil sedang mengandung anak perempuan. Namun, sebenarnya masalah kulit itu sendiri muncul karena adanya perubahan hormon. Meskipun bayi yang dikandung berjenis kelamin laki-laki tapi ibu tetap bisa berjerawat.
Ukuran Payudara
Ukuran payudara juga dianggap dapat memprediksi apakah bayi yang dikandung berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Jika payudara sebelah kiri ukurannya lebih besar dibandingkan dengan payudara sebelah kanan, orang zaman dulu percaya bahwa itu tandanya janin yang dikandung berjenis kelamin perempuan.
Namun, berdasarkan Jena Pincott yang merupakan seorang jurnalis bidang sains menyatakan bahwa ibu yang mengandung bayi perempuan maka payudaranya akan mengalami pembesaran sebanyak 8 cm, sedangkan jika bayi yang dikandung berjenis kelamin laki-laki maka payudara akan membesar 6,3 cm.
Merasa Mual Saat Pagi Hari
Berdasarkan mitos bahwa ibu hamil yang mengandung bayi perempuan akan mengalami mual yang lebih parah dan pernyataan tersebut mendekati kebenaran. Pasalnya berdasarkan para ahli mendapati fakta, ibu hamil yang mengandung bayi perempuan akan mengalami morning sickness yang lebih parah daripada bayi laki-laki.
Hanya saja, beberapa kondisi lainnya seperti hyperemesis gravidarum bisa saja menjadi penyebabnya. Yang merupakan keadaan mual parah selama masa kehamilan.
Posisi Tidur
Posisi tidur juga diketahui menjadi mitos untuk mengetahui jenis kelamin bayi yang dikandung. Jika selama hamil ibu lebih senang menghadap ke kanan, maka itu tandanya janin dalam kandungan berjenis kelamin perempuan. Namun, pada kenyataannya posisi tidur hanya faktor kebiasaan dan kenyamanan saja.
Rambut
Mitos lainnya menyakatan bahwa keadaan rambut yang kusam dapat menjadi tanda bahwa ibu hamil sedang mengandung bayi perempuan. Untuk pernyataan ini belum ada analisis ilmiah.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.