article

Bagaimana Cara Menghitung Usia Kehamilan?

Bagaimana Cara Menghitung Usia Kehamilan?

Mengetahui usia kehamilan penting bagi ibu hamil untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan, apa saja yang dibutuhkan oleh janin dan mengetahui apa saja hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada usia kehamilan tersebut. Selain itu, dengan mengetahui usia kehamilan akan membantu anda dalam menentukan kapan waktu yang tepat melakukan pemeriksaan kandungan.

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Cara Menghitung Usia Kehamilan

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghitung usia kehamilan. Nah, agar anda lebih memahaminya, anda bisa simak pada pembahasan di bawah ini.

ads
ads

Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)

Cara pertama untuk menghitung usia kehamilan yaitu berdasarkan HPHT. Cara ini hanya bisa dilakukan oleh wanita yang memiliki siklus menstruasi teratur yakni 28 hingga 30 hari. Untuk mengetahui usia kehamilan berdasarkan cara ini bisa menggunakan rumus Neagele. Tidak hanya untuk mengetahui usia kehamilan, rumus ini juga bisa digunakan untuk menghitung HPL atau hari perkiraan lahir. Cara menggunakan rumus ini yaitu dengan menambahkan 7 di tanggal pertama haid terakhir, lalu mengurangi bulan dengan 3, dan pada tahunnya menambahkan 1. Jika bulannya tidak bisa dikurangi 3 seperti bulan Januari, Februari dan Maret, maka bisa ditambahkan 9, namun tahunnya tidak ditambah atau dikurangi.

Sebagai contoh, jika hari pertama haid terakhir anda (HPHT), 16 November 2008, maka:

(16 + 7) , (11-3), (08+1) jadi tanggal HPL anda  23-8-09.

Untuk hari perkiraan lahir anda yaitu tanggal 23 bulan Agustus tahun 2009. Untuk mengetahui usia kehamilan anda bisa menghitungnya setiap tanggal 23.

Tes HCG

HCG merupakan hormon peptida yang diproduksi saat hamil yang dihasilkan embrio setelah proses pembuahan. Untuk mengetahui usia kehamilan bisa dilakukan dengan pemeriksaan hormon HCG. Melakukan pemeriksaan hormon HCG dengan mengambil sample urin. Apabila ketika dilakukan pemeriksaan hormon HCG terdapat pada air seni, maka seorang wanita diketahui sedang mengandung dengan usia kehamila 3 hingga 4 minggu. Bukan hanya pada urin, pemeriksaan HCG juga bisa dilakukan melalui sample darah. Hanya saja, pemeriksaan HCG pada darah dilakukan untuk mengetahui kehamilan yang tidak terdeteksi.

Tinggi Puncak Rahim

Cara menghitung usia kehamilan dengan cara ini yaitu meraba puncak rahim yang menonjol pada perut. Pengukuran dilakukan dari tulang kemaluan hingga puncak rahim. Sebagai contoh, jika jarak di antara tulang kemaluan hingga puncak rahim 18 cm, maka usia kehamilan anda 18 cm.

Selain itu, bisa dihitung menggunakan jari tangan. Kenaikan setiap 3 jari tangan berarti menunjukan bertambahnya usia 3 minggu. Apabila rahim puncaknya sudah berada di atas pusar, maka kenaikan jari menunjukan pertambahan 4 minggu. Namun saat ini, cara ini jarang digunakan.

Kalkulator Kehamilan

Kalkulator kehamilan saat ini mudah ditemukan karena sudah tersedia juga secara online. Caranya sangat simple dan mudah diakses oleh siapa saja tanpa harus pergi ke bidan ataupun dokter. Namun, anda tetap harus menyiapkan data yang diperlukan seperti hari pertama haid terakhir, serta periode menstruasi selanjutnya. Namun, meskipun anda bisa mengetahui usia kehamilan sendiri, untuk lebih akurat anda bisa pergi ke dokter.

USG

Melakukan tes kehamilan dengan USG terbilang akurat. Cara ini tentu harus dilakukan oleh dokter kandungan. Pemeriksaan dengan USG dilakukan biasanya saat usia kehamilan memasuki 4 sampai 5 minggu setelah periode menstruasi.

Itulah beberapa cara untuk menghitung usia kehamilan. Semoga bermanfaat.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads