Seringkali kita dengar berita ada kecelakan ditempat kerja. Lebih-lebih kecelakaan kerja di Proyek. Menurut beberapa sumber terungkap kalau sektor konstruksi menjadi penyumbang tertinggi kecelakaan kerja apabila di banding dengan bidang lain.Â
Pada saat ini akan kami bagikan beberapa teori mengenai kecelakaan kerja menurut beberapa pakar, diantaranya :Â
1. Teori Heinrich (Teori Domino)Â
Teori ini menyampaikan kalau suatu kecelakaan terjadi dari suatu rangkaian peristiwa. Ada lima aspek yang berkaitan dalam rangkaian peristiwa itu yakni : lingkungan, kekeliruan manusia, perbuatan atau keadaan yg tidak aman, kecelakaan, dan cedera atau kerugian (Ridley, 1986).Â
2. Teori Multiple CausationÂ
Teori ini berdasar pada fakta kalau peluang ada kian lebih satu penyebabnya terjadinya kecelakaan. Penyebabnya ini mewakili perbuatan, keadaan atau kondisi yg tidak aman. Peluang-peluang penyebabnya terjadinya kecelakaan kerja itu perlu di teliti.Â
3. Teori GordonÂ
Menurut Gordon (1949), kecelakaan adalah akibatnya karena hubungan pada korban kecelakaan, penghubung terjadinya kecelakaan, dan lingkungan yang kompleks, yg tidak dapat diterangkan hanya dengan memperhitungkan satu diantara 3 aspek yang ikut serta. Oleh karenanya, untuk lebih mengerti tentang bebrapa penyebabnya terjadinya kecelakaan maka karakteristik dari korban kecelakaan, penghubung terjadinya kecelakaan, dan lingkungan yang mensupport harus dapat di ketahui dengan cara detil.Â
4. Teori Domino Paling baruÂ
Setelah th. 1969 sampai saat ini, sudah berkembang suatu teori yang menyampaikan kalau penyebabnya basic terjadinya kecelakaan kerja yaitu ketimpangan manajemen. Widnerdan Bird dan Loftus meningkatkan teori Domino Heinrich untuk memerlihatkan dampak manajemen dalam menyebabkan terjadinya kecelakaan.Â
5. Teori ReasonÂ
Reason (1995-1997) melukiskan kecelakaan kerja terjadi akibat terdapat “lubang†dalam system pertahanan. System pertahanan ini dapat berbentuk bebrapa kursus, prosedur atau ketentuan tentang keselamatan kerja.Â
6. Teori Frank E. Bird PetersenÂ
Penelusuran sumber yang menyebabkan kecelakaan. Bird mengadakan modifikasi dengan teori domino Heinrich dengan memakai teori manajemen, yang dasarnya seperti berikut :Â
- Manajemen kurang kontrol.
- Sumber penyebabnya utama.
- Tanda-tanda penyebabnya segera (praktik dibawah standard).
- Kontak momen (keadaan dibawah standard).
- Kerugian masalah (badan ataupun harta benda).
- Tidak menggunakan APD (pakaian keselamatan, sepatu safety dll)
Teori Domino Heinrich oleh H. W. Heinrich, salah satu teori terkenal yang menjelaskan terjadinya kecelakaan kerja. Dalam Teori Domino Heinrich terdapat lima penyebab kecelakaan, salah satunya :Â
1. HereditasÂ
Hereditas meliputi latar belakang seorang, seperti pengetahuan yang kurang atau meliputi karakter seorang, seperti keras kepala.Â
2. Kekeliruan manusiaÂ
Kelalaian manusia mencakup, motivasi rendah, stres, perseteruan, permasalahan yang terkait dengan fisik pekerja, ketrampilan yang tidak cocok, dan sebagainya.Â
3. Sikap dan keadaan tidak amanÂ
Sikap/aksi tidak aman, seperti kecerobohan, tidak mematuhi prosedur kerja, tidak memakai alat pelindung diri (APD), tidak mematuhi rambu-rambu ditempat kerja, tidak mengurusi izin kerja beresiko sebelumnya mengawali pekerjaan dengan resiko tinggi, dsb. Sedang, keadaan tidak aman, mencakup pencahayaan yang kurang, alat kerja kurang layak gunakan, tak ada rambu-rambu keselamatan kerja, atau tidak terdapatnya APD yang komplit.Â
4. Kecelakaan kerjaÂ
Kecelakaan kerja, seperti terpeleset, luka bakar, tertimpa benda ditempat kerja terjadi karena ada kontak dengan sumber bahaya.Â
5. Efek kerugianÂ
Efek kerugian dapat berbentuk :Â
- Pekerja : cedera, cacat, atau wafat dunia
- Entrepreneur : biaya segera dan tidak langsung
- Customer : ketersediaan produkÂ
- Ke lima aspek penyebabnya kecelakaan ini tersusun seperti kartu domino yang di berdirikan. Hal semacam ini bermakna, bila satu kartu jatuh, maka akan menimpa kartu yang lain.
Sekian beberapa teori mengenai kecelakaan kerja berdasar sebagian pakar. Kita mengharapkan dalam proses proyek kita semasing tak ada kecelakaan kerja (zero accident).
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.