article

5 Kemungkinan Line-up Manchester United Musim 2016-2017

5 Kemungkinan Line-up Manchester United Musim 2016-2017

Kedatangan Jose Mourinho ke Old Trafford langsung mengubah dinamika Manchester United, dia membawa pemain-pemain yang tampak akan mengubah United secara signifikan. Hingga saat artikel ini ditulis dia sudah mendatangkan tiga pemain Eric Bailly, Mkhitaryan dan Zlatan Ibrahimovic.

Lini yang belum mendapat perubahan adalah lini tengah, rumor terpanas mereka ingin membawa pulang Paul Pogba. Bila gelandang Prancis ini berhasil di daratkan lengkaplah penguatan di setiap lini United. Berikut 5 prediksi line-up Manchester United musim depan.

1. Bila Pogba berhasil di datangkan

ads

Masih belum pasti memang, tetapi prediksi Pogba akan berhasil didaratkan Mourinho ke Old Trafford. Dengan adanya Pogba, lini tengah United sangat terbantu, dia tipikal pemain yang bisa mensuport Mkhitaryan dan Zlatan Ibrahimovic.

Bailly masih berusia 22 tahun dan dia masih butuh adaptasi di Inggris, karena itu Mourinho ingin menduetkan Phil Jones dengan Daley Blind.

Ke mana Chris Smalling? Memang bek timnas Inggris ini selalu menjadi pilihan utama Louis van Gaal musim lalu, namun dia cukup banyak melakukan kesalahan (walau juga mencetak gol). Dia juga dianggap kurang cepat dan kekurangan ini sulit untuk ditolelir Mourinho karena pertahanan adalah salah satu kekuatan mantan manajer Chelsea ini.

Carrick masih mendapat kepercayaan dari Mourinho setelah dia memperpanjang kontrak gelandang 34 tahun ini satu tahun. Tak ada yang meragukan kemampuannya hanya saja dia sudah tua dan acap kali didera cedera.

Rooney akan tetap mendapat tempat di bawah Mourinho karena The Special One salah satu penggemarnya. Dan tentu, mencadangkan kapten Inggris ini bisa berdampak negatif di ruang ganti.

 

2. Tanpa Pogba dan Rooney menjadi gelandang

Bila gagal mendaratkan Pogba Mourinho harus memutar otak kembali mengisi lini tengah. Tak sulit sebenarnya karena United punya banyak gelandang tengah, Marouane Fellaini, Juan Mata, Bastian Schweinstiger, Morgan Schneiderlin, Adnan Jenuzaj dan Ander Herrera, dia juga bisa menjadikan Rooney sebagai gelandang. Namun, sayangnya gelandang-gelandang ini tampil kurang memuaskan musim lalu.

Mourinho sudah menguji Mkhitaryan di posisi ini (dibelakang striker tengah) pada laga persahabatan melawan Wigan. Hasilnya cukup memuaskan, mereka menang 2-0 dan Mkhitaryan mendapat pujian dari Dennis Irwin.

Lini belakang masih dipercayakan Mourinho kepada Darmian, Jones, Blind, dan Shaw. Sempat dikatakan Mourinho dia ingin menduetkan Jones dan Blind sebagai palang pintu walau Jones tak cukup waktu bermain musim lalu.

Yang menarik di prediksi line-up ini, Jese Lingard yang tampil mengesankan musim lalu diberi kepercayaan walau Mourinho dikenal sebagai manajer yang jarang memberi kesempatan kepada pemain muda.

Lingard kemungkinan bisa bertukar posisi dengan Martial pada komposisi ini tergantung dari kebutuhan di lapangan.

Yang agak menimbulkan tanda tanya adalah dua pemain di dapur pacu United pemain yang tidak muda lagi dan seperti di Euro 2016, Rooney memperlambat permainan Inggris walau passingnya mendapat acungan jempol. Rooney tak mampu mengimbangi cepatnya pemain-pemain muda Inggris.

3. Perubahan di lini belakang dan kesempatan untuk Rashford

Lini belakang merupakan lini yang paling dianggap kurang saat ini, dengan hanya mendatangkan Bailly ini tidak akan langsung berdampak signifikan pada Manchester United karena dia baru berusia 22 tahun.

Namun, Bailly pemain pertama yang diboyong Mourinho ke Manchester United, dia sangat percaya kepada mantan pemain Villarreal ini. Dia bermain 25 kali untuk Villarreal di La Liga musim lalu dan tak pernah dicadangkan dengan catatan tujuh kekalahan. Bailly juga dimainkan saat Villarreal menang 1-0 atas Real Madrid Desember 2015.

Tinggi Bailly 188 cm dan untuk meningkatkan kekuatan pertahanan di udara itu kurang bisa menjanjikan, jadi Mourinho akan memilih Smalling sebagai rekannya karena tinggi bek Inggris ini 194 cm. Namun, masalahnya adalah di kecepatan, untuk itu Valencia menjadi pilihan tepat di posisi full-back kanan menggantikan Darmian

Bila Mourinho memberikan kesempatan pada Marcus Rashford, pemain muda ini diperkirakan akan diposisikan di winger kiri, posisi alaminya. dia sudah membuktikan dia kuat di posisi ini walau dia juga bisa berperan sebagai winger kanan..

 

4. Bukan 4-2-3-1

4-2-3-1 merupakan ikon sepak bola modern saat ini, tetapi itu bisa tidak cocok dengan Manchester United yang punya banyak gelandang. 4-4-1-1 bisa menjadi pilihan Mourinho untuk memanfaatkan kekuatan United di lini tengah dan winger yang bisa diandalkan. 4 gelandang juga menawarkan pertahanan yang lebih baik.

Namun, dengan komposisi seperti ini Mourinho butuh dua winger yang sangat cepat, giat di lini depan dan cepat membantu pertahanan. Ini ada di Memphis Depay dan dengan formasi ini dia bisa mendapat kesempatan sama seperti saat bermain melawan Wigan.

Sebenarnya, dengan formasi seperti ini ketika menyerang formasi United akan berubah menjadi 4-2-3-1 kembali, tetapi ketika bertahan akan menjadi 4-4-2. Ini menawarkan kestabilan di lini belakang karena itu butuh winger yang cepat dan gigih.

5. 4-4-2 dengan duet Rooney-Ibra

Ini salah satu line-up yang cukup menggairahkan, duet Rooney dengan Ibra – dua striker yang punya nama besar. Tersiar kabar Mourinho tak suka dengan ide Rooney dijadikan sebagai gelandang karena dia yakin top skorer sepanjang masa Inggris ini masih memiliki naluri gol yang tinggi.

Bila musim lalu Rooney cukup mengecewakan, duet dengan Ibra dan mendapat sokongan dengan Mkhitaryan bisa membuatnya kembali bergairah menjadi striker.

Dengan menjadi strikernya Rooney maka Mourinho harus memilih gelandang lain di lini tengah, Carrick masih menjadi pilihan dan mungkin dia akan berduet dengan Mkhitaryan di dapur pacu United. Namun, tugas Carrick akan lebih berat bila dengan komposisi ini karena Mkhitaryan akan lebih ditujukan untuk menyerang.

Untuk meringankan beban Carrick, Mourinho harus menyuguhkan pertahanan terkuat dan itu masih menjadi masalah hingga saat ini. Bailly dan Smalling tampaknya akan menjadi palang pintu terkuat karena Blind postur tubuhnya dianggap kurang untuk seorang bek. Darmain dan Shaw akan menjadi pilihan utama di posisi full-back.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads