Penggunaan smartphone saat ini sudah sangat luas, tidak pandang usai. Ini membuat orang-orang aktif di media sosial, game, berita, e-mail dan sebagainya apa pun yang kita butuhkan.
Masalahnya karena sering dipakai masalah yang ditemui adalah baterai. Karena begitu cepat kehabisan baterai intensitas mencharger pun sangat tinggi, cas di mobil, menggunakan yang bukan chargernya dan sebagainya. Karena kita merasa pentingnya baterai mitos untuk menjaga ketahanan baterai pun muncul.
Pertanyaan mengenai baterai Lithium-ion pun muncul, bagaimana sebenarnya tips yang benar, mana yang Anda percaya dan apa yang seharusnya Anda abaikan? Mari kita cari tahu pada artikel 5 mitos mencas smartphone ini.
Â
1. Jangan charger handphone Anda sepanjang malam
Kita sering mendengar hal ini dan itu mungkin muncul ketika teknologi baterai tidak secanggih seperti sekarang. Kebenarannya menurut ahli smartphone seperti Shane Broesky, tidak masalah mencharger handphone Anda sepanjang malam.
Ternyata teknologi baterai smartphone maju ke titik dia mana dia tahu persis harus berhenti mencharger ponsel Anda. Dengan kata lain tidak ada risiko pengisian berlebihan dan menyebabkan kerusakan pada baterai karena ada pengaman yang mencegah hal tersebut terjadi.
Yang perlu Anda khawatirkan menurut Shane Broesky adalah panas yang berlebihan (overheating). Jadi, jika Anda mencharger ponsel Anda sepanjang malam pastikan ada di tempat yang relatif dingin. Juga hentikan menaruh sesuatu di atas ponsel yang membuat panas terhalang untuk keluar dari ponsel.
Â
2. Chargerlah ketika baterai sudah 0%

Entah dari mana mitos yang satu ini datang, tetapi ini cukup sering kita lihat. Yang membuat ini mengerikan adalah Anda akan menguras baterai sampai kosong, ini malah membuatnya tidak stabil.
Broesky menunjukkan hal yang sebaliknya kalau kita seharusnya mencharger baterai perangkat kita antara 50-80%. Dengan kata lain Anda harus mengisi baterai Anda setiap hari bukan malah menunggunya hingga 0% dan mengisinya hingga 100%.
Â
3. Semua charger bahkan yang murahan bisa kita gunakan

Mungkin kita ingin mengirit dengan membeli charger murah untuk ponsel kita, tetapi Anda perlu waspada karena kerusakan bisa berasal dari sini. Yang benar adalah mencharger ponsel Anda dengan charger bawannya bahkan Anda menemukan model lain yang lebih murah.
Para ahli waspada terhadap charger murahan dengan alasan sederhana; charger ini tidak dibuat dengan pertimbangan keamanan. Ini berarti ada risiko yang jauh lebih besar dari masalah pengisian baterai, ini bisa membuat ponsel Anda terbakar, atau merusak baterai Anda.
4. Matikan ponsel ketika mencharger
Tentu kurang nyaman mematikan ponsel selama mencharger karena Anda tidak bisa beraktifitas dengan ponsel Anda, banyak ahli yang mengatakan hal tersebut. Salah satu pekerja Genius Apple mengatakan “untuk memaksimalkan daya tahan baterai Anda, Anda harus mematikan ponsel Anda sesekali.
Ini tidak berarti kalau Anda harus selalu mematikan ponsel sebelum Anda tidur atau setiap hari. Ini mengalahkan tujuan smartphone untuk selalu siap digunakan kapan pun. Anda bisa merestart atau mematikan perangkat Anda sekali seminggu karena ini terbukti menghemat baterai perangkat Anda.
Namun, sedikit mengenai mematikan ponsel ketika di cas, baterai akan lebih cepat terisi, ini bisa kita gunakan ketika kita ingin ponsel kita cepat terisi.
Â
5. Jangan gunakan handphone ketika di cas

Selama Anda menggunakan charger bawaan atau mengganti dengan yang bersertifikat yang dibuat oleh perusahaan yang sama, baik-baik saja menggunakan ponsel saat mengecas.
Ini harus Anda lakukan ketika menggunakan charger yang bukan bawaannya. Atau Anda perlu lihat berapa keluaran tegangan yang dikeluarkan charger bawaan ponsel Anda (biasanya tercatat di badan charger) dan charger bukan bawaan, kalau sama coba cek dengan aplikasi seperti Ampere, bandingkan kekuatan mengecasnya dengan aplikasi tersebut. Bila jauh berbeda sebaiknya Anda hati-hati menggunakan charger bukan bawaan.
Bila tegangan charger yang bukan bawaan mengeluarkan tegangan yang jauh lebih besar dari charger bawaan, bisa-bisa ponsel Anda meledak karena tidak sanggup menahan daya yang masuk. Apalagi bila Anda sambil bermain game mengecasnya dengan charger seperti itu.
Walau begitu, untuk ponsel-ponsel modern memiliki keamanan akan mati sendiri ketika overheating untuk menjaga agar tidak terjadi kerusakan fisik.
Â
Apa Anda pernah percaya pada mitos-mitos di atas? Kita sebaiknya mengerti perkembangan baterai smartphon saat ini terus berkembang. Saat ini sedang berkembang ponsel unibody, baterainya tidak mudah untuk dilepas. Baterai-baterai seperti ini kabarnya lebih memiliki daya tahan yang lebih baik dan kapasitas yang lebih besar.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.