article

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut Dicontoh

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut Dicontoh

Suporter tentu sangat berpengaruh pada tim sepak bola. Kecintaan mereka kepada klub terwujud dengan aksi-aksi nyata mereka di tribun dan juga luar tribun. Hooligan, Ultras atau apapun namanya mereka cinta pada klubnya.

Sayangnya, ada segelintir fans fanatik yang tak mampu mengontrol dirinya hingga mencoreng nama klub mereka sendiri. Orang-orang tak bertanggung jawab ini merugikan klub, fans dan lawannya. Tak jarang kita lihat pertarungan antar fans, tawuran dan pengeroyokan. Mudah-mudahan kalian setuju tindakan seperti ini tindakan pengecut.

Pada bahasan kali ini kita akan coba melihat sepintas fans Persebaya FC (Bonek) dan Persib Bandung (Bobotoh/Viking). Kita tidak akan membahas tindakan kasar atau buruk kedua fans ini tak perlu di besar-besarkan- yang kita bahas adalah tindakan mereka yang perlu dipuji dan dicontoh selaku fans karena kita tahu, tidak sedikit fans yang benar-benar berjiwa fans dan mencintai klub ini.

ads

Mengapa kita bahas tindakan mereka yang positif? Karena media-media besar lebih suka dengan tindakan mereka yang buruk, kasar, jahat dan hal negatif lainnya, katanya itu lebih bernilai secara komersil.

 

Aksi Positif Bonek di Tribun

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut Dicontoh

Kekompakan fans sepak bola paling terlihat saat di tribun, menyanyi, yel-yel, gerakan dan aksi lainnya sangat jelas di sini. Bayangkan di satu stadion yang didominasi salah satu fans bernyanyi untuk seorang pemain, untuk timnya atau mengejek tim lawan, siapa yang tidak akan merinding, bagi tim yang di dukung mereka akan semakin semangat.

Kekompakan ini sering ditunjukkan fans Persebaya, mungkin yang paling kita ingat adalah saat Persebaya melakoni pertandingan persahabatan dengan Queen Park Rangers pada Juli 2012 di Gelora Bung Tomo. Pada saat itu kekompakan Bonek sangat jelas terlihat, sampai-sampai pemain-pemain Premier League tersebut terkesan dengan aksi mereka.

Salah satu yang kagum dengan Bonek adalah Clint Hill, dia mengatakan:

Mereka tidak pernah berhenti bernyanyi. Mereka menyalakan kembang api, flare. Bahkan ketika lampu padam, suasana justru menjadi lebih baik ketika para suporter menghidupkan cahaya, baik itu dari cahaya ponsel ataupun yang lain, dikutip dari bonek-suroboyo.blogspot.co.id.

Pelatih QPR saat itu, Mark Hughes juga terkesan, bahkan menurutnya aksi Bonek merupakan sambutan terhebat yang pernah di dapati:

Ini penyambutan terhebat yang pernah kami alami,

Salah satu momen yang paling sulit untuk dilupakan dan membuat bulu kuduk merinding adalah ketika lampu di Stadion GBT padam. Bukannya protes, marah atau kesal Bonek malah menyalakan lampu handphone atau entah cahaya dari apa pun yang mereka bawa. Aksi ini membuat GBT menjadi cantik karena tribun dikelilingi cahaya kecil yang begitu banyak. Pemain-pemain QPR tak tahan melihat ini dan mengabadikan momen tersebut.

Berikutnya Fanatisme Bonek

 

Fanatisme

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut Dicontoh

Kemanapun Persebaya main, Bonek tak pernah absen dan selalu datang dengan masa yang banyak entah itu pakai kereta, bus atau bahkan ada yang lebih nekat lagi demi bisa membela Persebaya. Kecintaaan Bonek pada Persebaya sangat besar.,tak jarang, Bonekmania rela absen kerja demi menonton Persebaya bertanding.

Di stadion, terutama untuk laga-laga penting mereka tidak lupa membawa spanduk besar yang benar-benar besar, flare bendera Indonesia dan lainnya. Aksi-aksi seperti ini yang tak jarang membakar semangat para pemain Persebaya.

Bonek (Bondo Nekat) memang sangat pas menjadi julukan fans Persebaya ini, mereka tak pernah tak berbondong-bondong dan nekat demi bisa memberi dukungan kepada tim kesayangannya.

Aksi di luar Stadion

Kita mungkin lebih sering melihat pemberitaan mengenai aksi buruk Bonek seperti rusuh, menyerang fans lainnya, merusak stadion. Satu yang perlu kita ingat, bukan hanya Bonek yang seperti itu, nyaris semua suporter di Indonesia bahkan di luar negeri melakukan hal yang sama.

Hampir setiap tahun Bonekmania berbagi takjil saat bulan Ramadhan bahkan saat sepak bola Indonesia tidak jelas nasibnya seperti saat ini. Mereka juga tidak jarang ikut kegiatan pelestarian lingkungan seperti menanam pohon dan membersihkan kota seperti yang mereka lakukan bersama Komunitas Nol Sampah Surabaya.Masih banyak aksi-aksi positif Bonek yang memang jarang sekali beritanya di sebarluaskan.

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut DicontohBonek berbagi takjil

Berikutnya Bobotoh

 

Aksi Bobotoh/Viking di Stadion

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut DicontohKoreo Bobotoh mirip aksi di Stadion Besar Eropa (Sumber:Okezone/Oris Riswan)

Viking atau Bobotoh tak kalah fanatik dari Bonek, kecintaan warga Jawa Barat pada pangeran biru bisa dibilang sampai ke sendi-sendi masyarakat dan semua lapisan. Ketika Persib main, ibu-ibu, anak-anak, orang tua, anak muda semua antusias menonton walau hanya dari televisi.

Sedikit mengenai fans yang tidak bisa hadir di stadion, ketika Persib main mereka akan memadati tempat-tempat yang memutar pertandingan tersebut tak peduli itu di pangkalan ojek, warung kecil atau di mana pun. Bahkan di kantor juga sama, karyawan menyempatkan diri menonton laga Persib.

Kecintaan pada Persib membuat fans Persib kompak dan pemberitaan miring mengenai mereka cukup jarang karena Viking atau Bobotoh dikenal lebih kalem. Tetapi, untuk masalah partisipasi pada tim kesayaannya ini mereka tidak tanggung-tanggung.

Salah satu Bobotoh yang sudah mengabdikan diri untuk Persib untuk waktu yang tidak sebentar adalah Yana Umar, sang jendral di tribun. Beliau adalah pemimpin fans Persib bahkan bunya hanya di Stadion. Viking/Bobotoh sangat menghormati pentolah Persib ini.

Masalah membuat bulu kuduk merinding ketika ada di tribun Viking jagonya, Anda bisa lihat beberapa contoh video ketika mereka ada di tribun di YouTube. Bukan hanya itu, Viking juga kreatif dalam membuat yel-yel untuk mendukung Persib. Mungkin Anda masih ingat ketika Bobotoh menampilkan koreo mirip di Camp Nou di tribun timur, utara dan selatan sambil menyanyikan mars Bagimu Persib. Mereka membentuk logo Persib dengan angka 95 di kiri dan 14 di kanan (1995 dan 2014 Persib juara liga). Ini mereka lakukan ketika laga Qatar National Bank (QNB) League 2015 di Jalak Harupat.

 

Fanatisme

Ridwan Kamil dan Farhan bayar nazar membotaki rambutnya bila Persib juara

Citra Viking/Bobotoh di mata publik lebih baik memang dibanding Bonek, mereka tidak se nekat rekan mereka dari Surabaya. Viking atau bobotoh lebih teratur ketika datang ke markas lawannya walau memang mereka juga tidak jarang membuat macet jalanan. Merek juga di atap mobil, melebihi kapasitas dan sebagainya. Tetapi ini semua dilakukan demi bisa mendukung Persib.

Saat ini, bukan hanya masyarakat Bandung yang menunjukkan kefanatikannya, Walikota Bandung, Ridwan Kamil pun ikut melebur bersama Bobotoh.

Masih sangat jelas diingatan tentunya ketika Persib berhasil menjuarai Piala Presiden pada tahun 2015, dia dan Bobotoh lainnya ramai-ramai memenuhi nazar mereka untuk gundul. Setelah itu mereka melakukan parade keliling kota dengan bus dan sepeda motor. Hal-hal seperti ini membuat masyarakat Bandung semakin cinta dengan pemimpinnya dan juga Persib.

Aksi di luar stadion

 

Aksi di luar Stadion

Viking/Bobotoh banyak mencatatkan aksi positif di luar stadion. Ketika terjadi longsor di Pengalengan pada Mei 2015 lalu Bobotoh ramai-ramai menyumbang dan aksi sosial lainnya membantu korban longsor. Dan kegiatan seperti ini bukan sekali saja, mereka selau aktif membantu meringankan beban masyarakat sekitar yang terna bencana.

Salah satu yang banyak menuai pujian adalah ketika Viking Campus memberikan bunga kepada mobil ber-plat B di Bandung. Aksi ini menunjukkan kalau Viking bukan berseteru dengan warga Jakarta, tetapi The Jack. Ini penting karena begitu banyak warga Jakarta yang datang setiap harinya untuk berwisata ke Bandung, kalau mereka semua takut, Bandung juga yang rugi.

 

Viking dan Bonek

Viking dan Bonek merupakan fans yang dulunya berseteru karena sama-sama sangat cinta klubnya masing-masing. Tetapi, akhirnya dua fans terbesar Indonesia ini akhirnya bisa menyatu, melupakan berbagai kesalahan keduanya di masa lalu.

Dari sini kita bisa lihat fans bola yang sudah lama bermusuhan masih bisa berdamai dan saling mendukung. Ketika Persib tanding Bonek hadir dan juga sebaliknya. Hal seperti ini tidak jarang terjadi membuat kedua fans ini semakin dekat.

 

Inilah foto-foto bukti nyata dari kedua FANS Bola terbaik di Indonesia yaitu Bobotoh dan Bonek yang selalu setia mendukung Club jagoannya Persib Bandung dan Persebaya FC.

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut Dicontoh

 

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut Dicontoh

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut Dicontoh

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut Dicontoh

Bonek dan Bobotoh, Ini yang Patut Dicontoh

 

Selanjutnya lihat Video Dokumeter FANS Bola terbaik di Indonesia yaitu Bobotoh dan Bonek.

 

Inilah Video  Bobotoh dan Bonek yang membuat Club Persib Bandung dan Persebaya FC selalu kompak dan solid.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads