article

Kok Iklan Bisa Tahu Apa yang Mau Kita Cari? Apa Kita Di Awasi?

Kok Iklan Bisa Tahu Apa yang Mau Kita Cari? Apa Kita Di Awasi?

 

Bandung, Plimbi.com -- Pernah ga sih kamu ngerasa kaya diikutin sama iklan? misalnya, habis cari sepatu putih di platform jualan online atau marketplace terus pas kamu buka aplikasi instagram, youtube tiba tiba iklan sepatu nya muncul lewat platform tersebut. Padahal kamu cuma buka nyari sekali doang. Rasanya hp kita kaya ada yang ngawasin dan bisa dengerin pikiran kita. kelihatan serem, tapi ini bukan secara kebetulan, ini adalah teknologi iklan digital zaman sekarang yang biasa di sebut iklan bertarget. 

Baca Juga : https://www.plimbi.com/article/180044/7-alat-rumah-pintar-yang-bikin-hidup-lebih-praktis

ads

1. Pernah Ngerasa Diikuti Iklan?

Kamu pernah engga iseng nyari suatu produk di internet terus ga lama kemudia iklan tersebut muncul lewat media sosial seperti instagram, youtube, dan masih banyak lagi. Rasanya kaya di awasin seseorang padahal asli nya engga benar benar ada yang ngawasin. iklan itu muncul karena teknologi yang nama nya  iklan bertarget alias targeted adversting. 

2. Apa Itu Iklan Bertarget?

Dulu, iklan disebar ke semua orang tanpa pandang bulu. Misalnya iklan sabun yang biasa tayang di TV jam berapa pun, siapa pun yang nonton ya nonton aja. Nah sekarang, dunia digital lebih pinter.

Iklan di internet itu di sesusaikan dengan minat konsumen. Bahkan berdasarkan apa yang baru saja kita cari, kita tonton, atau klik. Makanaya, iklan yang muncul seolah olah tau apa saja benda yang kita butuhkan

3. Gimana Cara Mereka Tau

Ada beberapa cara kenapa iklan bisa muncul. Di balik layar ada sistem yang mencatat apa saja yang kamu lakukan saat online.

a. Cookies

Cookies adalah file kecil yang disimpan browser setiap kamu buka situs. Cookies ini bisa menyimpan info kayak halaman apa yang kamu buka, produk yang kamu lihat, bahkan berapa lama kamu stay di halaman itu. Jadi kalau kamu klik sepatu, cookies itu nyatet: "Orang ini suka sepatu."

b. Pixel Tracking

Pixel ini semacam mata-mata kecil tak terlihat di halaman web. Misalnya kamu buka halaman produk, pixel ini bakal kirim sinyal ke sistem iklan, “Orang ini minat sama barang ini, ya.” Nanti, sistem iklan akan nyari tempat lain buat nampilin produk serupa ke kamu, bisa di Instagram, Facebook, atau situs berita.

3. Apakah Ini Melanggar Privasi?

Sebenarnya ini nggak langsung berbahaya, karena sistemnya memang dibikin buat bantu pengiklan. Tapi, kalau kamu nggak sadar bahwa aktivitasmu dilacak, rasanya bisa ganggu juga.

Makanya, sekarang banyak situs muncul pop-up yang nanya: "Apakah Anda setuju dengan penggunaan cookies?" Itu sebenarnya adalah cara untuk minta izin ke kamu. Sayangnya, kebanyakan orang asal klik "Setuju" tanpa baca.

4. Bisa Gak Kita Menghindarinya?

Bisa aja, Kalau kamu nggak nyaman dilacak terus, ini beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

  • Bersihin cookies & history browser secara rutin. Di pengaturan browser, kamu bisa pilih hapus data penjelajahan.
  • Gunakan mode incognito kalau lagi cari-cari barang pribadi atau sensitif.
  • Jangan sembarangan login pakai akun sosial media ke situs atau aplikasi baru.
  • Gunakan browser yang fokus ke privasi, seperti DuckDuckGo atau Brave. Browser ini bisa otomatis blok pelacak.

Perlu diingat juga, meskipun kamu udah batasi, selama kamu aktif online, tetap ada kemungkinan data kamu digunakan.

Kesimpulan

Iklan itu kelihatan kayak “tahu isi kepala kita”, padahal sebenarnya mereka Cuma pintar ngebaca jejak digital yang kita tinggalkan. Setiap klik, pencarian, bahkan setiap scroll semuanya bisa dipakai untuk menyusun profil kamu sebagai target iklan.

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads