article

Apakah IoT Akan Membunuh Pekerjaan Manusia atau Justru Sebaliknya?

Apakah IoT Akan Membunuh Pekerjaan Manusia atau Justru Sebaliknya?

Perkembangan Revolusi Industri Dari Masa ke Masa

Bandung, Plimbi.com -- Internet of Things (IoT) adalah teknologi yang memungkinkan benda fisik di sekitar kita bisa terhubung ke internet dan melakukan komunikasi tanpa campur tangan dari manusia. Dalam beberapa tahun terakhir, penerapan IoT bisa di bilang semakin luas, mulai dari rumah, kantoran, industri, hingga pertanian. Bersamaan dengan itu, muncul beberapa pertanyaan yang cukup serius sehingga patut di renungkan “apakah IoT suatu saat akan menggantikan pekerjaan manusia?”, kalau di lihat lihat tidak sedikit pekerjaan manusia perlahan lahan sudah di gantikan oleh mesin dengan teknologi IoT. Oke pada kali ini kita akan membahas beberapa pekerjaan manusia yang sudah di gantikan oleh IoT dan membahas apakah ini pertanda baik atau buruk.

Baca Juga: https://www.plimbi.com/article/179936/ketahui-lebih-dekat-apa-itu-internet-of-things-iot

ads

Dulu Dikerjakan Manusia, Sekarang oleh IoT

Salah satu kelebihan atau kekuatan utama IoT adalah kemampuannya dalam melakukan pekerjaan secara otomatis, cepat dan lebih akurat. Karena alasan inilah banyak pekerjaan yang sebelumnya melibatkan interaksi manusia, sekarang bisa di ambil alih oleh perangkat pintar.

Beberapa contoh nyata:

  • Petugas pencatat meteran listrik/air : sekarang banyak rumah yang menggunakan smart meter yang secara otomatis mengirimkan data pemakaian ke server pusat tanpa perlu petugas datang ke rumah.
  • Petugas parkir : Di banyak kota, sudah banyak sistem parkir secara otomatis menggunakan sensor IoT untuk mendeteksi apakah suatu tempat kosong atau terisi. Pembayarannya pun bisa dilakukan lewat aplikasi.
  • Petani penyiram tanaman: sistem irigasi pintar sekarang mampu menyiram tanaman secara otomatis berdasarkan kelembapan tanah dan cuaca.

Dari beberapa contoh tersebut kita bisa simpulkan bahwa pekerjaan rutin dan manual mulai digantikan oleh sistem otomastis, terutama di bidang operasional dan pemantauan

Efisiensi vs Pengurangan Tenaga Kerja

Penerapan IoT tentu membawa efisiensi yang luar biasa. Mesin bisa bekerja secara terus menerus tanpa merasa lelah, tanpa libur, lebih cepat dan akurat. Namun, ini juga memunculkan kekhawatiran, apakah dengan adanya teknologi akan mengurangi kebutuhan tenaga kerja manusia?

Mungkin dalam jangka waktu yang dekat, bisa jadi pekerjaan yang sifatnya berulang dan tidak membutuhkan analisa mendalam memang berkurang di gantikan oleh mesin. Beberapa orang mungkin akan kehilangan pekerjaannya karena peran mereka telah di gantikan oleh teknologi. Hal ini sangat berdampak di sektor industri dan logistik, dimana sistem otomatisasi bisa menangani tugas yang dulunya di kerjakan oleh banyak karyawan. Tapi di sisi lain, hadirnya teknologi juga bisa menciptakan peluang baru.

IoT Tidak Sepenuhnya Menghilangkan Pekerjaan

Penting untuk di pahami bahwa teknologi tidak semata mata menghapus pekerjaan yang di lakukan oleh manusia, tapi hanya menggeser jenis pekerjaan itu sendiri. Dengan adanya IoT, muncul kebutuhan baru di bidang:

  • Pemrograman dan integrasi sistem
  • Manajemen dan pemeliharaan perangkat IoT
  • Keamanan siber dan proteksi data
  • Data analyst untuk membaca hasil sensor dan mengubahnya jadi keputusan

Contohnya, saat seorang petani tidak  lagi menyiram secara manual karena ada sistem irigasi otomatis, bukan berarti peran nya hilang. Ia justru bisa naik tingkat belajar cara membaca data kelembapan tanah dari dashboard, atau memahami kapan waktu tanam terbaik berdasarkan data cuaca yang di berikan oleh sistem IoT.

Manusia Masih Punya Peran yang Tidak Bisa Tergantikan

Sejauh apapun teknologi berkembang, ada satu hal yang tetap tidak bisa digantikan yaitu: intuisi, kreativitas, dan empati manusia. IoT sangat baik untuk tugas yang terstruktur dan berulang, tapi keputusan strategis, komunikasi, dan inovasi tetap membutuhkan manusia.

Kita masih membutuhkan pemikir, pengembang, pelatih, dan pengambil keputusan. Teknologi bisa memproses data, tapi manusia lah yang menentukan arah dan tujuan dari data tersebut.

Kesimpulan: Ancaman atau Peluang?

Apakah IoT membunuh pekerjaan manusia? Jawabannya: tidak sepenuhnya. Ia memang mengambil alih beberapa tugas manual yang di kerjakan oleh para karyawan sebelumnya, tapi juga membuka peluang pekerjaan baru yang lebih menantang, lebih strategis, dan bahkan lebih menyenangkan.

Daripada melihat IoT sebagai sebuah ancaman lebih baik jika kita melihat nya sebagai dorongan untuk beradaptasi, belajar hal baru, dan berkembang. Dunia kerja memang berubah seiring perkembangan teknologi, tapi bukan berarti manusia tersingkirkan, kita hanya perlu bergeser ke peran yang lebih tinggi.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads