Pernahkan kamu merasa saat menggunakan suatu aplikasi, aplikasi tersebut dapat memberikan apa yang kamu inginkan bahkan sebelum kamu mencarinya? inilah yang disebut dengan sistem rekomendasi yang digunakan pada aplikasi.
Apa itu Sistem Rekomendasi?
Sebelum mengetahui cara kerja dari sistem rekomendasi, mari kita kenali apa itu sistem rekomendasi itu sendiri. Sistem rekomendasi adalah sistem otomatis yang menganalisis kebiasaan pengguna di dalam suatu aplikasi untuk memberikan rekomendasi baru yang sesuai dengan apa yang disukai oleh pengguna. Sistem ini memprediksi apa saja yang mungkin pengguna sukai yang diperoleh dengan menggunakan data seperti dari pencarian sebelumnya. Sistem ini sudah digunakan dalam banyak aplikasi yang menyediakan konten digital dan e-commerce. Dengan begitu aplikasi yang kita gunakan dapat menganalisis riwayat dari konten yang kita cari, lalu dapat memberikan konten serupa yang mungkin kita akan sukai.
Mengapa sistem rekomendasi ini banyak digunakan?
Ini disebabkan penggunaan sistem rekomendasi bertujuan untuk meningkatkan penjualan atau penggunaan konten dari riwayat pengguna agar dapat memprediksi apa yang kita sukai dan mungkin tertarik, dan tentunya juga meningkatkan kepuasan kita juga sebagai pengguna.
Bagaimana sih caranya bekerja?
Ada beberapa metode yang digunakan untuk membuat sistem rekomendasi, yaitu:
1. Collaborative-filitering
Metode ini akan memberikan rekomendasi yang dikumpulkan dari banyak pengguna. Sistem akan menganalisis pola dari kesukaan pengguna, jika salah satu pengguna A dan B menyukai konten yang sama yaitu konten 1 dan 2, dan pengguna A juga menyukai konten 3, maka sistem akan merekomendasikan konten 3 ke pengguna B. Intinya, collaborative-filtering ini menggunakan kumpulan data dari banyak pengguna untuk memberikan rekomendasi konten kepada kita.
2. Content-based filtering
Metode ini memberikan rekomendasi yang didapat dari kemiripan konten yang kita sukai. Seperti pada saat kita menyukai konten A, sistem akan merekomendasikan konten lain yang mirip dengan konten A.
3. Knowledge-based
Sedikit berbeda dari dua metode sebelumnya, metode ini memberikan rekomendasi tidak dari interaksi kita saat menggunakan aplikasi. Tetapi metode ini akan memberikan rekomendasi dari ketentuan yang kita berikan pada awal penggunaan aplikasi. Contohnya, pada saat kita menggunakan Spotify pertama kali, sistem akan memberikan rekomendasi pertama dan kita diminta untuk memilih apa yang kita sukai seperti genre apa yang kita suka, artis siapa saja yang kita sering dengar. Dengan begitu sistem akan memberikan rekomendasi dari data yang kita berikan.
4. Hybrid filtering
Singkatnya, metode ini menggunakan kombinasi dari metode rekomendasi lainnya agar dapat memberikan rekomendasi yang lebih akurat dari konten yang kita sukai.
Nah, dari beberapa metode tersebut sistem rekomendasi yang paling banyak digunakan adalah metode Hybrid dan Collaborative-filtering. Ini karena terbukti dari banyaknya penelitian yang menggunakan dua metode ini untuk membuat sistem rekomendasi aplikasi mereka. Metode sistem rekomendasi Hybrid ini digunakan karena metode seperti content-based filtering dan collaborative-filtering masih memiliki kekurangan, metode sistem rekomendasi hybrid digunakan dengan menggabungkan kelebihan dari kedua metode tersebut agar dapat menghasilkan rekomendasi yang lebih akurat untuk kita sebagai pengguna.
Lalu, mengenai metode sistem rekomendasi collaborative-based filtering ini sistem akan mengambil konten yang pernah disukai pengguna dan menganalisis pilihan pengguna dari riwayat sebelumnya. Selanjutnya sistem akan mencari konten yang mungkin sama kemiripannya, konten yang mempunyai tingkat kemiripan yang paling tinggilah yang akan dijadikan rekomendasi baru kepada pengguna.
Kesimpulannya, beberapa metode ini merupakan cara yang digunakan untuk membuat sistem rekomendasi yang dipakai di banyak aplikasi untuk meningkatkan penggunaan ataupun harga jual dan dapat meningkatkan kepuasan kita sebagai pengguna aplikasi dari konten-konten yang kita sukai. Seperti halnya kita sedang berbelanja pada toko, dan dalam toko terdapat rak-rak produk yang dapat kita pilih dengan mudah. Dengan begitu sistem rekomendasi ini juga memudahkan kita dalam pemilihan konten yang kita butuhkan
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.