article

Membuat Antarmuka Web dengan Mudah? Mari Mengenal Apa itu Tailwind CSS

Membuat Antarmuka Web dengan Mudah? Mari Mengenal Apa itu Tailwind CSS

Bagaimana caranya membuat desain antarmuka web yang menarik dan mudah? Kita sebagai developer tentunya ingin tahu cara membuat sesuatu dengan kemudahan dan efisiensi. Terutama pada bagian desain antarmuka pengguna, tentunya kita ingin membuat sesuatu sesuai keinginan kita agar terlihat indah dan menarik. Adam Wathan, Steve Schoger, dan timnya telah menciptakan framework CSS pada November 2017 yang bertujuan untuk memudahkan penciptaan antarmuka pengguna yang fleksibel sesuai kebutuhan, framework ini diberi nama Tailwind CSS. Dengan begitu, marilah mengenal apa itu Tailwind CSS!

Apa itu Tailwind?

Tailwind CSS adalah utility-first framework CSS yang di dalamnya terdapat kumpulan utility classes dibuat untuk mempermudah pembuatan aplikasi web menggunakan desain kustom dengan cepat, kita bisa membuat desain khusus sesuai kebutuhan tanpa harus menulis CSS khusus, ini membuat peningkatan pada konsistensi dan efisiensi kerja kita. 

Dan apa yang dimaksud dengan utility-first classes? ini adalah utilitas tingkat rendah yang digunakan untuk membuat desain di dalam HTML. Developer hanya perlu memberikan nama utility dengan nama yang sesuai kebutuhan dan tujuan yang diperlukan, agar nama tersebut dapat dipahami oleh semua orang yang menggunakannya. Contoh nya dalam Tailwind, kita cukup memasukan p-4 untuk menggunakan padding dan m-4 untuk menggunakan margin. Tailwind menyediakan kita kontrol sendiri terhadap layout, warna, spasi, tipografi, bayangan, margins dan lain-lain agar kita dapat menyesuaikan komponen yang dibutuhkan sesuai keinginan. Dengan Tailwind CSS, mendesain dan mengembangkan antarmuka menjadi lebih cepat dan mudah. Bagi kita selaku developer terutama pada bagian front-end ingin membuat desain antarmuka yang menarik dimana kita dapat bebas untuk berkreasi desain antarmuka.

ads

 

Apa saja fungsi dari Tailwind?

Dari yang telah digambarkan sebelumnya, Tailwind memberikan kemudahan dan kebebasan untuk pembuatan antarmuka pengguna, ini disebabkan Tailwind memiliki berbagai fungsi untuk memberikan kelebihan tersebut.

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari Tailwind CSS yang memudahkan kita sebagai developer dalam melakukan pengembangan:

1. Mengurangi penulisan CSS khusus:
Dalam Tailwind, kita sebagai developer dapat mengatur bagaimana tampilan dari komponen yang digunakan dengan menggunakan kelas-kelas yang sudah terdapat pada HTML dan kita juga dapat membuat desain khusus untuk tujuan tertentu tanpa perlu menulis CSS nya.
 

2. Kode CSS menjadi sedikit

Karena kita tidak perlu menulis CSS untuk suatu desain khusus dan kita dapat menggunakan CSS yang sudah ada untuk membuat komponen baru. Ini membuat penulisan CSS berkurang dari yang biasanya digunakan jika kita tidak menggunakan Tailwind.

 

3. Mencegah penamaan yang membingungkan

Kita tidak perlu mencari-cari nama kelas untuk desain dan komponen tertentu yang dimana nama tersebut dapat membuat kita kebingungan karena kerumitannya ataupun inkonsistensi nya. Dengan Tailwind, kita  dapat memilih dan menggunakan kelas kelas yang dibuat dari yang sudah ditentukan sebelumnya.

 

4. Perubahan lebih aman dan fleksibel

Biasanya saat menggunakan CSS terdapat kemungkinan rusak nya halaman ataupun komponen yang sudah kita buat jika kita melakukan perubahan pada CSS tersebut, yang dimana ini dapat menjadi masalah yang mengganggu hingga dapat menurunkan efisiensi kerja. Untungnya, kelas utilitas pada HTML bersifat lokal sehingga tidak akan merusak bagian bagian yang sudah kita buat di halaman website tersebut.

 

5. Responsivitas yang baik

Kelas-kelas yang terdapat pada Tailwind telah dioptimalkan untuk responsivitas yang baik dan mudah digunakan agar developer dapat dengan mudah mengubah tampilan sesuai dengan tujuan dan yang diinginkan.

 

Apa perbedaannya dengan Bootstrap? 

Bukankah Bootstrap menyediakan komponen siap pakai juga seperti Tailwind CSS? Ya, Bootstrap menyediakan komponen siap pakai yang memudahkan pembuatan layout standar, dropdown, toast, dll, tetapi saat menggunakan Bootstrap biasanya kurang fleksibel dan bebas jika kita menginginkan komponen sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Sedangkan dengan menggunakan Tailwind, kita tidak disediakan komponen siap pakai layaknya pada Bootstrap dengan template bawaannya. Namun, ini menjadi poin utama dalam penggunaan Tailwind, dimana kita sendiri yang mengontrol penuh dari pembuatan komponen tersebut dan dapat digunakan kembali sesuai kebutuhan.

Kesimpulannya, Tailwind CSS adalah utility-first framework yang diciptakan untuk memenuhi tujuannya, yaitu sebagai framework CSS yang fleksibel dan dapat digunakan kembali sesuai kebutuhan antarmuka pengguna dalam sebuah proyek. Layaknya kita sedang membangun istana pasir sendiri, dimana kita dengan bebas membuat bagian bagiannya sesuai dengan yang kita inginkan. Dengan menggunakan Tailwind CSS, kita dapat membuat dan mengembangkan antarmuka pengguna yang dapat dilakukan dengan lebih cepat dan mudah, meningkatkan efisiensi pengembangan dan memastikan konsistensi pada desain.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads