Saat ini bisa dikatakan bahwa media sosial telah menjadi bagian dari gaya hidup. Dengan media sosial, kita bisa terhubung dengan orang-orang lain yang berada di luar sana. Kita bisa saling berbagi informasi bahkan menemukan teman-teman lama. Berbagai media sosial pun bermunculan dan uniknya dapat terhubung satu sama lain antar media sosial. Semua bentuk media sosial pun berlomba-lomba mengembangkan fitur yang ada demi memanjakan para penggunanya.
Secara umum, media sosial memang bermanfaat bagi kehidupan. Namun penggunaan secara berlebihan ternyata dapat  memberi pengaruh negatif dalam kehidupan kita. Entah kita sadar atau tidak, tapi itulah kenyataannya. Tidak melulu harus membahas tentang dampak positif dari media sosial, kita pun juga membahas apa saja dampak negatif yang ditimbulkan jika terlalu sering menggunakan media sosial. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya.
1. Mengakibatkan kecanduan bagi penggunanya
Bermain dengan media sosial memang menyenangkan. Kita bisa tahu apa saja yang dilakukan oleh teman-teman kita, berjumpa kembali dengan kawan lama, mendapat kenalan baru, serta mendapat segudang informasi yang terus dibagikan oleh sesame pengguna. Tapi hal-hal menyenangkan tersebut jadi sayang untuk dilewatkan sehingga kita enggan meninggalkannya. Jadilah kita sangat tergantung dengan medis sosial bahkan parahnya bisa samapi kecanduan. Sehari tanpa media sosial seolah terasa lama sekali.
2. Mengalami kesulitan berkomunikasi
Orang yang kecanduan media sosial kadang susah bersosialisasi dengan orang sekitar. Hal ini terjadi karena kita terlalu sering beraktivitas di media sosial yang notabene adalah dunia maya. Akhirnya kita pun lupa bagaimana cara bersosialisasi di dunia nyata. Kita kerap membagikan foto makanan di media sosial tapi lupa bahwa ada orang-orang di sekitar kita yang butuh makanan tapi kita tidak memberikannya.
3. Menimbulkan sikap tidak empati pada lingkungan sekitar
Pepatah “media sosial mampu mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat†sepertinya memang benar adanya. Kadang kita terlalu asyik mengobrol di media sosial sehingga akhirnya kita lupa bahwa ada orang di dekat kita. Lucunya, orang di dekat kita juga sibuk bermain dengan media sosialnya. Jadilah kita terlihat seperti orang asing padahal kenyataannya di dunia nyata kita adalah teman. Kita selalu menunduk menatap layar ponsel dan lupa mengangkat kepala walau hanya untuk sekedar melihat apa yang sebenarnya terjadi di sekitar kita.
4. Mengakibatkan gangguan kesehatan pada fisik
Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan fisik, utamanya kesehatan mata. Mata yang terlalu lama menatap layar ponsel maupun computer dapat terkena radiasi yang menyebabkan mata jadi perih. Bahkan pada beberapa kasus dapat mengalami kebutaan akibat kuatanya radiasi ponsel maupun komputer.
5. Menanamkan  pengaruh dari budaya luar
Media sosial dipakai oleh seluruh orang-orang di seluruh dunia. Maka dari itu, tidak heran jika kita dapat melihat budaya-budaya asing yang kadang tidak sesuai dengan budaya kita. Budaya asing itupun akhirnya tertanam di memori yang sayangnya lebih kita ingat dari pada budaya sendiri. Alhasil kita pun meniru budaya-budaya tersebut meskipun tidak sesuai dengan budaya kita.
6. Memecah hubungan
Aktivitas yang berlebihan di media sosial kadangkala membuat pasangan kita kesal karena merasa tidak diperhatikan bahkan ada yang cemburu karena timbul rasa curiga. Pasangan kita bisa saja curiga karena menganggap kita telah punya idaman lain. Demikian pula sebaliknya. Tak ayal pertengkaran pun terjadi  hanya karena persoalan sepele. Memang tidak semua pasangan bersikap demikian, tapi ada beberapa yang begitu.
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.