article

Mempopulerkan Lagu Lawas : “Kokoro No Tomo” Di Suginami - ku, Jepang

Mempopulerkan Lagu Lawas : “Kokoro No Tomo” Di Suginami - ku, Jepang

Di Indonesia terutama kota – kota besar, siapa sih yang tidak kenal lagu “Kokoro no Tomo” yang dilantunkan apik oleh Mayumi Itsuwa ?

Hampir semua orang di Indonesia mengenal lagu ini. Bahkan menurut Wikipedia dalam Bahasa Jepang menyebutnya sebagai, “Dai ni Kokka” alias lagu kebangsaan kedua di Jepang. Sepopuler inikah lagu ini di negara asalnya ?

Lagu yang dipopulerkan pertama kali oleh Mayumi Itsuwa, seorang penyanyi kawakan Jepang ini mulai masuk dan merasuki hati publik Indonesia terutama kaum wanitanya pada tahun 1980-an dimana ada banyak sekali pertanyaan yang muncul, kenapa lagu ini bisa begitu populer di Indonesia ( sebenarnya tidak hanya di Indonesia saja, tapi juga wilayah Asia Tenggara ) ?

ads

Pada prinsipnya, lagu di atas sebenarnya memang easy - listening alias enak didengar oleh siapa saja, melankolis dan cocok didengar oleh publik khususnya orang - orang Asia Tenggara yang gemar mengkoleksi lagu – lagu melankolis dan banyak digemari di Hong Kong dan Taiwan. Meskipun pada kenyataannya, pertama kali lagu ini dikenalkan kepada publik, kurang begitu populer di Jepang khususnya kaula muda, tapi Ia masih cukup populer dikalangan generasi agak tua. Merupakan lagu yang banyak dianugerahi dengan penghargaan sebagai salah satu lagu terbaik di sepanjang tahun 2005 – 2006 dimana ia masih sering tampil di televisi nasional, NHK atau muncul sebagai bintang tamu di SMAP X SMAP, merupakan acara televisi dengan host grup band SMAP, boyband era tahun 1990-an yang tetap populer hingga sekarang dibeberapa kota di Jepang dengan salah satu anggotanya bernama Kimutaku alias Kimura Takuya, si legendaris artis ganteng serba bisa dari Jepang.

Dalam Bahasa Indonesia, lagu “Kokoro no Tomo” diterjemahkan menjadi “Teman Hati tak Terpisahkan” oleh grup band Zivilia atau menjadi “Soul Mate” saat dinyanyikan secara duet oleh bintang Indonesia Idol Delon dan Mayumi sendiri. Dan nyatanya lagu ini begitu populer di kalangan masyarakat Indonesia sekitar tahun 1980-an sempat melejit. Pada tahun 2006 ada versi duet Delon dan Mayumi, pada tahun 2011, Zivilia kembali mempopulerkannya hingga tahun 2013, sebuah program televisi swasta di Jepang menampilkan dengan judul yang sama di hadapan publik Indonesia dan Jepang dan berhasil melekat di hati masyarakat Indonesia.

Mayumi Itsuwa lahir pada tanggal 24 Januari 1951, saat ini sudah berumur 66 tahun adalah penyanyi dan penulis lagu dari Jepang. Pada tahun 1980-an, lagu Mayumi Itsuwa banyak yang populer di Asia Tenggara bahkan benua Eropa. Di Indonesia, lagunya yang paling dikenal adalah "Kokoro no Tomo" dan "Amayadori.

Pada bulan Oktober 1972, karier di dunia rekaman dimulainya dengan menampilkan singel perdana, ShÃ…jo yang dirilis CBS Sony. Album pertamanya berjudul Itsuwa Mayumi / ShÃ…jo direkam di Crystal Studio, California, Amerika Serikat bersama dengan artis lainnya bernama Carol King ikut serta dalam rekaman album tersebut dan selanjutnya Mayumi Itsuwa membuat rekaman untuk dirilis di Perancis.

Di Jepang, album Aozora yang dirilis tahun 1977 diluar dugaan sukses disambut oleh penggemar musik Jepang sebagai wakil genre city pops yang mirip Adult Oriented Rock atau Wasei Pops dan J-Pop. Singel berjudul "Koibito yo" yang dirilis tahun 1980 ini menjadikan namanya dikenal di seluruh Jepang. Lagu "Koibito yo" sendiri dimaksudkan untuk ditonjolkan di sisi B singel piringan hitam, tapi dianggap cukup bagus untuk dipindahkan ke sisi A. Lagu "Koibito yo"' menjadi populer di Jepang dan berhasil mengantongi penghargaan emas versi Japan Record Award.

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads