article

Batik Sumbawa

Batik Sumbawa

Batik Sumbawa saat ini banyak digemari oleh turis mancanegara karena selain karyanya halus juga saat ini banyak tersedia grosir yang menjual bati Sumbawa dengan harga tangan pertama yaitu cukup terjangkau. Dikenal sejumlah motif geometri misalnya : garis – garis segitiga, segi empat, jajaran jenjang dan segi delapan. Motif garis – garis diharapkan dapat mengingatkan anda agar dimana pun berada haruslah menjadi orang  jujur dan tegas seperti nenek moyang kita pada jaman dulu. Segitiga ( pada umumnya berbentuk kerucut ) menunjukkan makna adanya  kekuasaan tertinggi ada di tangan Allah. Segi empat dan jajaran genjang / jenjang merupakan simbol kebersamaan dan hidup rukun dengan tetangga dan kerabat. Segi delapan mensyaratkan seorang pemimpin dalam sebuah negara / tempat haruslah memenuhi delapan persyaratan yaitu dia adalah orang yang beriman dan bertaqwa, mau bekerja keras dan memiliki ilmu dan pengetahuan yang luas, cerdas nan terampil, bertutur kata halus dan sopan, bertingkah laku sopan, berasal dari keturunan yang baik, sehat, dan mampu memenuhi standar kebutuhan hidup sehari – hari yang layak.

Nah di Pulau Sumbawa merupakan salah satu pulau - pulau yang termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Seperti halnya di daerah lain dari kawasan timur Indonesia, sejarah batik Sumbawa sebenarnya masih sangat muda tetapi sudah banyak yang mengenalnya.

Bahkan Pemprov NTB membantu dengan meluncurkan batik khas NTB pada pertengahan Februari tahun 2010 yang lalu, sekaligus menetapkan SMK Negeri 5 Mataram sebagai salah satu pusat kerajinan batik nasional khas NTB khususnya Sumbawa. Batik khas NTB ini diberi nama  Sasambo dimana kain batik Sasambo mewakili tiga etnis suku di NTB : suku Sasak di Pulau Lombok, Samawa dan Mbojo di Pulau Sumbawa.

ads

Penetapan pusat batik tradisional ini pada lembaga pendidikan formal di sebuah sekolah seperti di atas adalah menjadi berbeda dari daerah lainnya. Kebijakan ini patut dijadikan contoh bagi sekolah atau daerah – daerah lainnya yang ternyata mampu mengangkat ‘gengsi’ SMK - Sekolah Menengah Kejuruan di masyarakat luas.

Pemerintah Nusa Tenggara Barat selanjutnya akan menjadikan kain batik Sasambo sebagai salah satu pakaian batik resmi lokal NTB. Kebijakan ini dirintis dengan cara yang sederhana yaitu dengan mewajibkan pegawai negeri sipil hingga pengawai bank dan SPG / SPB menggunakan baju batik selama mereka bekerja dalam seminggu setiap hari yaitu Rabu / Kamis.

Kebijakan tersebut di atas dipicu oleh pengakuan UNESCO tentang kain batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia dimana pada awalnya pemerintah NTB merasa prihatin pada kemunduran industri tenun ikat tradisional yaitu dari semula berjumlah 11 menjadi tiga perusahaan saja. Penyebab  yang lain adalah kain batik telah lama dimanfaatkan sebagai salah satu bagian dari pakaian tradisional sebagian masyarakat di daerah ini hingga ke pelosok – pelosok desa, hanya saja belum mempunyai tradisi membatik yang serius dilakoni oleh beberapa pelaku bisnis UKM.

Motif batik juga belum cukup berkembang meskipun saat ini ada beberapa pelaku bisnis kain batik UKM yang mulai menekuni inspirasi dari motif tenun.  Tenun ikat Sumbawa mempunyai corak warna dan motif yang khas cenderung unik. Warna dasar alami yakni warna pohon dan tanah sangat cantik dipadu dengan motif tumbuhan atau hewan seperti motif ”Kelotok Sapi” – gantungan kayu kotak yang berbunyi aneh dan biasa diikat di leher sapi. Ada motif kangkung liar di sungai yang mengandung makna tentang makanan khas orang Sumbawa, motif cabe, mutiara, gerabah, serta rumah panggung.

Seperti halnya di daerah lain, motif hiasan tenun Sumbawa memang diciptakan untuk menyebarkan makna khusus di dalamnya misalnya serumpun bunga akan mengingatkan anda sebagai seorang perempuan yang memiliki banyak manfaat bagi dirinya, juga berguna bagi orang lain.  Bunga setangkai sebagai simbol kehidupan keluarga yang sakinah mampu mewujudkan kebahagiaan bagi anggota keluarga, kerabat, tetangga dan masyarakat.  Bunga nenas merupakan simbol dari 99 sifat utama Allah yang wajib untuk anda jadikan pedomanan dan diteladani.  Bunga rebung mengandung makna hidup yang mesti anda jalani dengan penuh semangat.

Sedangkan untuk motif satwa oleh masyarakat setempat memberikan makna secara beragam. Motif ‘burung’ melambangkan  roh orang yang telah meninggal biasanya adalah dari para leluhur tokoh – tokoh masyarakaty setempat. Reptile ( buaya, kadal, ular ) dianggap sebagai penjelmaan roh nenek moyang, kepala suku atau orang terkemuka dalam sebuah suku dalam masyarakat. Kuda dan gajah  dianggap sebagai kendaraan suci para roh orang yang meninggal. Katak, kura - kura dan ular dianggap sebagai salah satu lambang dunia bawah atau kelompok manula. Sedangkan kerbau menjadi lambang kesuburan, atau sebagai penolak kejahatan.

Demikian kami menjelaskan semoga bermanfaat !

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads