article

Timphan Labu Kuning Sarikaya Pandan

Timphan Labu Kuning Sarikaya Pandan

Apabila suatu hari nanti anda berkesempatan untuk liburan ke Aceh maka jangan lupa untuk berburu wisata kuliner buat mencicipi aneka sajian khas orang Aceh yang terkenal kaya akan rempah – rempah untuk menu sarapan makan besar atau kue basah yang berasa manis sebagai dessert, dimana cara membuatnya sangat mudah, salah satunya adalah timphan labu kuning sarikaya pandan di bawah ini yang berbahan dasar dari sayur labu kuning banyak terdapat di Aceh terutama pada pasar – pasar tradisionalnya :

 Bahan - bahan

  1. 500 gram tepung ketan

    ads

  2. 750 gram labu kuning

  3. 1 sdt garam

  4. 5 butir telur ayam kampong

  5. 500 ml santan kental

  6. 10 lbr daun suji

  7. 3 lembar daun pandan wangi

  8. 50 gram terigu

  9. 250 gram gula pasir

  10. Secukupnya minyak goreng

  11. Daun pisang muda untuk membungkus isi

Langkah membuat :

Kupas dan bersikan / cuci labu kuning, lalu potong - potong dan kukus dengan cara tradisional lebih disarankan, setelah itu haluskan dengan menggunakan blender hingga membentuk pasta.

Selanjutnya campurkan tepung ketan, labu dan sedikit garam.

Uleni adonan sampai menjadi kalis.

Kemudian bentuk adonan yang telah kalis di atas menjadi bola – bola sebesar kelereng / bola bekel.

Selanjutnya letakkan dua butir adonan di atas selembar daun pisang yang telah diolesi dengan sedikit minyak goreng.

Masak santan, kuning telur yang sudah dikocok hingga mengembang, gula pasir, terigu serta air daun suji dan pandan yang telah diblender dan disaring, dapat pula anda menggunakan essense pandan saja jika tidak ada daun pandan wangi segar. Aduk – aduk hingga tercampur rata selanjutnya masak dengan api sedang hingga mengental dan matang dan membentuk pasta kering seperti bahan membuat dodol.

Dinginkan sarikaya yang telah masak di atas.

Lalu jadikan sebagai inti / isi pada kulit timphan yang telah disiapkan tadi di atas selembar daun pisang yang sudah dioles dengan minyak kelapa.

Kemudian kukus pada panci kukus sekitar 25 menit atau disarankan dengan memakai tungku tradisional saja yaitu dari arang kayu dialas daun pisang, angkat, dinginkan dan sajikan.

Kue timphan labu kuning ini merupakan salah satu jajanan tradisional orang Aceh pada jaman dulu kala dimana saat ini dibuat dengan berbagai variasi namun tetap dibungkus dengan memakai daun pisang, bisa disantap sebagai sarapan pagi teman anda minum kopi.

Labu kuning selain rasanya gurih dan manis juga mempunyai banyak khasiat untuk menjaga pencernaan agar tetap mampu bekerja dengan baik karena mengandung serat dalam jumlah besar. Serat yang cukup akan menjauhkan anda dari sembelit, wasir, kanker kolon dan masalah pencernaan lainnya. Serat direkomendasikan dalam diet sehat, diet untuk mengontrol kolesterol, diet penurunan berat badan dan diet untuk diabetes.

Dengan mengkonsumsi secara rutin buah labu kuning maka otomatis fungsi pankreas akan baik dan insulin akan bekerja dengan lancar. Selain itu, buah ini tidak menaikkan zat gula darah dalam tubuh sehingga dianjurkan untuk sering dikonsumsi guna mencegah dan mengobati diabetes dan gula darah rendah, labu kuning kaya dengan kobalt yaitu aktif dalam metabolisme tubuh, meningkatkan fungsi hematopoietik, dan untuk berpartisipasi dalam sintesis vitamin B12. Vitamin B12 dalam tubuh adalah elemen terpenting dalam sel islet manusia. Labu kuning bisa dimanfaatkan untuk pencegahan dan pengobatan diabetes dan efek khusus gula darah yang rendah.

Selamat menikmati !

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads