Tradisi membuat ragam masakan dari bahan dasar bernama bihun (dari bahan non – beras) ternyata memang sudah lama dikenal oleh warga Aceh seperti halnya cukup umum di sekitar Kota Solo dan Kota Yogyakarta. Di Yogya, misalnya, dikenal mi lethek, yaitu bihun yang terbuat dari bahan gaplek (singkong yang dikeringkan). Hingga saat ini, mie lethek masih diproduksi di sekitar Bantul, dengan cara – cara yang sangat tradisional yaitu memakai sapi untuk menggerakkan batu besar yang bermanfaat untuk penghalus tepung. Di masa lalu, untuk mencetak bihunnya dipakai alat – alat pres yang dibebani 4 - 5 orang bergelantungan pada balok besar. Proses ini disebut “munyuk - munyukan†karena mereka menyerupai monyet - monyet yang bergelantungan.
Bahan – bahan :
-
3 keping bihun jagung
-
3 siung bawang merah
-
2 siung bawang putih
-
2 biji kemiri
-
1 buah tomat
-
10 buah cabe merah (optional)
-
1 siung bawang merah diiris
-
1 batang seledri
-
1 batang daun bawang
-
Secukupnya kobis cincang
-
1 sdm ebi (optional)
-
Secukupnya minyak kelapa, garam, gula, lada, penyedap rasa dan kecap / kecap manis tanpa gula pasir.
Langkah memasak yang praktis adalah :
-
Rendam bihun dalam air hangar selama 10 menit saja.
-
Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, ebi dan cabe lalu cincang daun bawang, seledri, tomat dan kobis.
-
Panaskan minyak dan goreng bawang hingga kecoklatan kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan dan masak sampai harum, boleh tambahkan lada dan yang lainnya lalu cicipi rasa agar enak.
-
Selanjutnya masukkan sayuran dan masak hingga setengah layu lalu masukkan bihun dan tambahkan bumbu penyedap lainnya, aduk – aduk hingga rata dan cicipi sekali lagi.
-
Kroscek rasa jika dirasa sudah matang, bihun goreng bumbu Aceh siap dihidangkan bersama dengan pelengkap lainnya berupa irisan mentimun, irisan tomat segar, atau yang lainnya sebagai garnis.
Bihun atau mihun merupakan salah satu nama terhadap salah satu jenis makanan khas dari Tiongkok, bentuknya menyerupai mie namun lebih tipis dan berwarna putih. Dalam Bahasa Inggris disebut dengan nama rice vermicelli atau rice noodles / rice sticks. Bihun berasal dari bahasa Tionghoa, yaitu “bi†artinya beras dan “hun†artinya tepung. Bahan baku bihun sendiri adalah terbuat dari tepung beras. Makanan ini begitu terkenal dari negara Tiongkok dan Asia Selatan, seperti India dan bisa diolah menjadi beragam makanan berkuah atau yang digoreng seperti tersebut di atas.
Kandungan gizi dari bihun juga cukup banyak yaitu energi sebesar 360 kilo kalori, protein 4,7 gram, karbohidrat 82,1 gram, lemak 0,1 gram, kalsium 6 miligram, fosfor 35 miligram, dan zat besi 1 miligram. Hasil ini kami peroleh berdasarkan penelitian terhadap 100 gram mi bihun, dengan jumlah yang telah dikonsumsi sekitar 100% terhadap segala usia dan ternyata bagus untuk menjaga kesehatan tubuh selain rasanya yang enak.
Demikian kami menjelaskan, semoga bermanfaat !
Â

Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.