Ayam tangkap ala orang Aceh pada umumnya memiliki cita rasa yang gurih karena rempah – rempah yang digunakan pada umumnya kaya rasa apalagi jika ditambah dengan daun kari maka dijamin sajian khas orang Aceh ini lezat anda santap untuk sajian makan siang anda yang sederhana di kedai – kedai makan khas orang Aceh.
Bahan – bahan membuat masakan adalah :
-
1/2 sachet bumbu royco ayam ungkep
-
1 sdm bumbu sasa spicy wing
-
1 butir air kelapa hijau dari kelapa utuh ukuran besar
-
1 kg ayam potong kecil - kecil
-
2 lembar daun pandan
-
2 lembar daun salam
-
2 lembar daun jeruk
Langkah membuat adalah sangat mudah yaitu :
Tuang air kelapa lalu ungkep ayam beserta bumbu – bumbunya menjadi satu dalam wadah tradisional berupa kendi dari tanah.
Setelah menyusut maka anda goreng dalam minyak kelapa yang banyak lalu tambahkan dedaunnan goreng hingga kering kecoklatan dan mengeluarkan aroma wangi. Bisa anda sajikan bersama dengan semangkok sambal terasi pedas dan sayur pelecing kangkung khas orang NTB.
Aceh merupakan salah satu wilayah yang mempunyai beragam kekayaan alam, kekayaan ilmu pengetahuan, kekayaan budaya dan kekayaan agama yang sangat tinggi dan telah populer hingga keluar negeri. Dimana hal inilah yang menyebabkan Aceh menjadi salah satu daerah yang spesial dari zaman kerajaan, penjajahan hingga zaman modern sekarang ini terutama bagi turis asing untuk berkunjung ke sini buat menikmati ragam santap kuliner khas Aceh yang pada umumnya terbuat dari daging ayam dan hewan laut dengan baluran beragam rempah khas Nusantara.
Â
Kota yang mendapat julukan "Serambi Mekkah" ini memang paling menonjol dalam hal wisata budaya terselipkan wisata kuliner dimana sangat mudah menemukan beraneka ragam sajian kuliner yang dijamin akan membuat lidah anda bergoyang. Maka tidak heran kalau saat anda berkunjung ke Aceh akan didapatkan panganan khas Aceh tersebut di atas.
Â
Ayam tangkap merupakan salah satu contoh makanan khas Aceh Besar, terbuat dari ayam boiler dewasa yang di goreng dengan baluran rempah - rempah pilihan seperti cabe hijau dan daun teumuru atau salam koja atau daun kari (orang Aceh menyebutnya teumuru), hasil sajian yang sekilas pandang ini berasa sangat lezat adalah seperti ayam goreng biasa ditambahi aroma daun teumuru dan cabai hijau yang tidak begitu pedas sehingga mempunyai sensasi rasa tersendiri. Ayamnya bisa dipotong kecil - kecil sehingga tersembunyi dibalik tumpukan daun teumuru dan cabai hijau goreng serta taburan bawang goreng di atasnya, menjamin siapa saja yang melihatnya akan merasa kelaparan, mungkin karena daging ayam yang tersembunyi itulah maka warga Aceh menyebutnya dengan nama ayam tangkap.
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.