article

3 Pilihan Drama Korea Romantis Wajib Ditonton Akhir Pekan Ini

3 Pilihan Drama Korea Romantis Wajib Ditonton Akhir Pekan Ini

Apa yang akan anda lakukan untuk menghabiskan malam tahun baru bersama dengan keluarga di rumah ? Tak ada salahnya anda mengisi waktu dengan menonton acara drama Korea pilihan romantis untuk keluarga atau pasangan kekasih, seperti drama populer dengan judul Descendants of the Sun, The K2, atau Jealousy Incarnate, merupakan tiga drama yang dapat anda jadikan pilihan, bisa ditonton dengan teman – teman di bioskop kesayangan meskipun termasuk cerita lawas dan kurang terlalu booming, cerita drama - drama seperti ini tidak kalah bagus dan menghibur untuk anda coba tonton.

Shopping King Louie, 16 Episode (Komedi Romantis)

Louie (Seo In-guk) merupakan pewaris perusahaan keluarga Louie Ssaton yang hidup terisolasi di sebuah desa cantik yang berlokasi di Prancis. Pada suatu hari ia merasa kesepian dan menyalurkan rasa galau tersebut dengan berbelanja online dan secara tak sengaja dia menemukan selembar surat dimana mengharuskan dia untuk kembali ke Korea berjumpa dengan neneknya yang sedang sakit. Naas menemani hari terakhirnya di Prancis, karena belum sempat bertemu sang nenek, Louie tiba – tiba mengalami kecelakaan hingga ia hilang ingatan. Saat itulah dia bertemu kembali dengan Go Bok-shil (Nam Ji-hyun) yang baru tiba di Seoul untuk tujuan mencari adiknya yang hilang beberapa tahun yang lalu, Go Bok-nam. Ia secara tak sengaja berjumpa dengan Bok-shil dan penasaran karena Louie memakai jaket Bok-nam yang seingat dia sempat dijahitkan oleh Bok-shil. Hasilnya adalah gadis ini memutuskan untuk bersedia ‘merawat’ Louie hingga ingatannya pulih di sebuah rumah sakit jiwa.

ads

Beberapa adegan apik akan mampu membuat anda tertawa saat menonton Shopping King Louie karena kocak. Hubungan Louie dan Bok-shil berlangsung sweet, karena terlepas dari kemiskinan mereka, keduanya dengan tulus iklas akhirnya bisa saling menyayangi. Nah apabila anda ingin menonton drama Korea yang bertema ringan maka Shopping King Louie pas jadi pilihan !

Jackpot, 24 Episode (sejarah Dan Aksi)

Setelah sekian lama absen bermain apik dari layar kaca, Jang Geun-suk kembali mencuat namanya lewat drama sejarah berjudul Jackpot. Di sini anda akan melihat sosok lain dari Geun-suk, yaitu berpenampilan lebih kumal dan tampak sangat menderita, berbeda dengan peran - perannya yang ‘bersih’ di drama sebelumnya. Saking totalnya, Geun-suk mau melakukan adegan menggigit ular dan makan kelabang secara langsung dengan kalem ! Intrik politik dan adegan aksi drama di dalamnya mampu memberi ketegangan tersendiri! Bagi anda yang suka menonton film laga.

Baek Dae-gil (Jang Geun-suk) adalah pemuda tampan yang miskin harta dan hobi berjudi, merupakan hasil ajaran sang ayah. Saat ayahnya dibunuh, Dae-gil samgat terpukul dan merasa sedih lalu bertekad untuk membalaskan dendam kepada sang pembunuh, Lee In-jwa (Jung Kwang-ryul). In-jwa merupakan salah seorang tokoh masyarakat yang berambisi menghabisi Raja Sukjong, sehingga siapa pun yang mencoba menghalanginya tidak akan segan - segan dibunuh ! Di tengah usahanya, tanpa sengaja Dae-gil menjalin pertemanan yang manis dengan Yeoning (Yeo Jin-goo), ia adalah pangeran mahkota. Keduanya suka saling bahu - membahu untuk melawan In-hwa. Brotherhood yang diperlihatkan antara dua sahabat Dae-gil dan Yeoning ini cukup sweet meskipun ada misteri masa lalu diantara mereka berdua.

Beautiful Mind, 14 Episode (Medis Thriller)

Lee Young-oh (Jang Hyuk) adalah seorang dokter ahli bedah syaraf yang antisosial. Hasilnya, Young-oh kadang – kadang kurang mampu merasakan emosi seperti yang dialami orang lain alias kurang bisa berempati tetapi dia adalah seorang jenius yang andal dalam mengobati pasiennya. Drama ini merupakan drama medis thriller dimana memperlihatkan kisah persaingan yang sempurna antara ayah dan anak (ayah Young-oh tidak menghendaki anaknya menjadi dokter hebat melebihi dirinya), dimana hal ini dipicu karena cara Young-oh berkomunikasi dengan orang sekitarnya kurang friendly dan berhasil membuktikan kalau dirinya normal. Puncak cerita adalah anda akan diajak untuk bisa merasakan ketegangan ketika Young-oh sedang menjalankan tugasnya di meja bedah sambil mencoba berpikir tenang tentang orang - orang di sekelilingnya serta sebuah kasus kematian yang hingga saat ini masih menjadi misteri di RS tempat ia beekrja, semakin membuat penasaran penonton mengenai akhir dan kebenarannya.

Tradisi Untuk Menyambut Perayaan Tahun Baru Di Korea Selatan

Tahun baru 2016 sudah berlalu sebulan yang lalu, di ujung pelupuk mata kita menyambut datangnya tahun baru 2017. Sambil menikmati suasana liburan Natal dan tahun baru yang meriah, tentu saja sangat disayangkan jika liburan ini anda lewatkan begitu saja tanpa mencoba berwisata ke tempat - tempat menarik di dunia seperti ke Korea Selatan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan buat mengunjungi Korea Selatan adalah untuk merayakan tahun baru sekaligus mempelajari tradisinya serta mencoba berbagai aktivitas dimana momentum tahun baru di Korea lebih populer dengan menikmati objek wisata budaya walaupun di sini perayaan tahun baru tidaklah semeriah perayaan tahun baru Imlek tetapi tetap mampu memiliki budaya tersendiri yang unik untuk merayakan tahun baru yang berbeda dengan budaya barat dengan kebiasaan rutin menyalakan kembang api.

Bosingak Bell Pavilion 

Merayakan pesta tahun baru di Korea Selatan biasanya dimeriahkan dengan melakukan kunjungan wisata ke Bosingak Bell Pavilion. Sesuai dengan tradisi penduduk Korea Selatan, sejak jaman Dinasti Joseon pada jaman dulu, merayakan pesta tahun baru wajib dilalui dengan mengunjungi  Bosingak Bell Pavilion yang berlokasi di daerah Jongno, Seoul dimana sekitar 10.000 pengunjung setempat bercampur dengan turis asing mengunjungi  Bosingak Bell Pavilion yang dimulai setiap tanggal 31 Desember atau tepatnya menjelang malam tahun baru untuk menantikan dibunyikannya lonceng – lonceng mungil oleh kaula muda yang ada di  Bosingak Bell Pavilion sebagai tanda, lambang atau simbol bahwa akhir tahun sebentar lagi tiba dan untuk menyambut tahun yang baru dengan memiliki semangat besar. Tradisi membunyikan bel ini selanjutnya menjadi landmark di Seoul.

Demikian kami menjelaskan semoga bermanfaat !

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads