Meskipun tampak sulit buat menemukan sebuah warung angkringan atau restoran yang khusus menyajikan ragam masakan khas Timor atau NTT di Kota Kupang ini tapi beberapa turis asing yang pernah berkunjung ke sini mengakui bahwa ada beberapa tempat yang menjadi favorit mereka untuk mampir sekedar melepas rasa lelah dan lapar setelah seharian jalan – jalan keliling kota, salah satunya adalah dengan menjumpai Chef Rahung Nasution untuk mengetahui tentang kondisi Kota Kupang dan dapat menemukan pangan lokal yang masih otentik. Menurut Rahung, banyak ada orang awam yang perduli terhadap kuliner lokal atau kuliner Nusantara, salah satunya adalah melalui aksi beliau dan kawan - kawannya di Aku Cinta Masakan Indonesia (ACMI). Bahwasanya masing – masing daerah pastilah memiliki cara tersendiri dalam mengolah pangan lokal menjadi kuliner enak. Tetapi pada kenyataannya, di Kupang, turis asing atau pelancong domestik sangat mudah menemukan restoran Padang atau warung Lamongan daripada warung tradisional yang khusus menjual masakan Kupang misalnya, se’i, jagung bose, jagung katemak, lu’at, sayur rumpu rampe, dsbnya.
Maka dari itu, Kupang boleh berbangga terhadap budaya yang bisa dinilai melalui beragam kuliner khas Kupang dimana belakangan ini sudah mulai menjamur beberapa restoran se’i yang menyerupai sajian Mediterania, ada yang dipanggang dengan kayu lalu dialasi daun kosambi, atau se’i manis dengan bumbu pedas khas orang Manado, dan se’i ala Chinese food, dsbnya. Tapi sebagai referensi kuliner bagi anda yang baru pertama kali berkunjung ke Kupang bisa menjadikan panduan tersebut di bawah ini saat anda hendak berburu kuliner di Kota Kupang.
1.Tempat makan enak ini berlokasi di pinggir Kota Kupang yaitu di Oesao, Kupang Timur. Ikuti saja jalur Kupang - Soe dengan memakai kendaraan pribadi sekitar 30 menit, maka anda bisa memesan kudapan ringan ala orang Kupang yakni berupa kue – kue tradisional, jagung pulut rebus, jagung katemak pulut, jagung bose, sayur rumpu rampe (tumis bunga pepaya, daun singkong, jantung pisang, buah pepaya muda, dengan ebi / terasi). Ada juga terong goreng disiram sambal lu’at, jagung pulut goreng dengan bawang putih dan terasi, sup kacang merah dengan tulang babi. Mampirlah ke Warung Anugerah Oesao dimana anda bisa menikmati semuanya dengan harga yang terjangkau. Rasanya masih asli seperti makanan home cooking di kampung - kampung di Timor. Untuk jajanan pasar tradisional, ada yang khas seperti kue perut ayam (terigu dan gula lontar), kue abi (tepung beras, kelapa dan gula lontar) juga sejenis kue cucur ala orang Bali yang dikenal dengan nama kue solo. Warung Anugerah persis berlokasi di tepi persawahan Oesao, pas untuk acara makan siang yang seadanya saja, ditemani oleh pemandangan alam dengan angin yang sepoi – sepoi basa dari area persawahan atau mendengar gemericik suara air sungai yang bisa menambah suasana santap siang anda menjadi santai yang bisa dilakukan bersama dengan keluarga atau teman - teman.
2.Bagi penikmat kuah asam seafood (ikan tuna segar dimasak dengan kuah kuning dengan rasa asam gurih dari tambaring / belimbing wuluh), anda bisa berkunjung ke Tenau. Warung Kuah Asam Tenau cukup populer di Kupang dan bagus direkomendasikan untuk turis asing yang melakukan perjalanan liburan kesini. Lokasinya adalah dari arah Kupang menuju ke pelabuhan Tenau, via jalur bawah, persis setelah Gua Monyet dan sebelum masuk pintu pelabuhan, nah anda akan bertemu dengan warung mungil tradisional yang berlokasi di pojok kiri. Penandanya adalah banyak terdapat mobil yang terparkir di sisi jalan sepanjang jam makan siang hingga sore hari menjelang malam. Cukup memesan sepiring nasi putih saja dan semangkuk kuah asam, anda bisa merasakan lezatnya sajian seafood sederhana khas orang Kupang.
3.Bicara tentang seafood di Kupang, warga setempat akan merujuk kepada Pasar Malam di Kampung Solor, dimana dari ujung satu ke ujung yang lainnya berjejer dengan rapi puluhan warung yang isinya seragam berupa sajian dari ikan laut dan cara memasak pun sama. Secara umum yang dijual adalah masakan khas Jawa atau seafood diolah serba kecap atau ala masakan Cina seperti ikan, udang, sotong, dll tetap dalam kondisi segar dan rasakan sensasi makan seafoodnya adalah juara dalam hal cita rasa yang pedas. Setelah itu anda bisa melanjutkan acara liburan dengan jalan – jalan ke Pantai Lasiana.
4.Di Lasiana ini anda dapat membeli gula lempeng sebagai salah satu menu dessert setelah anda makan malam besar yang rata – rata menu utamanya adalah sajian seafood. Gula lempeng dibuat sendiri oleh masyarakat lokal yang tinggal di sepanjang kampung dekat dengan loket masuk ke Pantai Lasiana. Gula lempeng merupakan hasil olahan dari nira lontar yang berbentuk lempengan – lempengan tipis berasa sangat manis dan gurih. Anda bisa membelinya dalam jumlah besar yang dikemas cantik dalam plastik kedap udara, selanjutnya acara liburan anda dapat mampir ke OCD Beach Cafe di dalam kawasan pantai Lasiana.
Nikmatilah sunset yang indah dengan ditemani secangkir kopi panas khas NTT, seperti kopi bajawa, kopi manggarai, kopi mollo (lelobatan), kopi dilli, dsbnya sambil ditemani dengan sepiring pisang bakar yang disiram saos gula lontar merah.
Itulah empat referensi tempat makan di Kupang yang khusus menyediakan masakan khas Kupang dan wajib untuk anda buru terutama yang baru pertama kali melancong ke sini. Selamat liburan dan berburu kuliner khas orang Kupang.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.