Pulau Bali merupakan salah satu tujuan wisata yang tak pernah bosan untuk dikunjungi oleh siapa saja. Selain karena memiliki panorama alam yang begitu mempesona, Bali juga terkenal dengan keunikan budaya dan adat istiadatnya yang tidak mudah dijumpai di daerah tujuan wisata lainnya.
Namun hingga saat ini masih banyak calon wisatawan yang mengalami kesulitan saat pertama kali berkunjung ke sebuah kawasan wisata untuk memperoleh berbagai informasi tentang bagaimana liburan ke Bali yang aman, nyaman dan murah. Terbatasnya media informasi di luar negeri menciptakan kesan seolah - olah informasi tentang liburan ke Bali hanya bisa diperoleh setelah mereka datang ke Bali.
Bagi anda penderita diabetes, disarankan untuk melakukan sarapan pagi dengan memperbanyak makan telur, keju, pepes tahu, pepes tempe, susu kedelai, atau sumber protein lainnya sebelum anda memulai kegiatan berlibur dengan menikmati beragam objek wisata yang dikemas dalam paket – paket wisata. Makanan berprotein di pagi hari ini akan membuat gula darah anda stabil sepanjang hari. Kurangilah porsi nasi, roti, sereal dan sumber karbohidrat yang lain dalam sarapan pagi anda saat pertama kali tiba di tujuan atau di hotel bersangkutan.
Setelah mengonsumsi makanan untuk sarapan pagi yang kaya karbohidrat, dapat dipastikan kadar gula darah akan naik bahkan terhadap orang yang sehat sekalipun. Bagi anda para penderita diabetes, kenaikan ini bisa mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Sarapan pagi yang kaya akan kandungan protein akan bisa membantu mencegah hal tersebut. Terlebih lagi, manfaat sarapan pagi sangat nyata setelah dilanjutkan untuk acara makan siang. Apa pun yang anda konsumsi di siang hari, kadar gula darah akan cenderung mengalami penurunan bila anda sarapan dengan makanan kaya protein.
Respon Tubuh Tidak Selalu Sama
Kami rangkum dari berbagai sumber menjelaskan bahwa, “ Orang sering mengira bahwa tubuh selalu merespon karbohidrat dengan cara yang sama, tapi sebenarnya tidak demikian,†kata pemimpin penelitian Prof. Jill Kanaley dari University of Missouri-Columbia. “ Sebagai contoh, kita telah mengetahui cukup lama bahwa kadar gula darah setelah makan siang sangat tinggi pada orang yang melewatkan sarapan. Mereka yang bersarapan di pagi hari akan memiliki glukosa darah yang relatif lebih rendah setelah makan siang.â€
Tim ahli gizi yang dipimpinnya telah lama mempelajari tentang komposisi sarapan yang banyak memberikan pengaruh terhadap kurva glukosa darah pada waktu siang hari. Untuk tujuan tersebut, mereka menyarankan agar turis membiasakan diri untuk sarapan yang kaya akan kandungan protein (35 persen protein / 45 persen karbohidrat) atau kaya karbohidrat (15 persen protein / 65 persen karbohidrat) kepada 12 turis penderita diabetes tipe 2 selama tujuh hari. Pada hari ketujuh masing – masing dari mereka mengukur kadar gula darah, insulin dan berbagai hormon lainnya yang relevan. Pengukuran bisa dilakukan dalam dua kali sehari yaitu setelah sarapan dan setelah makan siang yang kaya akan kandungan karbohidrat.
Kurva Gula Setelah Makan Siang
Sarapan yang kaya akan kandungan protein akan membuat kurva gula darah setelah makan siang menjadi naik dengan kecepatan jauh lebih lambat. “Hal itu menunjukkan bahwa tubuh lebih baik dalam mengatur kadar gula darah,†jelas peneliti. Makan pagi dapat memicu sel - sel untuk meningkatkan konsentrasi insulin terutama pada saat makan siang, kondisi ini menunjukkan bahwa tubuh bertindak tepat dalam mengatur kadar gula darah. Hal ini ditunjang oleh berbagai studi yang menjelaskan bahwa makanan kaya protein secara umum mampu menstabilkan metabolisme gula. Mereka menunjukkan bahwa konsumsi lebih banyak kandungan protein adalah dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Meskipun demikian, anda tidak perlu mengonsumsi protein dalam jumlah yang berlebihan. Sekitar 25 sampai 30 gram protein adalah cukup untuk sarapan pagi saat berlibur yang membutuhkan kondisi tubuh tetap fit buat menjalani berbagai kegiatan berlibur.
Penderita diabetes harus memahami bahwa makanan yang berbeda akan menghasilkan dampak yang berbeda dan untuk mampu mengetahui dampak setiap makanan dalam menu sarapan pagi maka mereka harus konsisten dalam memantau gula darah. Kadar gula darah setelah usai santap pagi bisa berubah tergantung pada berapa banyak aktivitas fisik yang akan anda lakukan sesudahnya pada hari itu atau berapa lama jeda diantara waktu makan siang bahkan waktu makan malam.
Demikian kami menjelaskan semoga bermanfaat !
Â
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.