article

Suka Makan Steak, Ini Tips Memilih Yang Tepat Saat Berlibur

Suka Makan Steak, Ini Tips Memilih Yang Tepat Saat Berlibur

Apakah anda suka makan steak ? Steak yang enak adalah memiliki tingkat kematangan well done namun anggapan ini ternyata keliru, karena tingkat kematangan daging sangat berpengaruh terhadap kenikmatan dari steak dan sudah tentu bagus buat menjaga kesehatan. Tinggal anda mau memilih yang mana ?

Setiap orang mempunyai selera tersendiri saat mengonsumsi daging, terutama yang dimasak menjadi steak. Ada orang yang menyukai steak yang dimasak tidak terlalu mentah, setengah matang, hingga sebagian lagi suka dengan steak renyah dan matang sempurna.

Lalu mana yang sebaiknya akan anda pilih, steak yang dimasak medium (matang sedang) atau well done (matang sempurna) ?

1. Memasak secara well done merusak rasa steak

ads

Menurut beberapa chef pada hotel – hotel berbintang di Eropa, kelas steak yang berbeda akan menghasilkan cita rasa yang berbeda, tergantung dari rasio lemak dan otot daging yang anda gunakan. Ketika dimasak secara well done, dari segi taste akan berkurang rasa gurihnya.

2. Butuh waktu lama untuk memasak daging yang matang sempurna.

Memesan steak yang enak dengan kualitas bagus tentu membutuhkan waktu. Tapi kadang - kadang masih ada saja konsumen yang suka mengeluh mengapa memesan steak secara well done dimana membutuhkan waktu yang lama. Jadi bukan tidak mungkin koki jadi masak secara terburu - buru dan bisa jadi dagingnya malah keras dan sulit dimakan atau menimbulkan rasa gatal di mulut.

3. Diam - diam chef berpikir seperti ini

"Kenapa kamu nggak makan burger saja ?"  Mungkin itulah yang dipikirkan oleh para chef di hotel – hotel berbintang dengan resto yang mampu menyuguhkan beragam sajian mancanegara dengan cita rasa yang sempurna. Steak seharusnya memiliki tampilan yang bagus, juicy, lembut di dalam dan garing di luar, atau agak kenyal. Namun, jika dimasak setengah matang tapi sempurna juga membantu konsumen di resto anda merasakan kenikmatan makan steak.

Nah, diantara alasan yang disebutkan di atas, pecinta steak yang suka dimasak secara well done pastilah punya alasan tersendiri mengapa anda suka memilih tingkat kematangan daging demikian sempurna. Salah satunya karena memiliki peluang lebih sedikit untuk terserang penyakit akibat ada parasit yang hidup pada daging mentah.

Anda Akan Mendapatkan Daging Berkualitas Rendah

Apabila anda ingin memasak steak dengan kematangan well done, maka pastikan daging yang dimasak berasal dari daging yang baik kualitasnya. Kebanyakan restoran akan menyajikan steak kualitas terbaik yang dimasak dengan cara medium. Alasannya, daging akan terasa lebih empuk dan tidak menimbulkan rasa gatal saat anda santap dan terasa nikmat karena masih 'juicy' dan saos rempah – rempah yang digunakan untuk memasak. Tak seperti steak well done yang dibuat lebih kering karena kaldunya sudah keluar dan otot - ototnya sudah lemas.

Di Indonesia sendiri, masyarakatnya lebih suka cenderung memilih steak dengan kematangan well done. Namun jika anda ingin mendapatkan steak dengan kualitas terbaik, anda seharusnya jangan memesan steak well done. Apalagi kalau dagingnya kurang dicuci dengan benar. Namun bagaimana pun juga, semua kembali pada masalah selera masing – masing dalam mengonsumsi daging yang dimasak menjadi steak.

Kalau membaca ulasan singkat tersebut di atas, anda pastilah menjadi lapar dan mulai berpikir untuk menyukai steak.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads