article

Mengenal Jajanan Ringan Di Pulau Dewata Yang Enak Disantap Ketika Hujan

Mengenal Jajanan Ringan Di Pulau Dewata Yang Enak Disantap Ketika Hujan

Banyak dijumpai jajanan khas Indonesia yang enak dijadikan camilan saat musim hujan. Hangat, manis, sedap, pedas, atau gurih, silahkan saja pilih sesuai selera di pasar – pasar tradisional Pulau Dewata dengan harga terjangkau tapi rasa yang mantap di lidah.

Melalui Wegonesia di Facebook, kami merangkum 4 jajanan lezat pilihan para pembaca patut untuk anda ketahui :

1. Ayam Betutu

ads

Siapa yang tidak pernah mendengar tentang masakan tradisional bernama ayam betutu ? Menu yang satu ini jangan sampai anda lewatkan dalam daftar wisata kuliner kalian saat berkunjung ke Pulau Dewata. Ayam betutu sudah menjadi ikon makanan khas Pulau Bali. Jika anda suka masakan pedas, bersiaplah untuk berburu ayam betutu yang berlimpahkan rempah -rempah khas Bali dengan tekstur pedas yang bikin anda ketagihan ! Uniknya, bumbu tersebut dimasukkan kebagian dalam perut ayam kampong jantan usia dewasa. Lalu dagingnya dibungkus dengan daun pisang dan dipanggang menggunakan bara api sekam bersama dengan baluran bumbu Bali yang memakan waktu hingga 24 jam, agar bisa benar – benar menghasilkan rasa gurih, lembut dan pedas yang otentik Bali. Ayam betutu tidak selalu identik dengan daging ayam, ada juga yang memakai daging bebek.

2. Babi Guling

Makanan babi guling merupakan makanan yang seratus persen tidak halal. Meskipun begitu, makanan ini adalah tujuan utama kuliner bagi masyarakat Bali maupun wisatawan lokal dan turis asing yang berkunjung setiap tahunnya. Warna kulit babi guling yang kecoklatan tampak menarik selera makan karena tampak renyah dengan baluran rempah – rempah khusus khas orang Bali. Apalagi dagingnya yang begitu empuk dengan cara memasak yang tradisional, adalah bumbu basa genep Bali / rempah khas Bali dan sayur daun ketela pohon dimasukkan ke dalam perut babi dan diguling di atas bara api tradisional. Menu babi guling biasanya disajikan dengan nasi putih hangat bersama lawar dari kelapa dan darah babi dengan bumbu khusus, sate lilit daging babi, sate daging babi dan semangkuk kecil jukut ares.

3. Nasi Campur Ayam Bali

Apabila anda tidak memiliki cukup waktu untuk mencicipi semua menu di atas, maka anda bisa menikmati beragam kuliner khas Pulau Dewata sekaligus dalam satu piring bernama nasi campur ayam Bali, ada sate lilit, suwiran ayam sisit bumbu basa genep Bali, sayur urap, dan lawar ayam versama dengan nasi putih hangat yang siap untuk disantap. Nikmati kelezatan nasi campur ayam Bali apalagi jika kalian mencampurnya dengan sambal matah dan sambal embe khas Bali. Menariknya lagi, menu ini selalu tampil dengan lauk – pauk yang bervariasi di setiap rumah makan di Bali, misalnya ada yang menghidangkannya dengan ayam betutu, telur sambal tomat, kulit ayam goreng, daun umbi pedas, ikan pindang, dan taburan kacang tanah goreng.

4. Tipat Blayag

Kalian mungkin sudah cukup familiar dengan kuliner tipat cantok ala orang Bali. Namun bagaimana dengan tipat blayag khas Buleleng ? Bentuk tipat blayag tidak diulat layaknya ketupat persegi, tetapi lebih mirip dengan lontong yang dililit memanjang dengan janur muda atau daun enau muda. Tidak seperti tipat cantok yang memakai bumbu kacang, blayag mempunyai bumbu yang berasal dari olahan tepung beras dan campuran bumbu Bali dan sambal cabe. Tekstur bumbunya yang sangat kental mirip bubur santan ini sangat nikmat saat bertemu potongan - potongan tipat blayag yang gurih, sayur urab, ayam sisit, gorengan ceker ayam, kerupuk kulit ayam, dan kacang kedelai.

Nah siapa yang sudah ngiler membaca aneka jajanan ringan dari Pulau Dewata tersebut di atas ? Apakah anda tahu masakan khas Bali lainnya yang belum kami bahas melalui artikel ini ? Jangan lupa untuk share ke teman – teman anda yang berencana berlibur ke Bali.

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads