Untuk kelompok ikan tuna, bagian ikan yang enak untuk dimakan adalah berkisar antara 50 – 60 % (Stanby, 1963). Kadar protein dari daging / filet ikan tuna yang berwarna putih ini adalah lebih tinggi daripada daging merahnya. Daging merah ikan tuna adalah lapisan daging ikan yang memiliki pigmen kemerahan sepanjang tubuh ikan pada bagian bawah kulit tubuh. Daging merah memiliki kandungan mioglobin dalam jumlah cukup tinggi, yang diimbangi dengan banyaknya jaringan pengikat dan pembuluh darah, sementara daging putih adalah memiliki jenis - jenis protein yang berkualitas tinggi. Ikan tuna sangat bergizi dan merupakan sumber protein terbesar, niacin, selenium, triptofan atau banyak lagi yang lainnya. Ikan tuna juga kaya akan kandungan fosfor, kalium, lemak asam omega - 3, magnesium, tiamin, dan vitamin B6
Manfaat kesehatan dari ikan tuna adalah sebagai berikut :
Baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Kandungan omega - 3 pada ikan tuna ampuh buat meningkatkan konsentrasi HDL atau kolesterol baik di dalam tubuh serta mampu menekan terjadinya pembekuan darah, dan menjaga ritme denyut jantung agar stabil. Omega - 3 juga berkhasiat untuk menjaga fungsi jantung.
Mencegah kanker payudara.
Kandungan omega - 3 dalam ikan tuna berkhasiat untuk menghambat enzim proinflammatory yang disebut cyclooxygenase 2 (COX 2) dan merupakan enzim pendukung terjadinya kanker payudara. Omega - 3 juga berkhasiat untuk memperbaiki DNA.
Baik untuk kesehatan mata.
Kandungan omega - 3 pada ikan tuna sangat ampuh dan berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata. Omega - 3 bekerja untuk mencegah tubuh seseorang terganggu pada otak dan penglihatan serta mampu melawan macular degeneration pada mata, suatu kondisi dimana penglihatan seseorang mulai memburuk dan jika dibiarkan begitu saja akan mengakibatkan kehilangan penglihatan pada usia lebih dari 50 tahun.
Mencegah stroke.
Kandungan gizi yang tinggi pada ikan tuna sangat berkhasiat untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk penyakit stroke. Dengan anda rutin mengkonsumsi ikan tuna maka akan bisa mengurangi resiko penyakit stroke.
Mencegah obesitas.
Kandungan EPA yang tinggi pada ikan tuna ampuh buat menstimulasi hormon leptin sehingga berkhasiat untuk mencegah obesitas. Karena dengan regulasi tersebut, diharapkan tubuh akan terhindar dari konsumsi makanan yang berlebihan dan mudah menyebabkan kegemukan.
Meningkatkan fungsi kognitif otak.
Omega - 3 membantu meningkatkan fungsi mengingat atau fungsi kognitif otak, sehingga ampuh buat menghindarkan anda dari penyakit degenarasi fungsi otak seperti alzheimer karena membantu memperlancar suplai darah ke otak. Omega - 3 ampuh buat menurunkan risiko inflamasi, memperantarai signal agar mudah diterima oleh otak, pada orang yang menderita alzhemeir akan mengalami gangguan dalam hal penyampaian signal atau impuls ke otak.
Meningkatkan response hormon insulin.
Tuna disarankan untuk dikonsumsi bagi mereka yang rentan menderita diabetes tipe - 2, karena kandungan lemak omega - 3nya yang melimpah. Beragam penelitian menyarankan omega - 3 pada ikan tuna ampuh buat mencegah anda dari kegemukan dan meningkatkan respon hormon insulin pada tubuh. Asam lemak omega - 3 yang terkenal dengan nama EPA inilah bagus untuk membantu meregulasi berat badan dan metabolisme tubuh dengan mensekresi hormon leptin.
Membantu proses detoksifikasi.
Selenium bersama dengan omega - 3 yang terkandung dalam ikan tuna merupakan salah satu bahan bakar terpenting untuk memproduksi gluthathione peroxidase merupakan salah satu jenis antioksidan yang berfungsi penting untuk kesehatan hati dan berperan aktif untuk detoksifikasi. Selenium ampuh berperan untuk mencegah kanker dan penyakit jantung.
Demikian kami mengulas sedikit saja untuk bermanfaat bagi siapa saja yang membutuhkannya.
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.