Meskipun saat ini boleh dikatakan bahwa cara menetaskan telur bebek sangat mudah dilakukan dengan beragam cara untuk mendapatkan hasil yang optimal, ternyata masih saja ada anggapan dari masyarakat awam dan pemula bahwa ada beberapa pembeli mesin penetas telur yang menyimpulkan bahwa semua telur bebek yang sudah dipersiapkan sebelumnya bisa ditetaskan. Tidak peduli apakah telur - telur tersebut dibeli dari kandang langsung, bakul jamu gendong, toko peracangan, atau pasar – pasar tradisional. Anggapan tersebut sebagian besar ada yang benar dan tidak semuanya salah, akan tetapi dibutuhkan usaha pemahaman kepada masyarakat awam dan pemula untuk menyatukan pendapat atau persepsi masyarakat awam tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan telur tetas ?
Memang telur - telur yang dibeli dari tempat tersebut di atas memiliki kemungkinan besar adalah bagus untuk menetas akan tetapi yang menjadi pertanyaan adalah berapa persentase daya fertilitas atau daya tetas nantinya ?
Telur itik tetas merupakan telur yang berasal dari itik betina unggul yang dibuahi (kawin) oleh itik jantan unggul juga. Banyak cara yang lebih aman dan praktis untuk mendapatkan telur tetas itik antara lain dengan cara membeli telur tetas itik dari hasil sekelompok itik yang digembalakan (angon) atau itik – itik yang dipelihara di dalam kandang (intensif) dengan menyediakan fasilitas berupa kolam di dalamnya. Itik – itik yang digembalakan tersebut biasanya dilengkapi dengan pejantan sehingga di sela - sela waktu luang, penggembalaan itik jantan akan membiarkan itik – itik jantan mengawini itik - itik betina yang sedang birahi. Maka dari itu, biasanya telur itik gembalaan memiliki tingkat fertilitas yang cukup tinggi.
Salah satu ciri telur tetas itik yang sehat dari hasil penggembalaan (angonan) adalah kulit atau kerabang telur relatif tampak lebih kotor daripada telur itik hasil pemeliharaan terkurung (kandang).Telur tetas itik ini memiliki syarat sebagai berikut :
Berasal dari hasil perkawinan induk jantan dan betina dengan imbangan sex ratio (1:6 - 8 ekor)
Berat telur ≥ 60 gram
Berasal dari induk yang berumur lebih dari 9 bulan
Lama penyimpanan telur tidak lebih dari 5 hari
Kerabang telur tidak terlalu tebal atau tipis
Kalau anda melihat fakta tentang penciptaan makhluk di bumi ini,  itik diciptakan sebagai ternak unggas air yang memiliki tingkat produktifitas telur tergolong tinggi yaitu sekitar  200 - 250 butir / ekor / tahun. Dibalik keunggulannya tersebut, masih saja terdapat sisi kekurangannya yaitu itik tidak memiliki sifat mengerami telurnya sebagaimana unggas - unggas lainnya. Maka dari itu dalam mengembangbiakkannya perlu cara – cara tersendiri yaitu dengan menetaskan telurnya dibantu oleh manusia.
Ada beberapa cara untuk menetaskan telur itik yang sangat mudah  diaplikasikan oleh pemula, antara lain :
Cara Menetaskan Telur Bebek Dengan Bantuan Induk Ayam Kampung
Caranya adalah dengan mengganti telur ayam kampung yang kebetulan sedang dierami oleh induknya dengan telur itik. Seekor induk ayam kampung akan mampu mengerami telur – telur itik hingga mencapai 15 - 20 butir tergantung besar - kecilnya induk dan tempat mereka bersarang dibiarkan secara alami. Lama pengeraman akan berlangsung selama 28 hari dan hindari jangan ada anggapan bahwa telur – telur tersebut akan berhasil dierami selama 21 hari sebagaimana telur ayam akan menetas. Yang perlu diperhatikan adalah hindari membuat stres induk ayam dengan usaha anda terlalu berharap sekali mengganti telurnya.
Dengan Bantuan Enthok
Menetaskan telur itik dengan bantuan induk enthok merupakan aplikasi menetaskan telur bebek yang sudah lama dilakukan oleh masyarakat di Indonesia dan China. Namun anda harus berhati – hati karena dalam hal ini enthok mempunyai sifat sangat mudah ‘ngambek’ kalau telur – telur mereka dikeluarkan secara paksa untuk ditukar dengan telur bebek. Maka caranya adalah setiap hari anda harus mengganti telur enthok yang dikeluarkan oleh induk mereka dengan telur - telur itik sampai dengan telur terakhir, dengan hati – hati saat enthok istirahat buat makan. Kemudian, telur enthoknya sendiri bisa anda jual, Mbok – Mbok penjual jamu gendong atau jamu keliling dan angkringan dibeberapa kota di Jawa dan Bali setiap hari membutuhkan telur enthok untuk mencampur jamu tradisional mereka buat menjaga stamina tubuh tetap bugar. Bagi penikmat jamu telur enthok diyakini memiliki manfaat luarbiasa besar untuk menjaga vitalitas tubuh.
Dengan Mesin Penetas Telur
Penetasan telur itik dengan memakai mesin penetas telur pada umumnya sangat mudah dilakukan karena biasanya tata cara pengoperasian mesin tetas dan cara menetaskan telur memang sudah ada sebelumnya dan sangat mudah dijalankan. Pelajari buku – buku panduan pengoperasian mesin dan tata cara singkat dan praktis menetaskan telur, biasanya langsung tersedia kalau anda membeli mesin penetas telur. Hanya saja tata cara menetaskan telur itik berbeda dengan menetaskan telur ayam terutama dalam hal kelembaban (%). Dibutuhkan tingkat kelembaban yang mencukupi untuk menetaskan telur itik lebih tinggi yaitu sekitar 5 - 10% daripada telur ayam. Perlu juga anda ketahui bahwa saat ini di pasaran tersedia beberapa pilihan mesin penetas telur yang ditawarkan dengan harga terjangkau, ada yang memakai sumber panas dari lampu minyak tanah, bohlam (lampu dop), kawat nikelin, atau memakai pemanas elemen megic  jar.
Menghitung Kebutuhan Telur Tetas
Sebelum anda memutuskan untuk memulai menetaskan telur – telur itik, anda bisa memperkirakan sedini mungkin tentang berapa anak itik yang nantinya anda butuhkan. Untuk dapat membantu anda memenuhi target keinginan anda tersebut, maka ada dua hal yang perlu diperhatikan yaitu :
Ratio kelamin DOD yang menetas nantinya adalah rata - rata 50 : 50, persentase menetas yang baik adalah 80%, sehingga dengan demikian apabila anda menginginkan DOD yang menetas dengan jumlah kelamin betina sekitar 50 ekor, maka setidaknya anda dapat membeli telur tetasnya sekitar 200 butir.
Bagaimana perhitungannya ?
Anggaplah dari telur di atas memiliki daya fertilitasnya sekitar 70%, maka telur yang layak untuk ditetaskan adalah sebanyak 140 butir. Kalau daya tetasnya dapat mencapai 80%, maka anda akan mendapatkan jumlah DOD yang menetas sekitar (80% x 140 butir) = 112 ekor. Setelah dilakukan seleksi dan culling maka diperkirakan jumlahnya ada sekitar 10 - 15% DOD yang tidak layak jual / pelihara. Sehingga hasil akhir yang akan anda dapatkan adalah 95 - 101 ekor DOD yang layak dijual atau dipelihara. Dari jumlah tersebut, kalau sex ratio DOD yang menetas adalah 50 : 50 maka akan didapatkan jumlah DOD betina sekitar 42 - 50 ekor.
Buatlah catatan tersendiri untuk penetas pemula bahwa perhitungan di atas mulai berlaku untuk penetas yang sudah mahir atau berpengalaman. Apabila anda adalah seorang yang baru belajar menetaskan telur bebek atau anggaplah penetas pemula, maka cukup dengan menggunakan hitungan angka daya tetas 40% saja. Teruslah berpraktek dan mengambil pelajaran dari penetasan telur bebek sebelumnya dan Insyaallah anda akan bisa mencapai angka daya tetas yang tinggi. Menetaskan telur – telur itik adalah suatu ketrampilan dan bukan ilmu turunan, maka siapa saja mampu menetaskan telur dengan baik. Yang terpenting adalah ada kemauan untuk mampu dan terus belajar serta tumbuhkan sikap optimis terhadap segala hal yang akan anda kerjakan.
Semoga bermanfaat !
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.