article

Cara Beternak Babi

Cara Beternak Babi

Apakah anda merasa tertarik dengan aneka sajian lezat dan bercita rasa gurih khas orang China, Jepang, Korea atau di Indonesia yang bahan dasarnya terbuat dari daging babi ? Tak mengherankan saat ini di Indonesia banyak dijumpai peternak babi profesional hingga pemula sebagai lahan sampingan UKM. Agar usaha anda berjalan lancar maka di bawah ini kami berikan tentang cara beternak babi yang kami rangkum dari berbagai sumber :

1. Harus bisa memilih bibit yang baik.

Pemilihan bibit yang baik merupakan salah satu langkah awal keberhasilan anda terhadap usaha sampingan yaitu membuka usaha peternakan babi.

ads

Syarat - syarat yang perlu diperhatikan pada waktu pertama kali memilih bibit babi adalah :

A. Babi yang sehat, bentuk tubuh yang baik dengan ciri - cirinya : letak putting susu adalah simetris, dan jumlahnya sekitar 12 buah kiri dan kanan, ambing yang besar dengan saluran darah terlihat jelas, tubuh yang padat dan kompak, kaki yang tegap dan kokoh, tubuh yang panjang dibandingkan babi – bai lainnya dengan usia sama.

B. Anak babi yang akan diternakan adalah sebaiknya berasal dari induk yang sebelumnya sering menghasilkan anak babi lebih dari 5 ekor dalam satu proses kelahiran dimana mereka sanggup menjaga anak – anaknya hingga saat lepas susu atau pejantan yang sanggup memiliki atau mampu kawin serta menghasilkan anak – anak lebih dari 5 ekor.

2. Pemeliharaan.

Anak – anak babi sejak lahir sampai berumur 10 hari biasanya akan menghadapi suatu masa kritis karena anak – anak babi sifatnya sangat sensitif dan tidak berdaya dalam menghadapi lingkungan yang berat. Kematian anak – anak babi sangat menonjol apabila tatalaksana dan pemeliharaan terhadap induk dan anak – anaknya kurang baik. Oleh karena itu perlu sekali diperhatikan tentang beberapa hal dalam pemeliharaan anak – anak babi, misalnya :

Pembuatan kandang dengan sekat pengaman dalam kandang sebagai tempat makan.

Menjaga kebersihan kandang secara teratur dan kontinyu setiap hari.

Segera setelah anak – anak babi lahir, tali pusar diolesi obat merah untuk mencegah atau menghindari infeksi.

Memberi makan dan minum secara teratur.

Bila induk babi mati, maka anak - anak babi yang masih kecil dapat dipisahkan dari induk yang lain atau diberi susu pengganti sebanyak 0,2 - 0,4 liter / ekor/ hari hingga usia 4 - 5 minggu.

Babi jantan yang digunakan sebagai pejantan unggul adalah pada umur 10 bulan yaitu babi yang bisa mengawini 1 sampai 2 ekor babi betina / hari dan tidak boleh dalam seminggu lebih dari 3 kali kawin.

Perbandingan jumlah antara pejantan dan induk babi 1 ekor : 8 - 10 ekor. Anak – anak babi yang tidak digunakan sebagai calon pejantan unggul sebaiknya segera dikebiri saja yaitu berumur kira - kira 3 minggu.

Babi yang digunakan sebagai calon induk unggulan dikawinkan pertama kali ketika babi berumur 9 bulan, sedangkan induk babi yang baru melahirkan sudah bisa langsung dikawinkan setelah umur 12 minggu atau setelah anaknya disapih.

3. Perkandangan.

Ada dua jenis kandang untuk membuat peternakan babi yang sehat dan memenuhi standar agar babi – babi anda bisa berkembang biak dengan banyak dan sukses.

1. Jenis kandang tunggal merupakan kandang yang terdiri dari satu baris memanjang yang dipetak - petak.

2. Jenis kandang ganda merupakan kandang yang terdiri dari dua baris yang letaknya saling berhadapan atau mempunyai jalan ditengah untuk dapat memberikan pelayanan dan perawatan terhadap ternak babi.

Syarat - syarat yang harus diperhatikan dalam pembuatan kandang babi sehat adalah :

A. Kandang dibangun dengan model terbuka dibagian atas dinding kandang, tujuannya adalah untuk mendapat cukup sinar matahari dan pertukaran udara yang cukup baik. Bagian bawah kandang dapat dibuat tembok setinggi 1 meter.

B. Lantai kandang sebaiknya dibuat dari dasar yang kuat dan kalau memungkinkan dapat dibuat lantai semen, tetapi usahakan jangan terlalu licin serta sedikit miring.

C. Disamping kandang dibuat saluran air yang berfungsi membuang kotoran sewaktu – waktu sehingga anda dapat membersihkan kandang. Lebar maupun dalam saluran kurang lebih 25 cm dan agak miring, kemudian letak pembuangan kotoran agak jauh dari kandang.

D. Atap dapat dibuat dari seng tetapi sebaiknya anda siapkan bahan yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap panas misalnya daun sagu atau daun alang - alang.

E. Perhatikan luas kandang :

Kandang beranak dengan ukuran 2,5 meter panjang dan lebar 1,5 meter. Kandang untuk ekor pejantan adalah berukuran 3 x 2 meter. Kandang untuk babi berumur 3 bulan - 1 tahun dengan ukuran panjang sekitar 1 meter dan lebar 1 meter untuk tiap ekornya.

4. Ransum dan cara pemberiannya.

Makanan untuk babi pada umumnya merupakan campuran basil – basil pertanian dan basil - basil ikan, sisa - sisa dapur / warung, serba hijauan, vitamin seperti kangkung, keladi, ketela pohon, sedikit garam dapur dan lain - lainnya. Susunan makanan yang diberikan seperti bungkil kelapa, beberapa jenis rumput tertentu, dedak, jagung, sisa - sisa ubi kayu, ubi jalar dan daun -daun lainnya yang banyak tumbuh di ladang, kebun atau area persawahan, bisa anda berikan kepada babi.

Jumlah makan yang diberikan adalah :

Untuk anak babi berumur kurang lebih 8 minggu dengan berat 0,25 kg / ekor / hari Untuk anak babi berumur 1 tahun sebanyak 2 kg / ekor / hari. Untuk induk yang tidak menyusui / tidak bunting kurang lebih 2 kg / ekor / hari. Untuk induk babi yang bunting sebanyak kurang lebih 2,5 kg / ekor /hari. Untuk induk menyusui 2 kg / ekor / hari ditambah dengan jumlah anak dikalikan 0,25 kg / ekor / hari. Untuk pejantan sebanyak 3 – 4 kg / ekor / hari. Makanan diberikan 2 - 3 kali sehari dan tidak mutlak harus dimasak karena zat - zat vitamin dalam campuran makanan yang dimasak akan rusak atau hilang, namun ada pula jenis makanan tersebut yang perlu dimasak seperti ubi kayu, daun keladi dan kacang kedelai sebab mengandung racun, dapat menimbulkan gatal - gatal, dan mengandung zat anti metabolik.

Ternak babi disamping membutuhkan asupan makanan yang sesuai dengan standar kesehatan untuk hewan ternak, juga membutuhkan air minum yang bersih dalam wadah bersih setiap hari dan disediakan secara tak terbatas dalam kandang – kandang tersebut di atas sehingga babi – babi tersebut dapat minum sesuai dengan kebutuhannya.

Demikian kami menjelaskan semoga bermanfaat !

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads