Kabarnya apabila anda ingin tahu tentang budaya suatu masyarakat maka datanglah ke pasar tradisional mereka di daerah – daerah tertentu. Jadi, kalau anda ingin tahu banyak tentang budaya masyarakat Jepang, maka cobalah untuk mengunjungi pasar - pasar tradisional yang ada di Negeri Sakura ini. Selain bisa mengenal lebih dekat tentang budaya mereka, anda juga bisa sekalian mencari oleh - oleh perjalanan di pasar - pasar ini yang sebagian besar adalah berupa makanan khas Jepang. Jadi, sekali dayung maka dua tiga pulau terlampaui. Anda bisa menikmati wisata alam sekaligus wisata belanja murah dan berburu kuliner Jepang di tempat – tempat murah yang dapat anda kunjungi. Marilah kita tengok pasar - pasar di Jepang yang mampu menarik minat untuk dikunjungi.
1. Pasar Tsukiji, Tokyo
Pasar Tsukiji atau pasar ikan tsukiji bisa dibilang merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Tokyo yang paling terkenal dikalangan wisatawan asing dimana pasar tradisional ini sangat bersih untuk ukuran sebuah pasar tradisonal. Pasar yang menjadi pusat grosir hasil laut dan pertanian di wilayah Tokyo ini adalah terkenal dengan pelelangan ikannya.
Saat ini, para pengunjung dibebaskan untuk bisa melihat pelelangan ikan laut di Pasar Tsukiji namun tetap dibatasi per harinya, yaitu sebanyak 120 orang saja. Selain itu, diberlakukan sistem registrasi yaitu siapa – siapa saja yang lebih dulu bisa dating dan ikut acara pelelangan. Mereka yang ingin melihat pelelangan haruslah mendaftarkan diri di Osakana Fukyu Center (Pusat Informasi Ikan) yang dapat anda temukan di pintu gerbang Gedung Kachidoki.
2. Pasar Nishiki, Kyoto
Pasar Nishiki dikenal juga sebagai salah satu pasar tradisional terbesar kedua di Jepang yang khusus menjual bahan – bahan untuk membuat aneka sajian berupa masakan Jepang, dikenal juga sebagai dapurnya Kota Kyoto, ada sekitar 100 lebih toko makanan di pasar ini sehingga pasar ini menjadi tempat yang cocok untuk menemukan makanan - makanan / minuman musiman dan juga makanan - makanan khas orang Kyoto. Pada musim semi anda bisa belanja buah – buahan segar khas Kyoto dan hanya ada di Jepang sehingga harganya cukup mahal.
Anda akan menemukan makanan - makanan kering siap santap khas orang Jepang dengan cita rasa unik namun tetap mengutamakan rasa yang dikemas menarik, sushi, dan aneka acar dari sayuran yang bisa anda beli dan makan sambil berjalan – jalan santai menyusuri kondisi pasar yang sangat bersih. Sekalipun hari hujan, jalan - jalan anda di pasar ini akan tetap aman dan nyaman asalkan jangan lupa membawa paying atau jas hujan, atau dengan adanya atap yang menaungi pasar, anda bisa menikmati suasana pasar tradisional yang bersih dan serba lengkap untuk keperluan memasak sajian khas Jepang.
Aneka sashimi yang menggiurkan, tempura udang dan ikan laut lainnya, sushi dalam kotak bamboo yang cantik, atau minuman khas orang Jepang dalam kemasan cantik bisa anda beli di pasar ini dengan harga terjangkau, dimana semua ini dapat memuaskan kegemaran anda dengan sashimi atau sushi dan kudapan ringan ala orang Jepang.
Jangan lupa untuk membeli sebungkus acar Jepang yang tak kalah menggoda, ada acar mentimun, bawang merah, acar Lombok merah yang super pedas dan acar tomat atau acar yang dibuat dari buah – buahan segar.
3. Pasar Kuromon, Osaka
Pasar tradisional ini disebut - sebut sebagai pasar tradisional paling tua di Jepang yang sudah berdiri sejak 190 tahun yang lalu dan merupakan sebuah tempat untuk dapat melestarikan budaya dan makanan Osaka. Oleh penduduk lokal, Pasar Kuromon dijuluki sebagai dapur kedua untuk semua jenis masakan Osaka dimana banyak tersedia toko – toko makanan segar dari mulai ikan, daging, dan sayuran.
Pasar ini setiap hari selalu ramai dan banyak dikunjungi oleh para wisatawan baik itu lokal maupun mancanegara. Ada sekitar 150 toko yang khusus menjual ikan laut, ikan hewan ternak, sayuran, buah – buahan segar, dan lain sebagainya dengan harga terjangkau. Dengan semakin bertambahnya wisatawan asing yang datang ke pasar ini, maka semakin banyak pula restoran Jepang yang menyediakan menu sarapan pagi, menu makan siang / santap malam untuk bisa dinikmati pengunjung Pasar Kuromon lebih menyerupai restoran - restoran kecil yang berjejer rapi untuk anda kunjungi buat menikmati santap siang sushi atau makanan lainnya yang menyerupai kudapan ringan di Indonesia.
Nah, setelah anda membaca sekilas ulasan singkat dari kami tersebut di atas, selanjutnya anda bisa memilih pasar tradisional mana saja yang akan dikunjungi dalam perjalanan wisata murah meriah anda ke Jepang pada suatu jari nanti. Melihat pelelangan tuna di Pasar Tsukiji di Tokyo, mengunjungi dapurnya orang Kyoto di Pasar Nishiki, atau ke Pasar Kuromon yang jadi dapurnya orang Osaka '? Mana pun yang akan anda pilih, yang jelas selamat berwisata dan semoga anda suka.
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.