Di Indonesia, jajanan khas Jepang sudah lama menjadi favorit semua orang dan dimulai diperkenalkan pertama kali pada kota – kota besar seperti Jakarta, Bandung, Medan atau Surabaya bersamaan dengan munculnya anime kesukaan anak – anak yaitu Doraemon. Tokoh Doraemon memiliki kegemaran makan kue dorayaki. Dorayaki yang saat ini dijual di toko – toko kue di Indonesia memiliki cita rasa sudah disesuaikan dengan selera lokal seperti dorayaki yang berisi campuran coklat dan keju atau selai dari buah – buahan segar seperti anda menyantap roti bakar. Dorayaki juga dikenal di Indonesia dengan nama populer yang lain yaitu obanyaki.
Di Jepang, kue obanyaki lebih dikenal dengan nama kue imagawayaki. Meskipun obanyaki mempunyai bentuk yang hampir sama dengan dorayaki yaitu bundar dan cantik, kue obanyaki lebih tebal dalam hal tekstur dibandingkan dengan dorayaki.
Dorayaki
Dorayaki adalah kue yang berasal dari Jepang. Dorayaki dimasukkan ke dalam golongan kue tradisional Jepang (wagashi) yang bentuknya bundar dan lembut seperti terang bulan di Indonesia, terdiri dari dua lembar kue yang direkatkan dengan selai kacang atau yang lainnya dimana kue dorayaki mempunyai tekstur yang lembut dan mirip dengan kue Jepang lainnya yang juga populer di dunia adalah kastela karena adonan dasar yang mengandung madu.
Takoyaki
Takoyaki biasanya dijual pada angkringan di taman kota sebagai jajanan murahan khas Jepang di pinggir jalan atau dekat dengan pasar tradisional untuk dinikmati sebagai cemilan. Takoyaki biasa dijual dalam bentuk set dengan 1 set berisi 5, 6, 8 hingga 10 buah takoyaki yang disajikan di atas lembaran wadah kerts plastik berbentuk perahu atau dimasukkan ke dalam kemasan plastik transparan dengan merek penjual untuk lebih menarik untuk bisa anda bawa pulang. Sewaktu ada musim matsuri, sering dijumpai kios penjual takoyaki sebesar bola tenis (jambotako) yang menjual takoyaki secara satuan saja dengan rasa berbeda karena bahan dasar dibuat menyerupai masakan Eropa.
Takoyaki dimakan dengan cara menggunakan tusuk gigi, tapi di Tokyo anak – anak sekolah suka makan kudapan ini dengan menggunakan sumpit sekali pakai saja. Penjual takoyaki akan memberikan 2 batang tusuk gigi untuk satu orang untuk memudahkan makan dimana jika ditusuk dengan sebatang tusuk gigi saja maka bisa berputar - putar sewaktu diangkat oleh karena baluran saos dan bisa jatuh ke lantai sebelum masuk ke mulut. Takoyaki dengan isi yang disukai oleh warga Jepang dan turis adalah dibuat dari adonan ikan laut terutama daging ikan gurita, mulai diperkenalkan di negara - negara lain yang penduduknya justru merasa ngeri memakan jenis ikan laut tertentu seperti gurita, ikan hiu, ikan pari, belut, penyu, dan lain sebagainya.
Teriyaki
Teriyaki adalah salah satu sajian favorit dari turis mancanegara yang suka berburu kuliner khas Jepang hingga ke Jepang, memiliki penampilan sederhana dan cara memasak makanan Jepang yang satu ini adalah dipanaskan atau dipanggang di atas wajan atau kisi - kisi dari besi untuk memanggang daging ayam / sapi dengan menggunakan baluran saus teriyaki (tare). Saus teriyaki dibuat dari kecap asin (shoyu), bubuk cabe, rempah – rempah, dan sake untuk memasak, disertai sedikit gula pasir dengan takaran 1:1:1.
Perlu untuk anda ketahui sedikit saja bahwa kata teriyaki berasal dari kata teri yang artinya bersinar (karena mengandung gula pasir yang berasa manis alami), dan kata yaki yang artinya dibakar atau dipanggang. Sewaktu sanda edang membuat teriyaki, perhatikan bahan - bahan yang akan gunakan agar makanan yang akan dihasilkan benar – benar berasa lezat seperti aslinya di resto – resto Jepang, daging harus dipanggang tetapi sebelumnya dicelupkan atau diolesi dengan saus teriyaki sampai berulangkali hingga betul - betul masak. Di Jepang, bahan utama yang banyak dipakai pada masakan teriyaki adalah ikan (salem, tongkol, mackarel, trout, marlin, kakap dan tuna), sedangkan di luar Jepang dimanfaatkan berbagai jenis daging (ayam, sapi, babi), atau cumi - cumi maupun bahan dari ubi dan kentang yang disebut dengan nama konyaku.
Yakitori
Yakitori merupakan sajian seperti sate. terdiri dari potongan ayam, babi, sapi, cumi dan fillet ikan laut lainnya, termasuk jantung, hati dan tulang rawan hewan ternak yang dimasak dengan tusukan daging di atas panggangan arang tetapi sebelumnya dibalur dengan saos yakitori. Makanan ini kerap dimasak di restoran yakitori (yakitoriya) dengan berbagai macam menu tambahan berupa sayuran seperti paprika hijau (piman), bawang putih (ninniku), pisang, stroberi, apel, anggur, dan bawang merah (negi).
Orang Jepang menyukai rasa yang tajam yaitu gurih dan pedas dalam campuran saus (tare) dengan garam (shio) khas Jepang. Menu tersebut rata – rata disantap bersama dengan makanan pendamping lainnya juga ada yakitori buah merupakan makanan ringan untuk menemani orang Jepang bersantai menjelang acara makan malam besar yang terdiri dari aneka buah – buahan segar dibalur aneka saos yummy seperti saos madu jahe lemon atau cokelat keju. Paling disukai oleh anak – anak dan cocok dijadikan dessert.
Mie Ramen
Mie Ramen adalah masakan mi kuah Jepang yang berasal dari China. Orang Jepang sangat menyukai ramen sebagai sajian yang dikenal dengan istilah dalam Bahasa Jepang yaitu chuka soba atau shina soba karena soba atau o-soba dalam Bahasa Jepang berarti mie. Ramen adalah makanan rakyat di Jepang. Kuah ramen rata – rata mempunyai banyak sekali variasi rasa yang ditentukan oleh jenis kaldu yaitu ada kaldu dari babi, sapid an ayam atau kaldu ikan laut dengan bumbu dan suwiran daging yang ditambahkan di atas mi dalam penyajian terakhir. Bahan - bahan produksi lokal lebih suka digunakan untuk menghasilkan rasa lokal yang khas dan disukai penduduk setempat hingga turis asing.
Kaldu untuk kuah dari mie ramen diambil dari campuran berbagai bahan seperti tulang babi, tulang sapi, tulang ayam, katsuobushi, sababushi, niboshi, konbu, ditambah daun kemangi, jahe, bawang prey, bawang bombay, wortel dan kacang kedelai, jamur shiitake, atau taburan bawang goreng. Ramen bisa digolongkan berdasarkan jenis - jenis kuah misalnya kuah rasa kecap asin, kuah rasa tonkotsu (tulang babi), rasa shio (garam), dan rasa miso.
Demikian kami menjelaskan semoga bermanfaat di samping ada ratusan makanan khas Jepang lainnya yang paling dicari oleh turis asing saat mereka berkunjung ke Jepang.
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.