article

Mencicipi Jajanan Jalanan Khas Jepang

Mencicipi Jajanan Jalanan Khas Jepang

Pada musim liburan sekolah, di semua kota yang ada di Jepang banyak ada festival yang diselenggarakan setiap tahunnya sebagai salah satu objek wisata budaya untuk menarik minat turis agar mau berkunjung ke sana buat liburan. Saking banyaknya turis yang berlibur, Jepang bahkan disebut - sebut sebagai salah satu Negara yang berhasil mencapai lebih dari 100.000 festival setiap tahun yang diadakan di seluruh penjuru Jepang termasuk ke pelosok desa.

Bicara soal festival di Jepang, anda juga akan dimanjakan dengan kehadiran kedai - kedai tradisional yang menjual aneka jajanan dan ikut memeriahkan festival. Kedai - kedai yang dalam Bahasa Jepang ini disebut dengan istilah Yatai banyak menjual jajanan tradisional dengan beragam jenis, mulai dari yang berasa manis sampai yang gurih.

Bisa dibilang, dengan berkeliling mencari jajanan di festival, anda akan mendapatkan dua keuntungan yaitu bisa belajar mengetahui seni dan budaya Jepang, sambil menyantap aneka jajanan tradisional Jepang yang terkenal sangat lezat, merupakan keasyikan tersendiri ketika anda berlibur ke Jepang dan meluangkan waktu sebentar untuk datang ke sebuah festival di salah satu kawasan wisata di Jepang. Nah, melalui artikel kami kali ini akan mengajak anda untuk melihat - lihat jajanan apa saja yang sering dijajakan dalam sebuah festival di Jepang. Berikut daftarnya :

ads

Yakisoba

Mie goreng yang terbuat dari tepung gandum dengan toping daging babi, atau bisa juga daging sapi dan daging ayam, bagi yang suka dengan masakan seafood bisa mencoba mi goreng dengan toping udang atau ikan salmon bergantung selera, enak disantap bersama dengan tambahan kecap manis dan acar sayur.

Yaki Imo

Yaki Imo adalah ubi jalar panggang yang dimasak dengan menggunakan api kayu. Pada beberapa kota di Jepang kerap dijumpai taman kota dimana truk yaki imo dan gerobak angkringan parkir dilengkapi dengan kompor kayu yang selalu ramai dikerubuti oleh anak – anak dan ibu – ibu rumah tangga yang sangat menyukai beragam sajian dari umbi – umbian yang dibakar. Truk - truk ini biasa berkeliling perlahan – lahan sambil menyuarakan yel yang mengundang anak – anak untuk segera mampir, " Yaki imo ... yaki imo ... yaki imo ! " berulang -ulang dari pengeras suara.

Apakah yel – yel tersebut mengganggu atau cukup menarikkah berjualan seperti ini ? Bergantung dari sudut pandang masing – masing penjual dan pembeli serta kondisi taman kota di Jepang yang justru sama – sama menguntungkan, sekaligus bisa mengenang kembali masa lalu dan bernostalgia tentang kehidupan kakek dan nenek dulu dimana yaki imo adalah salah satu masakan tradisional khas Jepang yang sudah berusia sangat tua dan keberadaannya saat ini sudah mulai memudar.

Watame

Seperti pasar malam di Indonesia, permen kapas (watame) dan permen apel adalah favorit anak – anak di Jepang, dimana permen kapas ini dijual dalam bungkusan berupa plastik berhiaskan tokoh – tokoh kartun populer di mancanegara.

Tomorokoshi

Merupakan jagung bakar dengan diolesi saos miso, mentega berbumbu dan kecap dalam tiga rasa yaitu asam, asin, pedas dan manis yang ditusuk bambu.

Takoyaki

Rasanya gurih, bentuknya seperti onde – onde berwarna cokelat yang terbuat dari adonan tepung bersama dengan ikan laut, daging sapi ataupun daging ayam yang dalam penyajiannya diberi saos mayones, atau saos lain sesuai dengan selera anda dan bahan yang digunakan buat mencampur takoyaki.

Taiyaki

Taiyaki adalah kue panggang berbentuk ikan yang biasanya disantap dengan cara diisi dengan selai kacang merah, atau cokelat dan taburan keju. Dalam Bahasa Jepang, “tai†adalah sebutan untuk semua jenis ikan dari familia sparidae, dan "yaki" berarti dipanggang.

Shioyaki

Shioyaki (shio artinya garam, yaki artinya dibakar ) berupa ikan panggang, kebanyakan menggunakan ikan tenggiri atau ikan salmon, yang ditusuk menggunakan tongkat, rasanya lebih asin dari garam itu sendiri sehingga disantap dengan cara diolah terlebih dahulu menjadi sajian seafood dengan baluran bumbu spesial lalu dimakan bersama dengan nasi.

Senbei

Senbei adalah kerupuk nasi Jepang yang dijual pada pasar – pasar tradisional dalam ratusan variasi tetapi sebagian besar rasanya ada yang manis, manis pedas, gurih atau ada pula yang pedas. Senbei menawarkan rasa nasi panggang / nasi bakar yang luar biasa lezat.

Ramune

Ramune adalah minuman ringan beraroma lemon lime  dalam botol – botol kaca ukuran sedang yang cukup menarik untuk dicicipi dan dikemas cantik dengan tutup botol disegel. Kemasan ini sangat klasik dan mampu mengingatkan anda untuk mengenang masa – masa lampau tahun 1876 dimana banyak terdapat aneka ragam minuman tradisonal yang berasal dari sari buah segar.

Demikian kami menjelaskan semoga berguna bagi anda yang akan berlibur ke Jepamg buat menikmati wisata kuliner yang murah dan meriah.

 

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads