Menurut beberapa turis asing yang pernah liburan ke Jepang (dari berbagai sumber), kabarnya Jepang termasuk ke dalam salah satu negara yang kurang ramah bagi para pejalan kaki. Tingginya harga bahan baku makanan di negara ini membuat para turis petualang ala backpacker kurang bisa menikmati acara liburan mereka tetapi anda jangan khawatir dulu karena ini hanyalah berupa kabar burung saja, dimana mitos yang beredar tak selamanya benar. Melalui artikel kami kali ini akan memaparkan tentang trik agar anda bisa menjalani perjalanan ala backpacker di negeri matahari terbit ini dengan rasa aman dan nyaman.
1. Rajin - Rajinlah Menyatroni Situs Budget Airline Yang Sering Menawarkan Promo Penerbangan
Biaya termahal yang harus anda rencanakan demi mewujudkan petualangan ke Negeri Sakura adalah ongkos tiket. Dalam kondisi normal, tiket PP ke Jepang dapat dengan mudah dibanderol dengan harga sekitar 5 - 8 juta. Tapi buat anda yang hanya mempunyai dana terbatas saja, jangan berkecil hati dulu. Dengan sedikit ketekunan dan kelihaian buat mengumpulkan banyak kesempatan, tiket murah masih mungkin anda dapatkan.
Yang rajin berkunjung ke situs budget airline yang sering menawarkan tiket promo. Apabila anda memesan jauh - jauh hari, maka tidak jarang harga yang bisa anda dapatkan adalah cukup bersaing. Seperti bulan Mei lalu budget airlines yang melayani rute Asia menawarkan tiket promo seharga 3 juta rupiah saja untuk perjalanan pulang pergi ke Kuala Lumpur – Jepang hanyalah 2 orang saja menjadi Rp 1.500,000,00 / orang. Lumayan murah bukan ?
2. Pintar - Pintar Pilih Penginapan, Jangan Sampai Uang Dan Waktu Anda Habis Di Jalan
Jika urusan tiket sudah terbeli, kini saatnya anda memutar otak untuk mendapatkan penginapan yang strategis. Jepang terkenal dengan biaya transportasi yang murah dan aman, maka dari itu sebaiknya pilihlah penginapan yang akses keberbagai lokasi dan mudah didapat. Ada beberapa alternatif yang bisa anda coba :
A. Backpacker Hostel
Dari situs seperti HostelWorld, anda bisa dengan mudah memesan penginapan yang harus dilakukan jauh – jauh hari sebelum berangkat ke Jepang. Pilihannya ada beragam, mulai dari yang murah hingga yang mahal. Tapi semurah apapun penginapan di Jepang, anda jangan pernah berharap bisa mendapatkan harga di bawah Rp 100.000,00 ala hotel kelas melati di Indonesia. Jika beruntung, harga termurah untuk share dorm yang diisi oleh 6 orang adalah sebesar 1.300 Yen atau sekitar Rp 160.000,00. Harga ini bervariasi tergantung dari kota tujuan yang akan anda kunjungi, dan pilihan kamar yang tersedia. Kalau mau kamar yang hanya diisi oleh 1 - 2 orang saja dan berkamar mandi dalam, maka anda siap - siap saja harus membayar lebih mahal.
B. Menginap Ala Couchsurfer
Kemudahan teknologi saat ini bisa jadi jembatan untuk anda yang sedang membutuhkan tempat menginap murah di negara orang. Lewat situs Couchsurfing anda bisa menemukan member CS (couchsurfer - red) yang dengan senang hati akan membantu dan membuka pintu tempat tinggalnya untuk anda menumpang sementara waktu. Tidak hanya akan menawarkan tempat tinggal gratis, menginap ala couchsurfer juga akan memberikan anda kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal. Member couchsurfing yang akan anda tumpangi ini haruslah dari orang – orang yang hanya mampu memberi saran dalam perjalanan liburan anda selama berada di Jepang. Tidak sedikit yang masih tetap berhubungan baik dengan CS yang memberikan tumpangan kepada mereka sekembalinya mereka ke tanah air atau ke negaranya masing - masing.
C. Menginap Di Dorm Teman
Jepang saat ini merupakan salah satu negara yang jadi tujuan terbesar beberapa pelajar Indonesia untuk menimba ilmu. Tidak sulit bagi anda untuk menemukan komunitas orang Indonesia di Jepang. Bahkan mungkin kawan – kawan anda adalah salah satu diantaranya. Kalau anda ingin mendapatkan tumpangan gratis yang minim basa - basi, dorm atau apato (apartemen - red) bisa menjadi andalan. Meskipun demikian, yang perlu anda ingat adalah tidak semua rumah di Jepang memiliki futon (kasur - red) yang berlebihan. Maka, sebelum anda memastikan untuk menginap di dalamnya maka pastikan dulu mereka memiliki cadangan futon yang bisa anda gunakan untuk tidur. Kalau tidak, anda harus siap tidur di sofa atau di lantai. Tapi jangan khawatir karena kondisi ini bisa diakali dengan cara membawa sleeping bag yang bisa anda pakai untuk menghalau dingin.
D. Urban Camping Di Koen (Taman Kota - red)
Ada lagi pilihan gratis lainnya untuk menginap : camping di taman publik yang biasanya berada di pusat kota. Jepang memiliki aturan unik soal izin membuka tenda di taman kota. Pada dasarnya, kebiasaan tidur di tempat - tempat umum sudah bukanlah jadi hal yang aneh dan unik lagi di tengah masyarakat Jepang. Anda bisa dengan mudah menemukan orang - orang tertidur di kereta, di stasiun, hingga tenda – tenda darurat di lapangan ala turis backpacker yang menumpang tidur di kursi taman resto cepat saji seperti Mc Donald. Jika anda tertarik melakukan urban camping maka anda tidak perlu repot mengurus berbagai persayaratan. Temukan satu taman kota, lalu buka tenda, kemudian nikmatilah pengalaman berkemah yang seru di tengah kota. Tapi ingat, anda harus menjadi pelancong yang bertanggung jawab. Jangan suka membuang sampah sembarangan.
4. Temukan Moda Transportasi Yang Paling Menguntungkan
Seperti dijelaskan di atas, biaya transportasi di Jepang rata – rata murah, kereta cepat (shinkansen) dari Fukuoka ke Tokyo saja bisa dibanderol dengan harga sekitar 12.000 - 40.000 Yen, sesuai dengan jarak tempuh perjalanan. Ini artinya anda harus mengeluarkan uang sebesar 1,3 juta – 5 juta rupiah ala seorang backpacker yang selalu bisa menemukan alternatif yang lebih terjangkau dalam soal harga.
A. Gunakan Situs Hyperdia Untuk Mencari Pilihan Kereta Lokal Yang Lebih Terjangkau
Daripada bersusah payah anda harus naik shinkansen yang mahal, disarankan untuk memanfaatkan kereta lokal saja yang harganya murah dan aman. Selama anda tak diburu oleh waktu, naik kereta lokal justru dapat membantu anda melakukan eksplorasi ke beberapa tempat sekali jalan saja. Anda bisa turun di stasiun kota yang diinginkan, jelajahi tempat – tempat di sekitar stasiun, selanjutnya putuskan apakah anda akan melanjutkan perjalanan atau menetap beberapa hari.
Gunakan situs hyperdia anda dalam menemukan berbagai pilihan jenis kereta mulai dari shinkansen yang mahal hingga local train. Situs ini juga akan melayani rute perjalanan dengan jarak tempuh, hingga di stasiun mana saja anda harus berganti kereta. Hyperdia juga menyediakan pilihan dalam Bahasa Inggris bagi anda yang sama sekali buta aksara Jepang.
B. Pilih Transportasi Dalam Kota Yang Paling Efektif Dan Murah, Kemudian Pilih Tiket Terusan
Masing – masing kota di Jepang memiliki sistem transportasi andalan yang berbeda - beda. Di beberapa kota kecil di Jepang, kereta api dapat anda jadikan tumpuan untuk berjalan – jalan yang murah dan meriah. Dibeberapa kota lainnya, jalur bus lebih efisien untuk anda manfaatkan. Agar tidak salah memilih, terlebih dahulu perhatikan moda transportasi apa yang paling menguntungkan dan benar – benar bermanfaat untuk anda. Jika sudah menemukan maka usahakan untuk membeli tiket terusan. Harga tiket satuan kisaran antara 300 - 500 Yen setiap perjalanan. Bandingkan dengan harga tiket terusan “Tokyo Free Kippu†yang memungkinkan anda untuk bebas naik kereta, bus dan subway di Tokyo selama 1 hari penuh dengan biaya 1.580 Yen.
C. Jangan Ragu Beli Seishun 18 Kippu
Pada musim liburan musim panas dan musim dingin, perusahaan kereta api Jepang banyak menawarkan tiket kereta api terusan yang berlaku 5 hari. Tiket kereta ini memungkinkan penggunanya untuk menjajal seluruh rute kereta api lokal di Jepang. Harganya sekitar 11.850 Yen atau sekitar Rp 1.500.000,00 . Tiket terusan ini bisa anda dapatkan di setiap stasiun dimana anda bisa menjelajah ke seluruh pelosok Jepang dari Hokkaido hingga Kyushu. Jika ingin backpacking maka gunakan tiket ini : kemas barang anda seringkas mungkin dan pastikan anda tahu benar di stasiun mana saja anda akan berpindah kereta.
D. Bus Malam Bisa Jadi Alternatif
Selain kereta, bus malam juga dapat anda jadikan alternatif untuk perjalanan antar kota di Jepang. Harganya cukup murah dan kenyamanan yang ditawarkan akan membuat bus malam layak dijajal. Pilihlah tiket bus malam yang saat ini harganya masih bisa terjangkau.
D. Jangan Malas Jalan Kaki !
Di Jepang, jalan kaki merupakan aktifitas yang cukup menyenangkan untuk bisa anda lakukan apalagi bersama dengan teman – teman. Sarana dan prasarana jalan di Jepang sangat canggih dan mendukung untuk pejalan kaki nikmati. Siapkan sepatu yang nyaman, pakaian yang sesuai dengan kondisi, perhatikan cuaca dan jangan lupa bawa jas hujan atau payung. Pada tempat – tempat tertentu anda dengan mudah mendapatkan peta yang bisa memandu perjalanan anda sehingga tidak tersesat.
5. Cerdiklah Mencari Pilihan Untuk Makan Hemat
Makanan di Jepang rata – rata sangat mahal. Tapi jangan khawatir, anda tetap bisa makan dengan harga terjangkau asalkan pintar memilih.
A. Beli Makanan Cepat Saji Di Konbini
Jepang terkenal sebagai kawasan wisata dengan banyak berdirinya convenient store (Kombini) yang bisa menjadi alternative anda untuk mencari makanan murah. Disini anda dapat menemukan onigiri / sajian dari laut, salad, hingga seporsi makanan lengkap dengan menu pembuka, makanan utama, dan dessert serta segelas minuman dingin (bento) yang harganya murah meriah, dan mampu mengenyangkan. Anda juga bisa menghangatkan makanan - makanan tersebut di mocrowave hingga bisa menikmati kembali dengan lebih nikmat.
B. Ingin Sushi ? Beli Saja Kaiten Sushi
Disarankan kalau ke Jepang cobalah mencicipi sushi. Buat pelancong dengan anggaran minim, kaiten sushi sangat tepat dicoba untuk mengobati rasa penasaran anda terhadap rasa sushi otentik asli dari Jepang. Satu piring sushi biasanya tersaji di atas roda berjalan yang dipatok dengan harga mulai 100 Yen - 300 Yen. Cukup murah bukan ?
C. Jajal Street Food Yang Murah Dan Yummy !
Jangan ragu untuk mencoba jajanan yang dijual di jalanan Jepang. Ada oden (makanan rebus semacam tempura yang berkuah hangat dan rasanya pedas), tempura, hingga okonomiyaki (omelet khas Jepang), karage, hingga takoyaki. Makanan yang dijajakan di kanan - kiri sisi jalan ini pada umumnya dijual dengan harga murah dan disajikan dalam keadaan hangat.
6. Belanja Oleh - Oleh Di Hyakuen Store
Pulang dengan tangan kosong setelah lelah melancong keliling Tokyo dan kawasan wisata lainnya di Jepang bukanlah kebiasaan orang Indonesia. Tapi rata – rata harga souvenir khas Jepang cukup mahal. Bagi pelancong backpacker akan kesulitan untuk berbelanja oleh – oleh di mall – mall, maka dari itu disarankan untuk beli oleh – oleh di pasar – pasar tradisional saja yang harganya terjangkau. Untunglah Jepang memiliki banyak toko souvenir senilai 100 Yen yang bisa anda tuju untuk mencari oleh - oleh. Di toko ini, hampir semua benda – benda souvenir merupakan kebutuhan ibu – ibu rumah tangga dan remaja putri. Mulai dari alat mandi, keramik, pernak - pernik, sampai alat rumah tangga lainnya. Harganya pun murah kisaran Rp 15.000,00 hingga jutaan rupiah.
Nah tunggu apa lagi, angkat ransel anda, kemas barang - barang ke dalam koper. Negeri Sakura yang penuh keindahan itu sudah lama menunggu anda untuk ditaklukkan.
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.