article

Fakta Tentang Sayuran Baby Yang Perlu Diketahui

Fakta Tentang Sayuran Baby Yang Perlu Diketahui

Sayuran baby saat ini  bisa diperoleh dengan tiga cara. Cara pertama dengan memanen kultivar sayuran sebelum sayuran tersebut benar - benar dewasa (misalnya baby corn). Cara kedua dengan mengembangkan kultivar sayuran yang akan menghasilkan sayuran berukuran mungil secara genetik (misalnya baby tomato dan baby carrot). Cara ketiga adalah melalui hasil panen sekunder yang biasanya memang menghasilkan sayuran berukuran lebih kecil daripada panen primer (misalnya baby broccoli).

Tadinya Hanya Buat Hiasan Saja

Awalnya adalah sayuran baby dibudidayakan untuk tujuan estetika. Sayuran dan buah – buahan yang dihasilkan berukuran mungil justru dinilai ideal untuk menghasilkan aneka masakan yang sedap dipandang dan memiliki cita rasa manis secara alami. Biasanya sayuran seperti ini disajikan dalam bentuk masakan seafood atau sayur tumis dan garnish (hiasan), hors d'oeuvres, atau campuran salad.

ads

Baby Carrot Bukan Baby Cut Carrot

Banyap petani pemula bahkan anda sendiri menjumpai sayuran dan buah – buahan berukuran mini tetapi anda sering salah membedakan antara sayur yang benar – benar kelompok sayuran baby atau yang gagal panen, baby carrot dan baby cut carrot adalah dua jenis sayuran yang berbeda. Baby carrot adalah kultivar wortel yang memang sengaja dibentuk dalam ukuran kecil - kecil. Sementara baby cut wortel adalah wortel biasa yang dipotong – potong dan dikupas hingga menyerupai baby carrot. Biasanya wortel yang cacat bentuknya dan gagal panen hingga berukuran kecil diproses dengan cara ini agar tetap bisa dipasarkan tetapi dari rasa kurang manis.

Lebih Manis Dan Tidak Langu

Sayuran baby sering diberikan kepada bayi dan anak - anak dalam kondisi segar atau diolah menjadi masakan tertentu karena rasanya yang lebih ringan dan rata – rata manis. Umumnya baby carrot, baby corn, dan baby broccoli memiliki cita rasa yang manis dan tidak langu seperti sayuran biasa sehingga anak – anak suka.

Kandungan Nutrisi Tak Jauh Berbeda

Sayuran baby mengandung nutrisi yang relatif sama besar dengan sayuran biasa, hanya saja persentasenya lebih kecil sehingga bagus dimanfaatkan sebagai bahan untuk diet.

Kurang Tahan Lama Dibandingkan Sayuran Biasa

Sayuran biasa lebih mampu tahan lama terhadap perubahan suhu. Sementara sayuran baby lebih mudah membusuk atau berubah warna sehingga harus siap pakai setelah masa panen lewat hanya beberapa hari saja. Untuk itu, biasanya sayuran baby dikemas khusus dengan sedikit tambahan air es dan harus disimpan dalam suhu yang tepat.

Direndam Chlorine Untuk Membunuh Bakteri

Sayuran baby biasanya direndam dalam larutan chlorine yang dicampur dengan air terlebih dahulu. Tujuannya untuk membunuh kuman – kuman yang menempel pada kulit sayur dan bakteri di permukaan sayuran. Namun pencucian ini kadang – kadang dinilai tak membahayakan oleh Food and Drug Administration. Konsentrasi chlorine yang dipakai jauh di bawah ambang batas kewajaran yang kerap diaplikasikan pada perusahaan pertanian skala besar.

Itulah beberapa fakta penting yang perlu anda ketahui tentang sayuran baby terutama bagi petani pemula. Semoga informasi di atas berguna untuk anda.

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads