article

Kreasi Chef Komiyama Memadukan Hidangan Jepang Dan Italia

Kreasi Chef Komiyama Memadukan Hidangan Jepang Dan Italia

Pemandangan alam berupa area persawahan yang bersih dan hijau di sepanjang tahun tersaji di depan mata dan merupakan nilai tambah tersendiri bagi pihak resto dalam mengelola restoran yang khusus menyajikan sajian khas orang Jepang dan Italia. Sepiring irisan kecil filet tuna dan taburan keju bocconcini tertata rapi dalam piring saji di tengah salad caprese. Di sampingnya, ada potongan roti yukari focaccia berjajar di atas tatakan kayu. Tampak sangat eksotik ditemani dengan segelas anggur merah untuk santap makan malam anda yang penuh gairah.

Chef Komi - san berasal dari Kanagama, Jepang. Dia memulai kariernya sejak tahun 2004 setelah lulus dari akademi memasak yang cukup terkenal di Kota Yokohama. Pengalamannya dalam mengolah masakan Italia dan Jepang di hotel – hotel dan restoran mewah, seperti Italy Siena Ristorante, Prince Hotel Yokohama Japan, Ebisu Japan Viva la Verde, menjadikannya sebagai salah satu ahli dalam memadukan makanan Italia dan Jepang.

Hidangan yang cukup banyak memiliki penggemar, salah satunya dinamai tuna bocconcini over caprese salad ini merupakan kreasi Chef Komiyama yang mengkombinasikan citarasa makanan timur dan barat. Dia menyajikan hidangan Jepang yang berpadu dengan makanan Italia.

ads

Sajian salad tersebut di atas sekilas tampak biasa – biasa saja misalnya irisan tuna mentah segar berwarna merah muda cantik seperti halnya sashimi, makanan lainnya khas Negeri Sakura, berpadu dengan lelehan saos dari keju boccincini khas Italia. Chef Komi - san menyarankan untuk menikmati sepiring hidangan ini sebaiknya bersama dengan roti khas Perancis atau roti yukari focaccia, roti khas Italia yang terbuat dari gandum dan memiliki tekstur keras.

Bagi anda yang baru mencoba tentulah akan terdengar aneh kecuali melihat tampilan masakan yang menarik. Namun, menurut Chef Komi - san, hidangan Jepang dan Italia sebenarnya tak jauh berbeda apabila Jepang memiliki sashimi berupa irisan ikan laut segar sebagai makanan khasnya, maka Italia mempunyai carpaccio. Selain itu, apabila Italia menonjolkan spageti, maka Jepang memiliki soba yang merupakan mie tradisional ala orang Jepang.

Perpaduan unik dari sisi tampilan tetapi tetap mengutamakan rasa masakan dari makanan Jepang dan Italia ini diterapkan pada lima hidangan olahan Chef Komi - san. Selain tuna bocconcini over caprese salad yang seperti sashimi rasa Italia, adapula cold cha soba with roasted corn gravy, volcanic foie gras tortellini paired with Japanese beef bolognaise, chicken cutlet 'ume' sauce & roasted beef gorgonzola sauce, dan homemade apple cinnamon ice cream with sesame tofu puding drizzled with yellow peach sauce sebagai dessert.

Cold cha soba with roasted corn gravy merupakan mie soba yang disiram dengan saus jagung manis dan taburan tobiko di atas saus, serta garnis berupa rumput laut kering di atas soba. Warna hijau pada mie soba berasal dari matcha. Selain itu, ada volcanic foie gras tortellini paired with Japanese beef bolognaise merupakan sajian yang terdiri dari tortellini, pasta khas Italia berisi olahan hati angsa. Pasta dengan bentuk menyerupai kerang tersaji apuk dengan baluran saus bolognaise di atasnya. Sama halnya dengan hidangan pertama, dua makanan ini lebih nikmat apabila anda nikmati bersama dengan roti yukari focaccia.

Adapun sajian bernama chicken cutlet 'ume' sauce & roasted beef gorgonzola sauce  merupakan perpaduan daging ayam dengan daun oba yang digoreng menjadi kerupuk crispy dengan baluran tepung, bersanding dengan irisan daging sapi panggang ala BBQ lengkap dengan saosnya. Hidangan ini disajikan dengan saus ume yang terbuat dari jus buah plum dan daun oba. Sebagai hidangan penutup, ada homemade apple cinnamon ice cream with sesame tofu puding drizzled with yellow peach sauce terdiri dari es krim apel kayu manis yang dibuat oleh chef Komi - san, dengan puding tofu dan wijen. Puding ini disiram dengan saus dari sari buah peach.

“ Makanan Jepang dan Italia tidak jauh. Bahan - bahan yang mereka pakai umumnya sama, kecuali sashimi. Orang Italia belajar dari Jepang, begitu pula orang Jepang belajar dari Italia, †tutur chef mengakhiri acara (dari berbagai sumber).

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads