Hotel Tugu Malang merupakan salah satu hotel tua yang hingga saat ini tetap mengusung suasana dan kuliner ala Spanyol terutama pada libur perayaan Natal 2017 dan Valentine untuk kaula muda.
Executive Assistant Manager Hotel Tugu Malang, Crescentia Harividyanti mengatakan bahwa malam Natal adalah waktu yang sangat pas buat dinantikan sebagian masyarakat Indonesia terutama penganut agama Nasrani dan anak – anak muda.
Poffertjes merupakan salah satu kudapan manis berbentuk bulatan yang terbuat dari bahan dasar tepung dengan taburan gula halus dimana rasanya adalah seperti kue cubit, jajanan khas Betawi seperti diadaptasi dari bahan – bahan membuat kue poffertjes.
Adapun biterballen merupakan kudapan gurih berbahan dasar kentang yang dihaluskan lalu berbalur lapisan tepung roti yang kemudian digoreng hingga berwarna keemasan. Biterballen disantap bersama dengan saus mayonaise. Rasa sajian yang satu ini adalah seperti kroket ala orang Indonesia, anda tentu mengenalnya yang sebenarnya mengadaptasi dari kudapan biterballen.
“ Keduanya merupakan makanan pembuka sebelum main course. Dan di sini anda akan mudah menjumpai dalam kue cubit dan kroket ,†ujar Adjie Hadipriawan, pemandu wisata Jakarta Food Adventure, dari berbagai sumber.
Berkeliling ke kawasan Kota Tua Jakarta, anda seperti dimanjakan oleh wisata alam dengan pemandangan kota yang bergaya ala Eropa. Hal ini tampak dari bangunan berarsitektur art deco dan klasik peninggalan zaman Belanda yang mampu menawarkan pemandangan kota – kota tua ala Eropa dulu, pengunjung juga dimanjakan dengan berburu wisata kuliner dengan nostalgia kuliner era kolonial. Salah satunya adalah dengan mengunjungi Keukenhof Bistro di Jalan Kunir No 5 Tamansari, Jakarta. Di restoran tersebut tersaji poffertjes dan biterballen. Keduanya merupakan camilan ringan khas noni - noni Belanda. Kedua camilan ini biasa mereka nikmati sebagai kudapan sebelum menu utama santap makan siang atau makan malam.
“ Tetapi hotel Tugu Malang di Melati Restaurant menghadirkan suasana itu dengan keanggunan yang tentu saja diperuntukkan siapa saja yang ingin menikmati hari - hari yang istimewa itu, †ujarnya di Malang, Minggu (18/12/2016), kami kutip dari berbagai sumber.
Suasana santap makan di hotel ini dalam rangka menyambut pesta tahun Natal dan tahun baru 2017 nanti adalah ditandai dengan tiga hiasan, Arbol de Navidad atau pohon Natal unik yang dibuat dari daur ulang mulai botol bekas, bunga pinus kering dan limbah pohon jati yang terpasang sangat cantik di masing – masing sudut Hotel Tugu, Malang. Tampilan hiasan pohon Natal kali ini merupakan kebijakan Hotel Tugu dalam mendukung program pemerintah kota mengenai pariwisata dan lingkungan hidup, yakni “Beautiful Malang†dan go green serta mampu memberikan tampilan unik yang up to date. Hal ini sekaligus merupakan ekspresi dari menghargai budaya Indonesia maupun luar negeri.
Pada perayaan Natal tahun ini, kata dia, Melati Restaurant Hotel Tugu khusus menyajikan menu - menu tradisi yang sudah berabad - abad dikenal oleh mancanegara bertajuk “Pavo Trufado de Navida dalam perayaan Natal di Spanyol, yakni Roasted Turkey with Apple & Prune Compote with baked potatoes, masakah kalkun yang dibuat khusus di hari Natal. “
Selain itu para koki mereka juga menyajikan menu – menu lainnya mulai dari aperitivo (appetizer), ensalada (salad), sopa (soup), plato principal (main course), postre (desert) a.l sopa de pescado Y marisco, yakni sup seafood dengan rasa gurih asam pedas yang sangat menggoda selera makan anda. Jangan lupa buat mencicipi salmon de mariscos, yakni salmon yang di masak dengan baluran bumbu - bumbu Spanyol yang berasa gurih dan aroma khas rempah – rempah yang disiram dengna saos hijau terbuat dari daging kepiting segar dan biji cappers ditaburi keju permessan. Adapun sajian penutupnya adalah berupa Christmas pudding kaya dengan vanili custard.
Demikian kami menjelaskan semoga berguna !
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.