Bagi pencinta tanaman hias pastilah sudah tidak asing lagi dengan tanaman hias tulip yang satu ini dikenal memiliki warna yang sangat menarik dan keindahan mahkota bunga yang membuat siapa saja suka memandangnya begitu kagum. Dalam membudidayakan atau menanam bunga tulip untuk skala besar sebenarnya bukanlah merupakan pekerjaan yang mudah seperti apa yang anda perkirakan sebagai pemula.
Bahan - Bahan Dalam Budidaya Bunga Tulip
Yang anda perlukan dalam membudidayakan tanaman hias tulip ala petani bunga di Indonesia adalah sebagai berikut :
-
Green house dilengkapi dengan air conditioner.
-
Kulkas.
-
Plastic ziplock / egg cartons / koran.
-
Media tanam.
-
Bibit tulip
Proses Pembibitan
Untuk bibit tulip unggul anda perlu menyediakan cold treatment atau periode pendinginan saat masih bibit, jadi bungkuslah bibit tulip tersebut dalam kertas koran, plastik ziplock (akan berembun dan berjamur jika menggunakan ini sehingga disarankan anda harus rajin untuk membersihkannya) atau karton telur (egg cartons), lalu masukkan ke dalam kulkas dengan suhu 2 derajat celcius sampai 17 derajat celcius. Anda juga dapat memasukkan bibit tulip ke dalam wadah ember atau lainnya yang berisi air kemudian letakkan di kulkas.
Perlu diingat bahwa jauhkan jenis sayur atau buah – buahan di dalam kulkas tersebut karena akan membunuh bibit dengan mengeluarkan gas etilen yang dikeluarkan oleh sayur atau buah tersebut. Selama 1 - 2 minggu, bibit tulip siap untuk ditanam.
Proses Media Tanam
Untuk selanjutnya anda dapat mempersiapkan media tanam anda dalam pot, berikan lapisan bawah berupa kerikil kecil setebal 3 cm dan tengahnya campuran tanah topsoil, pupuk kompos, pasir dengan mempunyai perbandingan 3 : 2 : 1 dengan tebal 25 cm. Lapisan atas media tanam berikan pasir kasar setebal 1 cm. Tempat pot letakkan dalam green house dengan AC yang bersuhu 16 derajat celcius atau ke bawah. Dipastikan suhu di dalam stabil agar tanaman tulip dapat tumbuh dengan sehat, anda tidak memerlukan rumah kaca apabila tempat tinggal anda berada di daerah pegunungan dengan memiliki suhu yang cukup dingin.
Tahap Penanaman
Apabila anda sudah dapat mempersiapkan semuanya maka tahap selanjutnya adalah melakukan penanaman. Letakkan satu kecambah untuk setiap pot, dipastikan dalam menanam posisi kecambah dengan akar menghadap ke bawah dan calon tunas batangnya menghadap ke atas.
Perawatan Tanaman Tulip
Siram benih setiap hari di musim kemarau pada waktu pagi atau sore hari dan jangan lupa untuk menjaga agar bibit tidak terkena sinar matahari secara langsung sedangkan pada waktu musim hujan, penyiraman jangan terlalu becek. Begitu 3 minggu terlewati, maka benih akan tumbuh dan tunas dapat anda lihat muncul pada beberapa bagian di batang utama. Lakukan penyiraman secara rutin seperti biasanya lalu berikan pemupukan jika sudah mencapai umur 1,5 bulan berupa pupuk kandang ayam atau pupuk NPK mutiara. Untuk diingat bahwa dalam pemberian pupuk harus bertahap, apabila menggunakan pupuk NPK, berikan 2 sendok makan saja untuk setiap tanamannya.
Perawatan harus dilakukan selama 8 bulan, dijamin tanaman tulip anda akan berbunga. Jika belum, anda dapat mempercepat proses pembungaan dengan cara memberikan sinar matahari pagi selama 1 jam berturut - turut. Bunga pertama akan mekar selama 3 minggu dan akhirnya mahkota bunga akan rontok beberapa minggu selanjutnya. Jika sudah mencapai tahap ini maka segeralah potong tangkai bunga tulip tersebut. Sekarang bunga tulip anda sudah siap untuk dijual atau diawetkan.
Demikianlah pembahasan dari kami mengenai cara budidaya tanaman hias tulip merupakan peluang bisnis yang menjanjikan. Semoga bermanfaat !
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.