article

Terbang Di Langit Papua (Bagian 1)

Terbang Di Langit Papua (Bagian 1)

Kota Linz adalah salah satu kota terindah yang ada di negara Austria. Memiliki jumlah penduduk yang tidak begitu padat. Kota ini berlokasi di bagian utara Austria, mempunyai luas wilayah kurang lebih 96,048 km². Diantara semua kota yang ada di negara tercantik ketiga dunia ini, kota Linz merupakan kota terpadat penduduknya dan terletak diketinggian 266 m dari permukaan laut. Di kota inilah aku tinggal, namaku Grace Mace, seorang gadis berusia sembilan belas tahun dan berprofesi sebagai salah seorang guru sekolah dasar yang ada di kota ini bernama Asian Hope International School.

Sekolah ini merupakan sekolah ketiga terbesar dan bertaraf internasional yang ada di kota Linz, mulai beroperasi sekitar bulan Januari 2010 dengan beberapa siswa/winya berasal dari seluruh penjuru dunia, dimana sekolah ini bertujuan jelas dalam membentuk murid - muridnya untuk menjadi yang terbaik, berdasar atas kualitas pendidikan Kristen. Mereka memakai sistem pendidikan bi - lingual yang unik dalam mendidik 1.200 siswa/winya di sekolah ini melalui kelas 1 hingga kelas 12, dengan motifasi utama seperti disebutkan sebelumnya yaitu mendidik, memberikan harapan dan mengubah kehidupan menjadi lebih bermanfaat dari 1.200 anak - anak tersebut !

Sedikit tentang sistem pendidikan dasar dan kelanjutannya di negara Austria.

ads

Wajib belajar di negara ini berlangsung selama 9 tahun (rata - rata usia murid berkisar antara 6 sampai 15 tahun). Setelah mereka menyelesaikan pendidikan sekolah dasar selama 4 tahun, mereka biasanya melanjutkan ke sekolah umum terbuka terdiri dari dua jalur, sekolah lanjutan yaitu Sekolah Lanjutan Umum dan Sekolah Menengah Umum.

Masa sekolah di Sekolah Lanjutan Umum berlangsung selama 4 tahun, lulus lalu mendapatkan selembar ijazah sebagai salah satu syarat mengikuti pendididkan khusus seperti politeknik  dalam jangka waktu setahun, dan setelahnya harus mengikuti pendidikan kejuruan di dapat dari tempat kerja dengan sistem magang atau memilih dua alternatif lain yaitu pertama Sekolah Kejuruan dan kedua dengan melanjutkan belajar di Sekolah Menegah Umum dalam jangka waktu 4 tahun. Pilihan lain adalah melanjutkan belajar ke Sekolah Menengah Atas Kejuruan selama 5 tahun, seperti Sekolah Menengah Teknik atau Akademi Perdagangan.

Siswa Sekolah Menengah Umum biasanya menyelesaikan pendidikan mereka hingga kelas 8 dimana pada akhir tahun ajaran, mereka mulai menempuh ujian kematangan (Reifeprüfung) dengan tujuan memperoleh selembar ijazah yang disebut dengan Matura. Ijazah ini nantinya berguna untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi. Di Uni Eropa, ijazah Matura setara dengan ijazah bernama Abitur di Jerman, Bakkalaureat di Perancis, atau A - Level di Inggris.

Asian Hope International School terletak tepat di jantung kota Linz Austria. Dengan gedung berarsitektur khas Eropa berbentuk bangunan kastil kuno, berdiri megah di tengah - tengah cantiknya kota Linz Austria, aku menghabiskan hari - hari ceriaku disini bersama dengan murid -murid tercinta. Sementara aku sendiri tinggal bersama keluarga, papa dan mama, serta Thomas Mace seorang kakak laki - laki kami satu - satunya di  kompleks perumahan kami yaitu kawasan elit St. Magdalena Linz Austria.

Pada suatu hari, di musim semi yang mempesona mata memandang sekeliling kota dengan taman - taman bunga mungilnya yang cantik.

Hari demi hari aku lalui dengan bekerja dan ketika hari telah beranjak siang, tepat pukul dua, aku pun meluangkan sedikit waktu untuk beristirahat setelah selesai bekerja seharian penuh dengan jalan - jalan menikmati indahnya kota Linz. Kota ini merupakan kota kecil yang identik dengan perpaduan antara budaya, teknologi dan bisnis yang bisa dilihat pada berbagai pusat perbelanjaan yang banyak menawarkan aneka barang ekslusif seperti parfum, fashion, kios - kios bunga maupun kafe - kafe khas kota Linz dengan sejuta aneka hidangan mancanegara yang menebarkan pesona harum untuk dicicipi oleh pengunjung kota.

Cuaca sangat cerah dan hangat dari sinar matahari di awal musim semi ini membuat semua orang bersemangat dalam menjalankan aktivitas mereka di luar ruangan. Terlebih sebentar lagi dibarengi dengan musim panas. Kami biasanya memanfaatkan hari - hari yang indah ini dengan piknik atau sekedar berjemur bersama yang tercinta di pantai. Hampir semua taman - taman kota maupun tempat rekreasi lainnya pasti penuh dengan orang - orang lokal maupun turis mancanegara berbaur menjadi satu menikmati liburan akhir pekan mereka yang tentunya sangat menyenangkan. Aku menyempatkan diri untuk mampir ke sebuah restoran terletak tidak jauh dari sekolah kami, Harry’s Home Linz dimana aku pertama kali bertemu dengan dia, seorang pemuda tampan bernama Fabian Cambrie.

Perkenalan kami berlangsung singkat, kami duduk berdua satu meja dan memesan menu makan siang yang sama. Lalu berpisah, dia meninggalkan selembar kartu nama untukku, tertulis nama, nomer yang bisa dihubungi dan kantor serta alamat rumah dia sewaktu - waktu aku bisa menghubungi. Dua hari kemudian dia kembali ke Amerika meninggalkan aku yang masih enjoy menikmati hari - hari dengan menekuni profesi menarik ini.   

Hingga tepat di valentine’s day, aku menerima selembar kartu bergambar jantung warna merah muda, kubuka perlahan terdengar alunan musik instrumentalia sangat merdu menusuk kedua gendang telingaku.

You were as a another star in the month
while happened will be in my universe

Never to be two million day would we get close
at least that’s what we hope thought

As you give me the sun

One that can not be ……..

To be continue !

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads