Apa sajakah yang bisa anda lakukan dengan limbah berupa cangkang - cangkang kerang yang sebenarnya memiliki bentuk alam sangat cantik dengan warna - warna menarik tetapi masih sebagai limbah yang dibuang begitu saja pada warung - warung makan seafood yang menjamur di kota - kota wisata yang ada di Indonesia ? Cobalah anda mengintip beberapa art shop yang ada di kawasan wisata Ubud, di sana banyak dipajang aneka souvenir yang terbuat dari bahan dasar berupa kerang, dimana cara membuatnya sangat menarik dan sederhana untuk bisa anda pelajari. Dengan bantuan dari ahlinya, maka diharapkan anda bisa membuat kerang - kerang cantik yang tampak biasa - biasa saja sekilas pandang tetapi jika diperhatikan bisa menjadi sebuah hiasan meja atau lampu tidur dan tempat tisu yang bermanfaat.
Dan hasilnya adalah masing - masing dari anda akan dapat melihat dan menikmati lalu mau mengkoleksi cangkang kerang yang sudah menjadi souvenir untuk menghiasi meja dalam kamar tidur anda, dimana saat - saat menyenangkan ini merupakan momen terindah yang bisa anda lakukan ketika sedang melancong ke Bali, bisa juga sambil berburu kerang di sepanjang pesisir pantai - pantai di Bali dimana hal sederhana ini muncul kembali dalam ingatan anda sewaktu kecil dahulu bersama dengan kedua orang tua di kampung yang suka jalan - jalan ke pantai buat liburan.
Kenangan itu akan membuat anda ingin kembali lagi ke masa lampau untuk bermain ke pantai. Kali lain bila anda hendak melakukan piknik atau wisata ke pantai maka pastikan anda mau mengumpulkan kerang sebanyak - banyaknya.
Proses Produksi Kerajinan Limbah Kerang
Proses pembuatan kerajinan daur ulang berupa limbah kerang sebenarnya tidaklah rumit untuk dilakukan. Mulyadi merupakan salah satu contoh adalah seorang pengusaha souvenir dari benda - benda laut telah lama memulai proses produksinya dengan melakukan sortasi cangkang kerang yang bagus untuk digunakan hanya cangkang kerangnya saja yang berukuran lebar dan dalam kondisi utuh. Setelah disortasi, biasanya hanya 1/3 bagian saja yang akan berguna untuk bahan baku produksi. Selanjutnya, cangkang kerang yang lolos sortasi tersebut akan dicuci dan dikeringkan, sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam oven lalu ditambahkan zat kimia tertentu agar cangkang kerang tersebut menjadi kokoh dan mudah dibentuk atau dipotong.
Setelah proses pengovenan selesai, cangkang kerang dipotong - potong sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Hasil potongan cangkang kerang kemudian anda tempelkan pada media berbahan fiberglass atau logam yang sebelumnya sudah dicetak untuk menjadi benda seni seperti kap lampu atau bentuk kerajinan lainnya. Tempelkan cangkang kerang tersebut dengan rapi hingga menutupi seluruh cetakan yang sudah tersedia. Terakhir, lapisi produk kerajinan dengan coating agar produk â produk yang dihasilkan terlihat mengkilat dan lebih keras.
Info Produk Aka Craft
Memberi label Aka Craft sebagai nama sebuah usaha art shop yang dikelola oleh Daru saat ini telah sukses memiliki puluhan jenis kreasi lampu - lampu hias yang terbagi ke dalam 3 ukuran diameter, yaitu 10 - 15 cm dengan kisaran harga antara Rp. 200.000,00 s/d Rp. 250.000,00, ukuran 25 - 30 cm seharga Rp.250.000,00 - Rp. 300.000,00, dan 35 - 40 cm harganya hanyalah Rp. 350.000,00 hingga           Rp. 400.000,00. Lampu - lampu tersebut secara rutin diproduksi oleh perusahaan ini dengan hanya dibantu oleh beberapa orang karyawan / watinya dan menggunakan sistem upah harian. Untuk ide dan desain, saya biasa kreasi sendiri, selain itu juga menerima masukan dari para buyers, imbuhnya dirangkum dari berbagai sumber. Proses produksin mereka dilakukan dengan cara menyusun cangkang - cangkang kerang yang sejenis untuk mengikuti pola / kerangka yang terbuat dari fiber. Hasilnya adalah lampu hias akan terlihat cantik dengan efek yang cukup menarik saat lampu dinyalakan pada saat malam hari.
Saat ini lampu - lampu hias kreasi dari Aka Craft memiliki bentuk yang beragam tetapi tetap memiliki ciri khas tersendiri, yaitu bola - bola, bulat telur, bentuk hati, bentuk labu, dan donat. Masing - masing memiliki tingkat kesulitan produksi yang berbeda - beda, dan yang pasti dibutuhkan ketelitian yang cukup tinggi untuk menyusun kerang - kerang tersebut menjadi sebuah bentuk yang cantik, jelas Daru. Menurutnya, apabila tehnik penyusunannya tidak rapi, maka kerang - kerang tersebut setelah menjadi benda seni akan mudah lepas, sehingga akan merusak kualitas produknya. Diakui oleh Daru bahwa proses produksi lampu yang paling sulit selama ini dilakukan oleh karyawan / watinya adalah membuat bentuk labu dan hati, karena ukurannya harus besar. Sementara yang paling mudah untuk dikerjakan atau penggarapan yang efisien adalah bentuk - bulat telur yang laris dijual ketika akhir tahun sebagai hiasan pohon - pohon Natal dan perayaan tahun baru di hotel - hotel atau di rumah - rumah umat Kristiani.
Pasaran produk - produk souvenir di atas adalah pasaran lokal seperti Bandung dan Papua dimana belum lama ini Daru sukses meraup pesanan produk lampu hias dari Kota Singapura dan Jepang. Hal ini tidak terlepas dari tehnik pemasaran dengan media pemasaran via pameran yang selama ini rutin dan rajin dilakukan oleh Daru keliling dunia. Adanya ketertarikan pihak luar (negeri), membuat saya semakin yakin jika produk ini ke depan akan semakin luas pasarnya, tidak hanya nasional, namun juga internasional tambahnya dari berbagai sumber.
Demikian info dari kami untuk rekomendasi turis berbelanja souvenir multi fungsi ketika mereka berkunjung ke Bali atau kawasan wisata buat menikmati wisata belanja. Salam sukses.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.