Selalu ada trik tertentu dalam segala hal, termasuk persiapan untuk ujian GMAT anda. Coba pikir, tes GMAT sendiri bukan untuk mengetes kemampuan anda mengingat rumus. Namun lebih kepada identifikasi situasi saat yang tepat untuk anda menggunakan rumus tersebut dalam menyelesaikan masalah. Pertanyaan yang diajukan sebenarnya tidak sulit, namun juga tidak dapat langsung dimengerti. Soal-soal dalam GMAT cenderung mencoba untuk menjebak namun anda dapat menyiasati hal ini jika tidak anda akan kesulitan untuk menentukan jawaban yang sebenarnya dicari.
Apa yang anda butuhkan adalah strategi yang tepat untuk memahami soal dengan baik dan mendapatkan nilai yang anda inginkan.
Saya akan memandu anda untuk mempelajari tips, trik dan teknik yang dapat membantu anda meningkatkan nilai dalam waktu yang singkat. Namun untuk bagian satu, mari kita bahas lebih dulu sekilas tentang GMAT.
1. Mengapa GMAT
Berdasarkan dari Aceh Foundation ada lebih dari 6000 sekolah S2 internasional sekarang ini menggunakan Graduate Management Admission Test (GMAT) dalam mempersempit jumlah pelamar untuk masuk ke kampus tradisional dan bahkan kampus-kampus yang memiliki program bisnis akreditasi kelas atas. Salah satu alasannya mengapa GMAT sangat populer adalah karena pertanyaan-pertanyaan yang diajukan lebih berfokus pada logika daripada sekadar menggunakan daya ingat. Tes ini didisain untuk memprediksi seberapa jauh anda akan sukses nantinya saat belajar.
2.Alasan utama gagal dalam GMAT
Walaupun GMAT tidak memerlukan siswanya untuk menghafalkan rumus tertentu untuk ditulis, tetap saja ujian satu ini cukup sulit untuk diselesaikan. Jadi mengapa siswa gagal dalam GMAT? Kebanyakan dari mereka gagal karena mereka lupa untuk menguasai hal-hal dasar, manajemen waktu yang salah, kesalahan remeh, atau melakukan semua kesalahan ini sekaligus.
3.Bagian kemampuan verbal
Dalam bagian tes ini GMAT memberikan 41 pertanyaan untuk diselesaikan dalam 75 menit. Anda akan dites kecakapan anda membaca dan memahami termasuk kemampuan anda mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan Bahasa bacaan anda. Selain itu juga anda dites kemampuan anda dalam berargumen kritis.
4.Bagian kuantitatif
Dalam bagian ini anda akan diberikan 37 pertanyaan untuk diselesaikan dalam 75 menit. Anda akan dites kemampuan anda dalam menganalisa data dan memberikan kesimpulan yang cukup akurat dalam waktu yang sama. Jika dinilai dalam tingkat matematika saja, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan adalah setingkat matematika SMA atau SMP. Namun dalam bagian lanjutan terdapat soal-soal yang menitikberatkan dalam pemecahan masalah dan kecukupan data.
5.Penulisan analitis
Analytical Writing Assessment (AWA) merupakan bagian ujian baru yang ditambahkan kedalam GMAT setelah diminta berulang kali oleh banyak sekolah bisnis di seluruh dunia. Bagian ini memastikan anda memiliki kemampuan dasar dalam menulis, berargumen kritis dan sikap dalam bahasa Inggris. Bagian ini hanya meminta anda menulis satu esai dalam waktu 30 menit. Namun jangan karena hal ini anda menganggap remeh kepentingan dari AWA sendiri. Standar yang diharapkan cukup tinggi.
6.Integrated Reasoning
Dalam tes ini anda akan diminta untuk mengakses secara kritis juga kemampuan anda berargumen. Akan ada 12 pertanyaan dimana data dihadirkan untuk anda dalam bentuk tabel, diagram atau hanya berupa beberapa kalimat. Anda diharapkan dapat memahami data dan menganalisanya untuk mendapatkan kesimpulan dalam 30 menit. Tes ini mungkin merupakan bagian yang paling rumit dari seluruh tes GMAT karena ia fokus pada tingkat argumen lanjut.
7.Hari ujian
Setelah anda pelajari semua bagian tes yang dimiliki GMAT, kepercayaan diri anda akan meningkat sebanding dengan kerja keras yang anda berikan yang akan membantu anda di hari H nantinya saat anda duduk tes, siap dengan tes anda. Visualisasikan sukses dan rasa percaya diri akan dapat membantu anda untuk yakin bahwa anda akan melakukan yang terbaik yang dapat anda lakukan pada hari ujian nanti.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.