Es krim merupakan salah satu sajian ringan yang bisa betfungsi sebagai dessert dimana pada beberapa pilihan terdapat cara penyajian yang menarik dan diharapkan mampu memikat siapa saja untuk mencicipi. Berikan topping berupa sprinkle atau taburan meisis warna – warni untuk es krim yang beraneka ragam. Pilihlah bahan – bahan  yang tidak hanya manis atau dalam bentuk permen saja tetapi juga bisa memberikan rasa baru seperti taburan kacang almond, kacang kenari, buah ceri, buah potong / buah kaleng seperti kiwi, mangga, dan jeruk.
Sajikan dalam porsi kecil.
Sediakan tempat saji berukuran kecil untuk sekali saji. Jangan terlalu banyak, agar anak anda tidak melahap semua sprinkle tanpa es krimnya yang justru menyebabkan sakit radang tenggorokan / batuk. Apabila anda ingin menyajikan es krim untuk acara pesta ulang tahun atau play date, tempatkan sprinkle dalam wadah - wadah yang beraneka warna dan bentuk.
Pilih sendiri.
Biarkan anak – anak anda memilih sendiri taburan yang mereka suka dan inginkan. Maka dari itu, ajarkan kepada mereka sedini mungkin untuk mampu belajar mandiri dan memutuskan memlih taburan apa saja yang akan ia ambil. Anak akan menemukan rasa atau bentuk favoritnya ketika bersantap atau menikmati es krim. Selain memerhatikan gizi es krim, mereka juga perlu tahu cara menarik dalam hal menyajikan es krim.
Berbagai bentuk es krim di dunia :
Gelato.
Berasal dari kata Italia yang berarti es krim. Makanan berfungsi sebagai sajian penutup ini bentuknya bentuk beku dibuat dari krim, susu dan perasan buah atau tambahan cokelat atau kacang - kacangan yang berbentuk halus. Gelato tidak banyak mengandung udara seperti es krim, sehingga teksturnya menjadi lebih padat. Kandungan lemaknya 4% - 8% lebih rendah daripada es krim.
Sherbet.
Berasal dari daerah Timur Tengah dan dibuat dari jus buah dan air. Sherbet modern dibuat dari jus buah, air dan pemanis yang dibekukan. Beberapa sherbet diketahui banyak mengandung susu, putih telur, dan gelatin. Sherbet sifatnya lebih ringan dari es krim tapi lebih kaya rasa daripada granita atau sorbet.
Sorbet.
Dibuat dari pure buah dan tidak mengandung susu. Konsistensinya adalah tekstur lebih lembek daripada sherbet. Sorbet mempunyai rasa yang manis atau asin dan biasa disajikan sebagai penyegar selera di tengah acara perjamuan atau sebagai makanan penutup pada akhir perjamuan.
Granita.
Dibuat dari air, gula dan perasa dari sari buah – buahan segar. Selama dibekukan, adonan harus diaduk – aduk agar terbentuk granula cantik dengan butiran - butiran gula menghiasinya.
Pada beberapa kondisi, makanan penutup yang dinobatkan sebagai The Great American Dessert ini telah lama mendunia. Sesuai dengan namanya, bahan baku utamanya adalah krim, yang berarti kepala susu. Es krim pertama kali dikenal kepada masyarakat luas pada abad ke 4, saat bangsa Romawi diperintah oleh kaisar Nero. Ketika itu, rakyat Romawi berusaha untuk bisa menciptakan makanan segar yang terbuat dari bahan – bahan murah seperti tumpukan salju pegunungan yang dicampur dengan bahan – bahan pelengkap seperti madu atau sari buah.
Raja Tang yang hidup sekitar abad 618 - 697 Sebelum Masehi, mengenal es krim sebagai salah satu minuman yang terbuat dari campuran es dan susu. Charles Piranti, penulis buku Extra Ordinary Origin of Everyday Things menghubungkan es krim dengan 4.000 resep kuno dari China untuk membuat sejenis makanan penutup atau camilan ringan yang merupakan campuran salju dengan susu dan bahan – bahan lainnya. Resep ini sukses karena menerapkan teknik membuat es krim dengan cara kuno yang pertama kali ditemukan di China, berkembang pesat ke Timur Jauh, Timur Tengah, dan Eropa. Sementara resep untuk membuat es krim modern muncul pertama kali pada tahun 1769.
Di Indonesia, es krim pertama kali dikenal sekitar tahun 1930, dan awalnya hanya orang - orang kaya saja yang dapat menikmatinya. Namun kini, es krim dikenal pada hampir setiap pelosok tanah air, termasuk anda sekeluarga !
Â
Â
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.