article

Kunci Sukses Merawat Tanaman Jambu Bangkok - 2

Kunci Sukses Merawat Tanaman Jambu Bangkok - 2

Perawatan Setelah Penanaman

Setelah selesai melakukan penanaman bibit pertama kali, Jambu Bangkok yang dikelola oleh perkebunan milik Bapak Poliman di Medan (dari jenis Jambu Sari dan Jambu Raksasa), atau Jambu Bangkok milik perkebunan Suharyo (Jambu Kurap) selalu mendapatkan perawatan yang rutin yaitu pada intinya adalah : melakukan pemupukan, penyiraman, pemangkasan, dan pengendalian hama penyakit.

1.1). Pemupukan tanaman umur 0 - 1 tahun.

ads

Jambu Bangkok milik Bapak Poliman, berbuah pertama kali pada umur 6 bulan sejak masa tanam bibit pertama kali, dan 6 bulan kemudian berbuah lagi untuk yang kedua kalinya. Hingga saat ini, tanaman Jambu Bangkok Poliman belum memerlukan makanan tambahan karena makanan utama sudah cukup tersedia di dalam tanah ketika pemberian pupuk pertama kali dilakukan pada saat penanaman bibit pertama kali.

1.2). Pemupukan tanaman umur 1 - 3 tahun.

Setelah tanaman berbuah 2 kali, usia tanaman jambu sudah setahun dan dewasa, barulah anda melakukan pemupukan dengan memberikan pupuk NPK sebanyak 250 gram per pohon, dan pupuk TS 250 gram per pohon. Seterusnya,  cara seperti ini dilakukan secara rutin masing – masing setiap 3 bulan sekali dengan TS dan NPK memakai takaran sama. Umur tanaman 3 tahun ke atas, jambu diberi pupuk NPK, TS dan pupuk kandang sesuai dengan takaran pada label kemasan masing – masing pupuk.

1.3).  Pemupukan tanaman umur 3 tahun ke atas.

Setelah menginjak umur 3 tahun, tanaman diperhatikan pertumbuhannya dengan lebih teliti. Jika pertumbuhan tanaman tampak kurang sehat atau tidak sempurna, hal ini terlihat pada pertumbuhan tunas – tunas baru hasil pemangkasan ranting, berarti selain TS dan NPK yang dibutuhkan oleh tanaman tersebut, juga membutuhkan pupuk kandang sebanyak 2 kaleng minyak tanah per pohon. Jika kekurangan takaran pupuk TS dan NPK, maka akan berpengaruh buruk terhadap pohon yaitu menjadi tidak bisa berbuah dengan baik.

1.4). Cara pemupukan.

Cara pemupukan dapat dilakukan dengan membuat rorakan yang mengelilingi tanaman utama persis di bawah ujung tajuk dengan memakai kedalaman sekitar setengah cangkulan. Setelah rorakan selesai dibuat, pupuk tanaman ditabur di sekitarnya, lalu pupuk ini ditutup lagi dengan memakai tanah bekas galian rorakan tersebut.

2). Penyiraman.

Jambu Bangkok adalah tanaman yang memerlukan banyak air. Pada waktu musim hujan, buah ini bisa berukuran sangat besar dan manis bebas ulat buah tergantung rajinnya anda memberikan pupuk, sebaliknya pada musim kemarau, buah Jambu Bangkok akan berukuran kecil - kecil namun tetap berasa manis. Maka dari itu anda wajib melakukan penyiraman di musim kemarau secara rutin pada waktu pagi dan sore hari, setiap hari (penyiraman hendaknya memakai pompa air 3 PK untuk lahan seluas 3.000 m persegi). Awal penyiraman sebaiknya anda lakukan apabila kondisi tanah di sekitar tanaman tampak retak - retak. Perhatikan cara menyiramnya, cukup dengan menggenangi lahan pertanaman kebun Jambu Bangkok tersebut hingga air meluber rata kemana - mana, barulah penyiraman dihentikan. Jika tanaman Jambu Bangkok beberapa pohon saja di pekarangan rumah sebagai tanaman hias, maka penyiramannya cukup dilakukan dengan memakai selang air atau ember seperti menyiram tanaman hias biasa lainnya di pekarangan rumah anda.

3). Pemangkasan.

Pemangkasan dilakukan sejak awal tanaman jambu memasuki masa berbunga pertama kali. Cabang yang dipangkas merupakan cabang - cabang yang mengeluarkan 10 daun tetapi tidak begitu berguna. Buanglah 3 daun dibagian pucuk, lalu yang 7 daun dipelihara. Bila perlu, anda bisa memangkas cabang – cabang yang tampak masih akan mengeluarkan 7 daun, tetapi cara memangkasnya haruslah hati – hati yaitu cukup dengan memetik tunas daun yang tidak berguna tersebut agar tidak tumbuh membesar. Ranting - ranting yang berada dalam tajuk dapat dibuang. Ranting mati dan cabang mengering juga perlu anda buang. Cara mengetahui ranting atau cabang mati adalah perhatikan keadaan ranting atau cabang - cabang tersebut. Kalau ranting atau cabang tampak berhenti tumbuh maka ditandai dengan tidak adanya daun baru di sana, berarti ia boleh dipangkas. Sedangkan ranting – ranting kecil tetapi ia masih aktif tumbuh tunas – tunas baru, biarkan saja karena ia diharapkan kelak bisa mengeluarkan bunga. Ranting yang mengeluarkan bunga perlu juga dipangkas, tetapi cara pemangkasannya haruslah berhati – hati. Caranya, ujung ranting sebatas 3 daun di atas daun yang mengeluarkan bunga haruslah dibuang. Maksudnya, agar suplai makanan dari akar mudah terakumulasikan untuk tujuan membantu pembentukan buah.

4). Penjarangan dan pembungkus buah.

Agar Jambu Bangkok berbuah besar – besar dan manis serta bebas ulat buah, semua perlakuan di atas harus anda perhatikan agar buah yang keluar sempurna, maka dari itu anda perlu membatasi berapa jumlah buah yang dipelihara haruslah dipilih kualitas yang terbaik untuk dibungkus.

Penjarangan buah dilakukan setelah umur buah sekitar 2 bulan yaitu dihitung sejak bunga mulai keluar. Buah yang dijarangkan alias dibuang adalah buah – buah yang bentuknya kurang bagus, cacat, dan terlihat tidak sempurna tumbuhnya di kemudian hari atau kerdil. Dalam setiap tandan, hanya dipelihara 2 - 3 buah jambu agar bisa berukuran besar.

Pembungkusan buah dilakukan setelah melakukan penjarangan, langsung melakukan pembungkusan buah, caranya adalah sebagai berikut : mengambil kantung plastik bersih dan kering berukuran 1.000 g, dan bagian bawah kantung diberi lubang, bagian atas kantung plastik calon pembungkus dililit kertas (selebar kira - kira separuh ukuran panjang plastik), dimana kertas ini fungsinya mirip sebagai “tudung” untuk melindungi buah yang dibungkus dalam plastik dari sinar matahari langsung, dengan cara ini diharapkan anda akan memperoleh buah yang berukuran besar dan kulit luarnya mulus mengkilat serta dapat melindungi buah dari serangan lalat buah.

Kapan buah bisa dipetik ? Sekitar 2 - 3 bulan setelah masa tanam pertama bibit Jambu Bangkok, seperti Jambu Bangkok milik Poliman sudah mulai berbunga pada masa – masa itu, dan sekitar umur 6 bulan (umur buah sekitar 4 bulan), buah – buah jambu tersebut dapat anda petik. Tanaman ini termasuk ke dalam kategori tanaman cepat berbuah karena bibitnya berasal dari cangkokan. Poliman saat ini mempunyai sekitar 400 pohon Jambu Bangkok berumur 3 tahun dalam perkebunan olahannya, setiap 4 hari sekali bisa memanen 100 kg buah Jambu Bangkok.

Demikian ulasan singkat dari kami, semoga bermanfaat !

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads