article

Cara Agar Mangga Harum Manis Ini Cepat Berbuah Dan Lebat - 2

Cara Agar Mangga Harum Manis Ini Cepat Berbuah Dan Lebat - 2

Pohon mangga merupakan salah satu tanaman yang paling mudah tumbuh terutama dari bijinya meskipun pada proses selanjutnya tanaman ini membutuhkan perawatan. Ukuran dan rasa buah tergantung terhadap jenis mangga yang anda tanam, jadi pastikan untuk memilih salah satu jenis mangga yang rasanya memang manis dan anda menyukainya. Anda bisa menanam pohon mangga di dalam pot sehingga tetap memiliki ukuran pohon yang kecil, atau menanamnya langsung ke tanah untuk memperoleh pohon yang berukuran lebih besar. Cara apapun yang akan anda pilih, anda tetap bisa menikmati buah yang lezat ini di sepanjang tahun. Buah yang berasal dari Bombay di India ini selain rasanya yang manis dan ramai, juga ternyata buah mangga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Beberapa sumber menjelaskan bahwa kandungan vitamin yang terdapat pada daging buah mangga bisa dijadikan sebagai pencegahan penyakit kanker, menurunkan kadar kolesterol, melancarkan pencernaan, mengobati flu, dan masih banyak lagi khasiat buah mangga lainnya terhadap kesehatan. Sedangkan bagi kecantikan, daging buah mangga bermanfaat untuk mencegah penuaan dini, bisa digunakan sebagai masker, mencerahkan wajah, dan lain - lainnya.

Menyiapkan Lubang

Buatlah lubang dengan ukuran 40 cm x 40 cm dengan kedalaman sekitar 50 cm. Lalu taburkan pupuk kandang atau kompos setinggi 1/3 bagian. Biarkan lubang – lubang tersebut untuk beberapa hari (5 - 7 hari) agar kondisinya stabil akibat penggalian pertama kali. Saat membuat lubang, yang perlu dipertimbangkan adalah area tanam ini tidak boleh tertutupi oleh tanaman lainnya, karena pertumbuhan pohon mangga akan menjadi lambat atau bahkan sulit tumbuh apabila kurang mendapat sinar matahari yang cukup.

ads

Penanaman Pohon Mangga

Setelah lubang dibiarkan selama 5 hari, bibit mangga sudah siap untuk ditanam. Buka polybag dari bibit secara keseluruhan dengan hati – hati yaitu dengan cara merobek agar tanah yang ada di sekitar bibit tidak buyar.

Setelah dibuka, masukkan bibit ke dalam lubang, usahakan tepat di tengah lubang. Kemudian tutup lubang dengan sisa tanah galian dengan terlebih dahulu dicampur dengan pupuk kandang atau kompos (takaran seimbang). Lakukan pemadatan seperlunya saja, jangan terlalu kencang. Kemudian siram bibit pada waktu pagi dan sore hari hingga bibit benar - benar tumbuh, jika musim hujan, penyiraman dapat dihentikan.

Gali lubang dengan ukuran yang cukup besar untuk akar benih mangga bisa berkembang dengan leluasa. Ukuran lubang harus tiga kali ukuran akar. Tambahkan sepertiga campuran media yang berkualitas, sepertiga pasir kebun, dan sisanya isi dengan tanah. Letakkan benih di dalam lubang, tepuk - tepuk tanah sekitarnya, dan siram dengan air.

Berhati - hatilah melakukan proses tersebut agar bibit tidak patah saat ditanam. Jaga agar kulit batang tanaman mangga yang masih muda tidak sampai terkelupas pada bagian bawahnya karena faktor lingkungan seperti ada hewan peliharaan yang bermain di sekitarnya atau karena ulah anak – anak anda yang nakal.

Pindahkan bibit mangga ke tempat yang mendapatkan sinar matahari penuh. Pilih daerah yang memiliki sinar matahari cukup untuk menanam bibit mangga dari pengembangan berupa biji mangga. Pastikanlah tempat ini merupakan tempat yang anda inginkan, karena pohon mangga nantinya akan tumbuh besar !

Saat menanam, perhatikan posisi terakhirnya, carilah lokasi di halaman belakang rumah anda yang memiliki drainase yang cukup baik. Pikirkan juga langkah selanjutnya, pilih area yang tidak mengganggu gedung lain, rumah atau pipa bawah tanah dan kabel listrik.

Pindahkan bibit setelah sistem akar baru mulai tumbuh dengan sempurna dan sehat serta terbentuk menyerupai tandan. Ketebalan batang pohon mangga pada bagian dasarnya haruslah mencapai sekitar 5 cm.

Anda bisa membiarkan tanaman ini tetap di dalam pot jika anda ingin pohon mangga berukuran kecil dan dapat berfungsi sebagai tanaman hias. Menanam dalam pot adalah solusi ideal dan banyak dilakukan saat ini jika anda tinggal di daerah beriklim dingin pada area perkotaan dimana anda bisa memasukkan pot ke dalam teras rumah saat suhu di luar turun.

Perawatan Tanaman Mangga

Lakukan perawatan intensif pada umumnya agar tanaman mangga harum manis ini bisa tumbuh dengan maksimal, bersihkan rumput atau gulma yang ada di sekitar pohon mangga. Pemupukan sebaiknya diteruskan (sesuai takaran pada label) ketika usia tanaman sudah memasuki 2 bulan dari penanaman, berikan pupuk kandang kembali (jika memungkinkan hindari mencampurnya dengan pupuk kimia).

Sirami Tanaman Mangga Anda Secara Teratur Dan Gunakan Sedikit Pupuk.

Tanaman mangga membutuhkan waktu untuk berkembang menjadi besar dan sehat paling tidak 4 hingga 5 tahun hingga masa berbuah tiba. Waktu berkembangnya memang lama sampai pohon ini siap berbuah tapi anda harus bersabar karena pohon mangga memang layak untuk ditunggu hingga berbuah. Jangan terlalu banyak memberikan pupuk karena hal ini berakibat tanaman anda akan menjadi lebih banyak menghasilkan daun daripada buah.

Pemanenan

Tanaman mangga hasil cangkokan biasanya akan lebih cepat berbuah mengikuti induk dari pohon yang dijadikan bibit dan dipengaruhi oleh iklim atau cuaca pada daerah tersebut. Biasanya mangga hasil cangkokan yang anda tanam akan membuahkan hasil pada usia 1 tahun - 1,5 tahun dari penanaman. Namun ada juga yang mampu berbuah lebih cepat tergantung dari pertumbuhan tanaman dan kualitas bibit yang anda tanam pertama kali.

Itulah beberapa tips tentang cara menanam mangga harum manis agar cepat berbuah, lakukan perawatan yang baik supaya tanaman mangga bisa tumbuh maksimal sehingga buahnya cepat muncul dan menghadirkan panen yang banyak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads