Liburan itu adalah tidak hanya sekedar anda menggelar sebuah perjalanan seru dan menyenangkan tetapi juga bisa menikmati kesendirian dan mampu melarikan sejenak kekusutan pikiran dari rutinitas sehari – hari di kantor.
Bagi sebagian orang di kota – kota besar, liburan atau wisata bisa dijadikan sebagai salah satu ajang bagi mereka untuk memperoleh pengalaman baru serta hal - hal terkait lainnya yang bisa dicatatkan ke dalam sejarah hidup masing - masing. Catatan tersebut adalah tentang bagaimana cara melakukan perjalanan liburan tersebut agar bisa menjadi dokumentasi menarik bagi kehidupan seseorang dan anda sebagai pelaku kegiatan.
Berbicara tentang perjalanan unik dan menarik ke Kota Banjarmasin, maka tak ada salahnya kalau anda mulai menyusun rencana liburan dengan objek wisata apa saja yang akan anda ikuti yang bisa dijadikan sebagai objek perjalanan pilihan ketika telah di lokasi wisata adalah Lok Baintan. Lok Baintan termasuk ke dalam wilayah Kota Banjarmasin yang kerap kali mendapat julukan sebagai Kota Seribu Sungai, sebab di sana terdapat banyak sekali sungai – sungai yang menjadi salah satu jalur dan urat nadi terhadap aktifitas dari para warganya.
Berikut ini kami berikan sedikit tips bagi teman - teman yang berniat ingin mengunjungi salah satu keunikan dan keeksotikan Pulau Kalimantan tersebut di atas adalah :
1). Untuk menuju ke Pasar Terapung Lok Baintan ada beberapa cara, yaitu : dengan menyewa Kelotok (kapal kecil), untuk menuju ke Pasar Terapung Lok Baintan bisa dengan cara menggunakan Kelotok dan ada beberapa titik keberangkatan dari Banjarmasin yaitu di dermaga depan Kodim dan Kantor Gubernur, di sinilah titik keberangkatan yang paling aman dan dekat di pusat Kota Banjarmasin dimana anda bisa memesan Kelotok sehari sebelumnya atau bagi yang tidak memesan pada hari itu bisa langsung go show ke sana karena mereka sudah stand by sejak pukul 4 pagi. Tarif sewa dari sini adalah sekitar Rp. 200.000 sampai Rp. 250.000 tergantung kepandaian anda dalam hal tawar menawar dengan pemilik Kelotoknya.
2). Menggunakan motor atau mobil. Bagi anda yang khawatir menggunakan Kelotok maka bisa dengan perjalanan darat dari Banjarmasin melewati jalan Veteran dan lurus mengikuti jalan utama menuju Sungai Tabuk. Dari sini ada dua alternatif yaitu pertama melalui Sungai Lulut, ketika anda menjumpai sebuah tikungan besar yang ada di dekat pasar maka belok kiri ada jembatan besi yang melengkung, masuk ke situ kemudian lurus saja maka akan tiba di Desa Lok Baintan, namun jalan di sini hanya berupa batu - batu sungai dan agak rusak sehingga mobil tidak mudah melintas, jadi yang terbaik adalah menggunakan motor. Alternatif  ini adalah ketika melewati persimpangan tadi terus jalan dan menemui perempatan jalan tol kemudian belok kiri, menemui jembatan besar, masuk ke bawah jembatan kemudian ke arah kiri mengikuti jalan yang rusak.
3). Menggunakan kendaraan darat dan Kelotok. Bagi anda yang merasakan menggunakan Kelotok yang aman dapat terlebih dahulu menuju ke Sungai Lulut seperti alternatif jalan pertama namun setelah turun jembatan melengkung di sebelah kiri, anda akan menjumpai sebuah mesjid dan disampingnya ada jembatan gantung. Dari sinilah perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan Kelotok besar dari dermaga, biaya sewa Kelotok sekitar Rp. 100.00.
Bagaimanapun, yang terbaik adalah menggunakan Kelotok dari Kota Banjarmasin karena akan banyak menemui hal - hal unik di sepanjang perjalanan, terlebih Kota Banjarmasin sejak dulu terkenal dengan Kota Seribu sungai. Apalagi bagi teman - teman yang berprofesi sebagai seorang fotografer akan banyak objek human interest tentang aktifitas warga Banjarmasin di pagi hari. Perlu diingat bahwa para pedagang di Pasar Terapung Lok Baintan mulai berdatangan ke lokasi setelah melakukan sholat subuh dan bubar sekitar pukur 9 pagi, menyisakan beberapa penjual makanan / jajanan ringan khas Kota Banjarmasin saja.
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.