Kota Samarinda, sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Timur, saat ini dikenal sebagai Kota Tepian. Merupakan sebuah kota metropolitan yang sejak dulu dikenal sebagai daerah yang memiliki dan menonjolkan potensi sumber daya alam berupa produksi batu bara. Namun bagi anda pecinta dunia wisata, ada begitu banyak objek wisata yang bisa dinikmati ketika berkunjung ke tempat ini buat liburan, salah satu diantaranya adalah dengan meluangkan waktu untuk berburu makanan khas Kota Samarinda, seperti amplang, abon ikan haruan dan masih banyak lagi yang lannya. Pada umumnya para wisatawan yang berkunjung ke Kota Samarinda, sebelum mereka meninggalkan kota, biasanya menyempatkan diri untuk mencari oleh - oleh.
Tidak perlu repot – repot untuk sengaja meluangkan waktu luang ke Kota Samarinda yang jauh di barat sana, anda bisa mengunjungi UKM Center yang khusus menyediakan beragam oleh – oleh dari Kota Samarinda.
Jika anda berminat untuk membeli oleh – oleh berupa jajanan khas tempat ini, maka berkunjunglah ke toko pusat kerajinan dan makanan khas Kalimantan Selatan, terlengkap dan dikenal di pusat Kota Samarinda.
1. Rasakan gurih dan renyahnya olahan makanan bernama burung punai, kuliner asli dari ibukota Kalimantan Selatan ini !
Selain bubur pedas, kuliner lain khas Samarinda yang tak kalah populer untuk bisa anda nikmati adalah burung punai. Burung Punai adalah jenis burung yang menyerupai burung merpati / burung dara, memiliki sayap berwarna hijau dan berparuh kemerahan. Burung - burung ini biasanya ditangkap dengan cara dijaring di tengah hutan dan juga banyak ditemukan di sekitaran Pontianak dan Mempawah.
Burung punai biasanya diolah dengan cara digoreng, dipanggang atau dibakar. Tekstur daging burung punai adalah sangat gurih dan lembut dengan baluran sambal khas suku Banjar terasa pedas dan manis, lezat disantap dengan sepiring nasi pulen hangat sehingga saat anda berkunjung ke Pontianak dan sekitarnya di Kalimantan Selatan, janganlah melewatkan kesempatan baik ini untuk mencicipi kuliner sederhana yang satu ini di rumah makan yang banyak ada di pusat kota.
2. Meskipun baru banyak muncul pada warung – warung angkringan saat bulan Ramadhan tiba, anda tidak boleh melewatkan lezatnya sepiring sajian bernama sotong pangkong.
Sotong pangkong adalah salah satu makanan khas Pontianak yang hanya ada saat bulan Ramadhan tiba. Sotong pangkong terbuat dari daging cumi yang telah dikeringkan lalu dimasak dengan cara dipanggang kering. Setelah dipanggang, sotong akan dipukul - pukul agar dagingnya menjadi lebih empuk. Sotong pangkong ini disajikan dengan kuah kental sambal kacang atau asam pedas manis. Saat dilumuri kuah sambal, akan terasa gurih dari cumi jumbo dan nikmat dimulut bersama lalapan dan nasi.
3. Cicipi juga kuliner manis dari olahan kacang hijau yang punya nama populer yaitu lek tau suan ini.
Lek tau suan adalah makanan yang terbuat dari kacang hijau dikupas. Sesuai dengan namanya yang berbau Cina, lek tau san sendiri berasal dari bahasa Tionghoa yang berarti butiran – butiran mutiara kacang hijau. Nama ini diberikan kepada semua sajian bernama lek tau suan adalah sesuai dengan tampilan menunya yang cantik dan menarik berupa biji - biji kacang hijau tampak berkilauan seperti mutiara di atas permukaan laut saat terkena sinar terang matahari.
Lek tau suan dimasak dengan cara mencampur kuah kental dan bening terbuat dari campuran tepung tapioka, gula pasir dan daun pandan diberi jahe. Selanjutnya penganan ini disajikan bersama dengan gorengan ca kwee yang garing sehingga saat disantap akan terasa manis, lembut, sekaligus renyah.
4. Mie tiaw adalah salah satu kuliner yang wajib untuk dicicipi saat anda melancong ke Pontianak.
Tak lengkap rasanya jika traveling ala backpacker anda ke Pontianak tanpa dilalui dengan mampir ke Jalan Pattimura untuk menyantap sepiring sajian khas orang Cina bernama mie tiaw apollo. Di tempat ini tersedia mie tiaw goreng atau siram yang rasanya lezat disantap panas - panas. Mie tiaw gurih dengan tambahan potongan daging sapi, jeroan, telur mata sapi, daun sawi dan toge akan membuat hari – hari anda menjadi beruntung sudah berkunjung ke Kota Pontianak.
5. Nikmati sensasi lembut dan segarnya es krim petrus yang tersohor di kalangan para pelancong.
Nama es krim petrus ini digunakan erat hubungannya dengan lokasi penjualan es yang berada tepat di depan sekolah Santo Petrus di Jalan Karel Satsuit Tubun, Pontianak. Es krim ini telah terkenal sejak dulu kala di kalangan masyarakat Pontianak dan para wisatawan.
Es krim yang dibuat secara homemade ini punya banyak pilihan dalam hal rasa seperti coklat, vanila, strawberry, durian, cempedak, hingga nangka. Dalam seporsi es krim, akan diberi tambahan berupa bahan campuran lain seperti kacang merah, cincau hitam / hijau, agar - agar dan terakhir lelehan cokelat di atasnya. Penyajiannya pun terbilang unik tapi menarik karena pembeli bisa melakukan request dengan menggunakan wadah – wadah tertentu seperti gelas biasa, cup, roti,  atau bahkan batok kelapa muda. Gimana, cukup unik bukan untuk anda kunjungi ?
6. Saat traveling ke Pontianak, sempatkan pula untuk menjajal kue tradisional dengan isian sayur, chai kue.
Chai kue adalah makanan khas Pontianak yang tergolong sebagai kue tradisional. Chai berarti sayur yaitu saat anda akan menyantapnya, kue ini akan diisi dengan sayur - sayuran. Chai kue yang berbentuk seperti kue pastel ini diolah dengan cara digoreng maupun dikukus. Kue ini terbuat dari tepung beras dicampur sedikit tepung tapioka, kemudian dibentuk unik sebagai kulit untuk membungkus isinya berupa bermacam - macam jenis sayur yang diberi bumbu khusus seperti kucai, bengkuang, keladi, kacang kedelai, bahkan rebung.
Demikian kami menjelaskan, semoga anda berminat !
Â
Â
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.