Merencanakan untuk liburan ke tempat - tempat kunjungan wisata di Nusantara bisa menjadi salah satu dari sekian kegiatan yang bisa anda lakukan dalam mengisi liburan.
Nah, pada kesempatan ini, kami akan mengajak anda buat melirik eksotisme dari air terjun Suhom yang berloaksi di provinsi paling barat, Kepulauan Indonesia. Sebentar lagi adalah muslim liburan sekolah, pada umumnya liburan tersebut diisi dengan kegiatan - kegiatan yang bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga ataupun orang lain. Jangan biarkan liburan tersebut berlalu biasa - biasa saja tanpa ada kenangan spesial.
Air terjun Suhom berada di sebuah desa kecil bernama desa Suhom, kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Untuk dapat mencapai ke tempat wisata ini, anda harus melewati jalanan setapak yang kondisinya naik - turun tetapi sudah beraspal, melalui pemandangan alam pegunungan Paro dan Kulu yang masih perawan. Di tengah perjalanan, anda akan melihat banyak monyet - monyet liar berkeliaran di pinggir jalan seperti yang ada di kawasan wisata Bedugul, Pulau Dewata di Bali. Monyet - monyet tersebut biasanya suka meminta buah - buahan atau makanan ringan apa saja pada pengguna jalan yang kebetulan lewat di hadapan mereka. Anda juga akan dihibur oleh burung - burung berbulu cantik dan sebagian merupakan satwa liar yang patut untuk diberi perlindungan, sungai - sungai kecil mengalir di pinggir jalan, dan rumpun anggrek liar bertengger manis di pohon - pohon perdu yang rindang dan berusia tua. Cuaca di sekitar hutan lindung yang anda lewati adalah sejuk cenderung dingin.
Air terjun Suhom berlokasi di desa Krueng Kala, kecamatan Lhoong, kabupaten Aceh Besar dengan peta dan koordinat : GPS : 5° 16' 59.47" N 95° 16' 1.82" E. Jarak dari Ibu Kota daerah Serambi Mekkah itu sekitar 75 Km dan melewati jalan pintas pantai barat Aceh hingga menuju ke jalan raya Banda Aceh - Calang, lalu masuk ke perkampungan nelayan tradisional sejauh 3 Km.
Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai lokasi tujuan adalah sedikit lama yaitu sekitar satu setengah jam dari Kota Banda Aceh. Namun anda jangan merasa khawatir akan merasa kelelahan dan bosan, karena di sepanjang perjalanan itu, mata anda akan dimanjakan dengan panorama alam yang begitu eksotis. Ada jalur pantai barat Aceh yang sejak dulu terkenal dengan hamparan pantainya yang aduhai. Bagi anda yang pertama kali berkunjung ke sini untuk liburan, maka perjalanan menuju ke air terjun Suhom lumayan membuat jantung anda deg - degan alias berpacu sangat cepat.
Karena untuk mencapai ke tempat itu, anda harus melewati dua pegunungan, yaitu pegunungan Paro dan pegunungan Kulu. Rute jalanan yang naik turun dan berliku - liku, kadang - kadang harus melewati belokan yang tajam akan membuat perjalanan menjadi kurang nyaman.
Biaya masuk ke tempat wisata eksotis ini sangat murah, hanya 5.000 rupiah per orang. Bila anda lupa membawa alas duduk, dengan tambahan uang sebesar 10.000 rupiah maka anda bisa menyewa selembar tikar empuk dari daun pandan wangi. Anda juga bisa menggunakan kamar mandi sesuka hati dan cukup bersih dengan 2.000 rupiah untuk menyewanya.
Apa yang bisa anda lakukan disini ?
Suasana di sekitar air terjun adalah sejuk dan teduh karena ternaungi oleh pepohonan rindang yang rata - rata berusia tua dengan ketinggian pohon sekitar lebih dari 5 meter. Jika anda berkunjung ke sini pada waktu pagi hari, bisa mendengar suara burung bersaut - sautan. Kondisi seperti inilah yang benar - benar memberikan ketenangan pikiran dan tak bisa didapati di kota.
Di dasar air terjun tingkat satu terdapat telaga selebar sekitar 5 meter dengan kedalaman lebih dari 2 meter. Orang - orang yang berlibur ke sini suka berenang di telaga itu. Anda bisa menyewa pelampung anak - anak seharga 10.000 rupiah saja tetapi bagi yang tidak bisa berenang maka dapat menikmati kucuran air terjun yang jatuh dari atas perbukitan melalui pinggir sungai yang dangkal. Air yang jatuh satu - satu ke tubuh dan wajah anda rasanya bagaikan pijat refleksi alami. Ada pula yang senang berendam di pinggiran telaga untuk menikmati air yang segar dan dingin.
Masing - masing air terjun Suhom mempunyai ketinggian sekitar 50 meter yang terbagi ke dalam 3 tingkat. Setiap tingkatan menyuguhkan keindahan alam tersendiri yang masih sangat alami. Banyak terdapat batu - batuan besar di dasar sungai hingga menyembul ke permukaan sungai yang terguyur oleh air terjun, menambah keindahan alam di sekitar air terjun ini.
Di sekeliling lokasi air terjun jarang dijumpai penjual makanan ringan, maka dari itu anda harus berinisiatif untuk membawa sendiri bekal berupa makanan dan minuman ringan untuk keluarga, terutama anak - anak.
Seperti dijelaskan di atas, air terjun ini memiliki beberapa tingkat. Tingkat pertama, tinggi air terjunnya adalah sekitar 3 meter, tingkat kedua sekitar 5 meter, dan tingkat ketiga sekitar 10 meter. Pengunjung terutama anak - anak tidak diizinkan ke tingkat dua dan tiga karena disana terdapat pembangkit listrik tenaga mikro hidro yang menghasilkan listrik sebesar 23 kilowatt per jam.
Minim Fasilitas
Meskipun cukup populer di mancanegara, potensi keindahan dari kawasan air terjun Suhom tersebut di atas belum sepenuhnya didukung oleh fasilitas penunjang yang memadai. Misalnya, kawasan ini tidak dilengkapi oleh fasilitas keamanan, seperti pagar pembatas atau pagar untuk berpegangan saat berjalan di pinggir sungai besar terutama pada pengunjung anak - anak karena di sekitar telaga banyak ada batu - batu sungai berukuran besar dan tajam yang licin. Pernah kejaidian, beberapa kali pengunjung terpeleset karena teledor hingga jatuh dan mengalami cedera.
Juga, di kawasan ini tidak ada gazebo atau tempat duduk di tepian telaga. Ketika sedang musim hujan turun, para pengunjung akan kerepotan untuk melindungi tas dan barang bawaan serta anak - anak agar tidak basah. Terdapat beberapa warung - warung angkringan ala kadarnya yang terbuat dari kayu jati turut membuat liburan anda semakin asyik di kawasan ini meskipun menu yang dijual adalah masakan Nusantara sehingga bagi turis asing yang berlibur kesini kurang begitu mantap menikmatinya.
Diharapkan di masa depan, apabila kawasan wisata ini telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang, seperti gazebo, tempat duduk, dan kafetaria yang memadai, maka tempat ini akan mampu menjadi destinasi wisata unggulan di Aceh, khususnya Aceh Besar.
Demikian ulasan singkat dari kami, semoga bermanfaat bagi anda yang berminat mengenal lebih dekat tentang kawasan wisata yang ada di Aceh Besar.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.