Buah delima merupakan salah satu buah yang paling banyak digemari masyarakat sebagai salah satu bahan buat meracik jamu herbal untuk menjaga kesehatan tubuh dan kecantikan kulit. Sehingga tak mengherankan, bila tanaman ini banyak dibudidayakan pada beberapa tempat di Indonesia untuk minuman olahan berupa jus segar, penambah rasa, pewarna alami, dan seringkali dianggap sebagai salah satu buah super untuk menangkal beberapa penyakit ganas. Tak seperti pohon buah - buahan lainnya, pohon buah delima tampak unik dan sangat cantik, mudah dikembangkan dalam skala kecil pada halaman atau pekarangan rumah orang di desa - desa. Hal ini telah membuktikan jika pohon buah delima adalah tanaman buah yang saat ini termasuk sebagai pohon langka. Meskipun sebenarnya dibeberapa negara, buah delima telah banyak dibudidayakan secara komersial karena mereka mengetahui akan khasiat buah delima bagi kesehatan, sehingga permintaan dipasaran cukup tinggi terhadap buah yang memiliki multifungsi ini.
Kandungan Nutrisi Dari Buah Delima
Buah delima diketahui banyak mengandung kalori, yaitu menyediakan 83 kalori dari 100 gram buah. Hal ini sedikit lebih banyak dari kalori yang dikandung oleh sebutir buah apel. Buah ini tidak mengandung lemak atau kolesterol jenuh tetapi kandungan vitamin tertinggi dari buah delima adalah dari kelompok vitamin B kompleks, antara lain, folat 38 mg, niacin 0.293 mg, pantothenic acid 0.135 mg, pyridoxine 0.075 mg, riboflavin 0.053 mg, dan zat thiamin. Vitamin lainnya seperti vitamin A, C, E, dan vitamin K banyak dijumpai dalam sari buah delima tanpa biji. Buah delima juga diketahui banyak mengandung kalium dalam jumlah yang sangat baik, yaitu sekitar 236 mg. Tapi buah delima kurang banyak mengandung natrium bagi kesehatan tubuh. Dalam hal nutrisi mineral, buah delima cukup banyak menyediakan kalsium yaitu sekitar 10 mg, tembaga 0.158 mg, zat besi 0.30 mg, magnesium 12 mg, mangan 0.119 mg, phosphor 36 mg, selenium 0.5 mg, dan zinc 0.35 mg.
Dengan demikian, buah delima adalah salah satu buah yang sarat akan nutrisi, dan tentunya akan membawa manfaat dan khasiat bagus bagi kesehatan tubuh anda.
Khasiat / manfaat dari buah delima untuk kesehatan
Manfaat / khasiat serat
Buah delima bagus sebagai sumber yang kaya akan kandungan serat larut dan tidak larut, yaitu memberikan sekitar 4 mg per 100 gram ( sekitar 12% dari kebutuhan harian yang disarankan ). Serat banyak membantu proses pencernaan yang lebih sehat, sehingga buang air besar menjadi lancar. Buah delima disarankan oleh ahli gizi untuk anda santap setiap hari dalam diet menurunkaan berat badan, serta program mengontrol kadar kolesterol dalam darah karena kandungan serat di dalamnya cukup banyak untuk mensukseskan tujuan anda tersebut. Dengan rutin makan buah - buahan dalam diet maka akan meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, dan menawarkan perlindungan tubuh terhadap kanker.
Kekuatan antioksidan
Senyawa antioksidan kuat, yaitu ellagitannin seperti granatin B punicalagin banyak ditemukan dalam jus delima segar. Studi telah menunjukkan bahwa senyawa punicalagin dan tanin sangat efektif dalam mengurangi faktor risiko penyakit jantung, dengan jalan membersihkan efek radikal bebas berbahaya dari tubuh anda. Kekuatan antioksidan total di dalam buah delima dapat diukur dengan kapasitas penyerapan radikal oksigen ( ORAC ), yaitu 2.341 umol TE/100 gram.
Melawan kanker prostat
Mengkonsumsi buah delima secara rutin adalah cukup efektif untuk melawan kanker prostat, benign prostatic hyperplasia ( BPH ), diabetes, dan limfoma.
Manfaat vitamin penting
Buah delima adalah salah satu sumber terbaik dari vitamin B kompleks seperti zat asam pantotenat ( vitamin B5 ), folat, piridoksin dan vitamin K, dan mineral seperti kalsium, tembaga, kalium, dan mangan. Semua vitamin di atas sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia setiap hari, karena merupakan vitamin yang mudah larut dalam air dan tak akan disimpan terlalu lama di tubuh sebagai cadangan.Vitamin B pada umumnya penting untuk jaringan otot dan syaraf otak.
Demikianlah khasiat dan manfaat kesehatan dari buah delima yang patut untuk anda perhatikan.
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.